Kemen PPPA Berduka Atas Kasus Bunuh Diri Pelajar SMPN 147 Jakarta

  • Dipublikasikan Pada : Senin, 20 Januari 2020
  • Dibaca : 331 Kali
...

Siaran Pers Nomor: B- 10/Set/Rokum/MP 01/01/2020

Jakarta (19/01) – Menteri Pemberdayaan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA), Bintang Puspayoga turut berduka atas meninggalnya SN, pelajar SMP Negeri 147 Ciracas Jakarta Timur. Meninggalnya almarhumah yang diduga bunuh diri menjadi perhatian khusus karena terjadi di dalam lingkungan pendidikan.

“Kasus meninggalnya SN yang saat ini masih diduga bunuh diri merupakan alarm bagi kita semua baik itu orangtua, guru dan lingkungan sebaya untuk lebih memperhatikan buah hati dan anak-anak di sekeliling kita. SN adalah satu dari 80 juta lebih generasi bangsa ini dan saat ini kita berduka dengan kepergiannya yang ironisnya terjadi di dalam sekolah. Semoga keluarga yang ditinggalkan tabah dan tegar,” ujar Menteri Bintang.

    Kasus meninggalnya SN mendapat perhatian besar dari masyarakat dan menjadi trending topic di media sosial khususnya setelah beredar isu SN adalah korban bullying (perundungan) teman-teman sekolahnya. Menanggapi hal ini Menteri Bintang menghimbau masyarakat memberi waktu dan kesempatan kepada aparat kepolisian.

    “Kita serahkan dan mendukung proses penyelidikan kepada aparat kepolisian untuk bisa memastikan penyebab dari meninggalnya korban. Masyarakat juga kami minta tidak terburu-buru memberikan opini tunggal penyebab meninggalnya karena perundungan setelah beredar ungkapan keluarga korban di grup Whatsapp dan media sosial. Berikan kesempatan aparat kepolisan mengumpulkan keterangan dari para saksi,” tegas Menteri Bintang.

    Menteri Bintang menambahkan pihaknya terus mengikuti perkembangan kasus ini dan akan menindaklanjuti dengan kebijakan perlindungan anak setelah ada pernyataan  resmi penyebab kematian SN dari pihak Polres Jakarta Timur.

PUBLIKASI DAN MEDIA  KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN  PEREMPUAN
                                                                                                 DAN PERLINDUNGAN ANAK
                                                                                                         Telp.& Fax (021) 3448510,
                                                                    e-mail : publikasi@Kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Sabtu, 22 Februari 2020

Pedofil Anak Makin ‘Merajalela’, Kemen PPPA: Berikan Efek Jera pada Pelaku (57)

Jakarta (22/02) - Beberapa hari lalu, publik kembali dibuat geram dengan terkuaknya kasus pedofil anak sesama jenis dan eksploitasi seksual…
Siaran Pers, Jumat, 21 Februari 2020

Angka Pekerja Migran Indonesia di Lombok Tengah Tinggi,  Kemen PPPA Perkuat Pembinaan Keluarga (55)

Jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Kota Lombok Tengah dan Provinsi NTB tergolong besar. Hal ini menimbulkan berbagai permasalahan terkait…
Siaran Pers, Jumat, 21 Februari 2020

Resmikan UPTD PPA di NTB, Menteri Bintang Apresiasi Pemerintah Provinsi (34)

“Berdasarkan data Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI PPA), per 15 Januari 2020, jumlah laporan kasus kekerasan terhadap…
Siaran Pers, Jumat, 21 Februari 2020

Hadirkan Desa Layak Anak, Jangan Ada Lagi Pekerja Anak dan Perkawinan Anak di Lombok Tengah! (91)

Lombok Tengah (20/2) - Desa Kuta Mandalika yang berada tidak jauh dari Desa Rembitan di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara…
Siaran Pers, Kamis, 20 Februari 2020

Fungsi Ditambah, DPR RI Dorong Tambahan Anggaran Kemen PPPA (111)

Dalam Rapat Kabinet Terbatas (Ratas) yang dilaksanakan pada 9 Januari 2020 lalu, Presiden Joko Widodo telah mengamanahkan untuk menambah fungsi…