Melek Teknologi, Perempuan Bisa Temukan Peluang Pasar Baru

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 11 Februari 2020
  • Dibaca : 843 Kali
...

Siaran Pers Nomor: B-021/Set/Rokum/MP 01/02/2020

 

Jakarta (10/02) Memasuki era revolusi industri 4.0, menjadi sebuah hal yang tidak terhindarkan jika sebuah dunia kerja menuntut adanya campur tangan dan kemampuan teknologi, termasuk bagi perempuan wirausaha. 

Oleh karenanya, dalam HUT Ke – 45 Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga mengajak IWAPI untuk terus meningkatkan kapasitas dan kualitas perempuan wirausaha, utamanya di bidang teknologi agar mereka menemukan peluang pasar yang baru dan melebarkan sayap di dunia online .

“Kami memberikan apresiasi kepada IWAPI yang telah memberikan perhatian yang serius bagi peningkatan kualitas dan kapasitas perempuan wirausaha di Indonesia. Kami berharap IWAPI tidak hanya meningkatkan kapasitas dan kualitas perempuan Indonesia saja, namun juga terus menggali potensi - potensi perempuan yang ada di tingkat pedesaan," tutur Menteri Bintang.

Menteri Bintang melanjutkan, sesuai dengan amanat Presiden RI, Kemen PPPA memiliki 5 isu prioritas, salah satunya peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan. Untuk mengantisipasi pesatnya pertumbuhan teknologi, pemberdayaan dan pengembangan kapasitas perempuan dalam kewirausahaan juga harus mempertimbangkan perkembangan teknologi. 

Ketua Umum DPP IWAPI, Dyah Anita Prihapsari atau akrab disapa Nita Yudi mengatakan, selain berusaha menciptakan dan merekrut lebih banyak perempuan untuk berwirausaha, IWAPI juga terus berusaha untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas perempuan wirausaha agar melek teknologi dan  
berani menjelajahi dunia online sebagai peluang pasar yang baru bagi mereka.

"Kami telah melakukan Pelatihan Digitalisasi bagi perempuan wirausaha. Tidak hanya di pusat, pelatihan tersebut juga dilakukan di 18 provinsi," ujar Nita.

Pelatihan Digitalisasi bagi perempuan pengusaha dilakukan oleh IWAPI bekerjasama dengan PT Telkom, Kemenkominfo, Facebook, Google, Blanja.com, dan marketplace lainnya.

"Para pengusaha perempuan yang tadinya bersifat tradisional, harus punya outlet , dan dibebani oleh pembiayaan promosi, dengan beralih ke pasar online mereka bisa meminimalisir dan mengefisiensi pembiayaan produksi.
Dengan menjadi pengusaha di dunia online , perempuan bisa bekerja dari rumah dan mempunyai kesempatan untuk membantu menopang ekonomi keluarga," tutup Nita.

 

PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

DAN PERLINDUNGAN ANAK

 Telp.& Fax (021) 3448510,

e-mail : publikasi@kemenpppa.go.id

www.kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Selasa, 13 April 2021

Menteri Bintang Minta Kepala Daerah Membuat Kebijakan Berpihak Pada Perempuan ( 11 )

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengharapkan kepala daerah lebih menghadirkan kebijakan yang berpihak pada perempuan. Hal itu…

Siaran Pers, Selasa, 13 April 2021

Indonesia Jadi Tuan Rumah G20 Empower, Perkuat Kepemimpinan Perempuan di Sektor Swasta ( 13 )

Indonesia akan menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang diselenggarakan di Bali pada 2022. Pada rangkaian KTT tersebut…

Siaran Pers, Jumat, 09 April 2021

Kemen PPPA Dorong Satuan Pendidikan Semakin Ramah Anak dan Remaja ( 70 )

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mendorong satuan pendidikan semakin empatik dan ramah terhadap anak dan remaja sebagai…

Siaran Pers, Jumat, 09 April 2021

Kemen PPPA Rampungkan Verifikasi Calon Penerima Anugerah Parahita Ekapraya 2020 ( 138 )

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) telah selesai melaksanakan verifikasi lapangan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2020 terhadap…

Siaran Pers, Kamis, 08 April 2021

Menteri Bintang: Perempuan Tulang Punggung Pemulihan Sosial Ekonomi ( 100 )

Jakarta (08/04) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengatakan perempuan menjadi tulang punggung pemulihan kondisi sosial dan…