Tahan Tangis, Menteri Bintang Minta Penyelesaian Kasus Kekerasan Seksual Di Padang Tuntas

  • Dipublikasikan Pada : Senin, 06 Januari 2020
  • Dibaca : 692 Kali
...

Siaran Pers Nomor: B-  356/Set/Rokum/MP 01/01/2020


Padang (06/01) –  Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga menggelar pertemuan di Polresta Padang, Sumatera Barat pada Minggu (05/01). Pertemuan dilakukan dengan Kapolda Sumatera Barat, Kapolresta Padang, serta Kepala Dinas DP3AP2KB Kota Padang. Menteri Bintang berkoordinasi terkait penuntasan kasus kekerasan seksual pada anak TR (12) yang menderita kanker rectum dan akhirnya meninggal Senin (30/12) lalu. 

Kepada Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Toni Harmanto dan Kapolresta Padang, Kombes Pol Yulmar Try Himawan, Menteri Bintang meminta aparat penegak hukum (APH) mengusut tuntas kasus mengingat korban mengalami kekerasan seksual sejak tahun 2018. 

“Saya mengapresiasi jajaran kepolisian yang telah bertindak. Kasus ini perlu betul-betul didalami oleh pihak kepolisian supaya dapat data yang akurat dan dalam memberikan sanksi pada pelaku tidak salah,” ujar Menteri PPPA, Bintang Puspayoga.

Saat pertemuan berlangsung, Menteri Bintang tak kuasa menahan tangis saat berbicara masalah kekerasan pada perempuan dan anak. 

“Kami di Kemen PPPA diberikan amanah melindungi dan menjaga hak-hak anak Indonesia, tentunya kami tidak bisa sendiri (bekerja). Mohon maaf kalau saya sudah bicara begini saya memang tidak kuat. Saya tidak kuat karena banyak kondisi-kondisi (mengalami kekerasan) pada anak-anak kita sampai hari ini,” ujar Menteri Bintang terisak.

Menteri Bintang berharap dengan memberikan hukuman yang sepantasnya dapat memberikan efek jera bagi pelaku dan masyarakat untuk tidak melakukan kekerasan kepada perempuan maupun anak.

“Kami mohon kerjasama semua pihak utamanya pimpinan daerah, karena perlu komitmen kita bersama untuk menuntaskan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak,” tambah Menteri Bintang. 

Menteri Bintang juga menambahkan penyelesaian kasus kekerasan seksual di Padang dapat menjadi contoh dalam menegakkan keadilan khususnya bagi korban.

“Semangat dan tindakan tegas APH kepada pelaku khususnya di Kota Padang ini, mudah-mudahan menjadi motivasi bagi APH lain di seluruh Indonesia dalam menyelesaikan kasus kekerasan pada perempuan dan anak,” tambah Menteri Bintang.

Merespon arahan Menteri Bintang, Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Toni Harmanto berkomitmen pihaknya akan memberikan kepastian hukum pada kasus-kasus perempuan dan anak.

“Pihak kepolisian tentu tidak akan tinggal diam terhadap kasus-kasus seperti ini. Akan ditindak tegas. Apalagi isu terkait kasus kekerasan pada anak dengan adanya perubahan Undang-Undang Perlindungan Anak terkait pemberatan hukuman, kita harapkan bisa menimbulkan efek jera (bagi pelaku),” tegas Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Toni Harmanto.

Selain melakukan koordinasi, Menteri Bintang juga menyempatkan diri bertemu dengan pelaku AMR (56) yang ditahan di Polresta padang. Usai itu, Menteri Bintang Puspayoga beserta rombongan melakukan perjalanan menuju rumah keluarga korban di Kecamatan Bungus, Kota Padang. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Bintang memberikan bantuan dan menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada orangtua korban.


PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN                                                                                                                                     DAN PERLINDUNGAN ANAK                                                                                                                                             Telp.& Fax (021) 3448510,                                                                                                          e-mail : publikasi@kemenpppa.go.id                                                                                                                                                                                                     www.kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Kamis, 06 Agustus 2020

Dorong RUU PKS, Wujudkan Aturan Terkait Kekerasan Seksual Berperspektif korban (68)

Meski Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) telah dikeluarkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat RI (DPR RI) dari daftar pembahasan…
Siaran Pers, Rabu, 05 Agustus 2020

Kemen PPPA Dorong Pemerintah Daerah Tempatkan Isu Perkawinan Anak Sebagai Isu Prioritas (48)

Pada 2019 terdapat kenaikan jumlah provinsi dengan angka perkawinan anak di atas rata-rata nasional, dari yang semula 20 provinsi di…
Siaran Pers, Rabu, 05 Agustus 2020

Pro dan Kontra RUU PKS, Menteri Bintang: Mari Bersatu Ciptakan Payung Hukum yang Komprehensif  (69)

Jakarta (3/08) – Pembahasan Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) mulai dari konsep, naskah akademik, sampai dapat menjadi rancangan…
Pengumuman, Senin, 03 Agustus 2020

PENDAFTARAN ULANG PESERTA SELEKSI KOMPETENSI BIDANG PADA SELEKSI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK TAHUN ANGGARAN 2019 (434)

PENDAFTARAN ULANG PESERTA SELEKSI KOMPETENSI BIDANG PADA SELEKSI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK TAHUN ANGGARAN…
Siaran Pers, Minggu, 02 Agustus 2020

Kemen PPPA Beri Pemenuhan Kebutuhan Spesifik Perempuan dan Anak Korban Bencana Longsor dan Banjir Bandang di Masamba (111)

Masamba (02/8) –Bencana banjir bandang disertai tanah longsor terjadi di wilayah Luwu Utara, Sulawesi Selatan pada 13 Juli 2020. Banjir…