Webinar Pelopor dan Pelapor Ungkap Enam Tips Agar Anak Tidak Stres Belajar di Rumah

  • Dipublikasikan Pada : Jumat, 24 April 2020
  • Dibaca : 522 Kali
...

Siaran Pers Nomor: B-061/Set/Rokum/MP 01/04/2020

 

Jakarta (24/4) Kondisi stres yang dialami anak saat menjalani program Belajar di Rumah (BdR) adalah hal yang normal terjadi. Hal tersebut diungkapkan oleh Penasihat Pendidikan dalam Situasi Darurat, Marni Silalahi dalam kegiatan web seminar atau seminar online (webinar) Pelopor dan Pelapor (2P) Pencegahan Penyebaran COVID - 19 sesi 2 yang mengangkat tema Gembira Belajar dari Rumah. Webinar ini diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) melalui video conference (19/4/2020). 

 “Stres saat menghadapi bencana, termasuk saat wabah COVID-19 dapat menimpa siapa saja, baik orang dewasa atau anak-anak. Anak dapat merasa stres karena ia tidak tahu berapa lama dampak dari bencana tersebut akan berlangsung, sehingga ia terjebak dalam perasaan ketakutan ataupun ketidakpastian,” ungkap Marni di hadapan ratusan peserta anak dari berbagai daerah. 

Marni mengungkapkan beberapa tips sederhana yang bisa dilakukan oleh anak agar tetap bergembira selama BdR:

1.    Mengelola stress. Beberapa reaksi umum dari stres yakni perubahan pola tidur, kemarahan, ketakutan, atau bahkan menarik diri. Disarankan agar anak dapat bersabar dan melakukan kegiatan yang membawa suasana menjadi lebih santai. Seperti bernyanyi, bermain, menari, atau bernafas perlahan.

2.    Merawat diri sendiri. Kesejahteraan anak perlu diperhatikan selama menghadapi kondisi bencana. Jika anak sehat, tetap tenang, dan lebih rileks, anak akan mampu mengatasi situasi sulit

3.    Terus belajar. Bagaimanapun juga, tugas seorang pelajar adalah belajar, di manapun mereka berada. Dengan terus belajar, anak dapat lebih merasa positif dan lebih siap untuk kembali ke sekolah saat sekolah dibuka.

4.    Jadikan hari-hari terstruktur. Membuat rutinitas harian akan memudahkan anak untuk membagi waktunya antara belajar, istirahat, ibadah, olahraga, dan melakukan aktivitas yang menyenangkan di dalam rumah.

5.    Buat belajar menjadi sederhana. Caranya adalah dengan tidak banyak memberikan tekanan pada diri sendiri untuk mengikuti sumber belajar yang ada.

6.     Jika memungkinkan, anak juga dapat belajar dari anak selama di rumah. Misalnya belajar pada kakak/adik/saudara yang dapat membantu menjelaskan pelajaran sulit yang diterima. 

Webinar 2P Pencegahan Penyebaran COVID - 19 dilaksanakan secara rutin setiap akhir pekan selama masa tanggap darurat COVID - 19 berlangsung, yakni mulai awal April hingga akhir Mei. Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kemen PPPA, Lenny N. Rosalin berterima kasih kepada Save The Children yang telah bekerjasama dengan Kemen PPPA dalam menyelenggarakan kegiatan Webinar 2P tersebut. 

“Webinar 2P kali ini tidak hanya istimewa karena kita bekerjasama dengan Save The Children, tetapi juga karena kali ini panitia berupaya hadir lebih inklusif dengan menghadirkan Juru Bahasa Isyarat yang akan memudahkan anak yang berkebutuhan khusus dalam mengikuti pembelajaran. Semoga ilmu yang didapatkan teman-teman dalam Webinar ini tidak hanya berhenti di kalian, tapi juga dapat terus disampaikan pada anak-anak yang lain di lingkungan terdekatnya masing-masing,” tutur Lenny.


PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

  DAN PERLINDUNGAN ANAK 

  Telp.& Fax (021) 3448510,

 e-mail : publikasi@kemenpppa.go.id   www.kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Sispreneur, Strategi Dukung Perempuan Pelaku UMKM Dalam Masa Pandemi (6)

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga hari ini meluncurkan Kelas Inkubasi Sispreneur yang ditujukan bagi kalangan perempuan…
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Kemen PPPA Kaji Ulang RUU Penghapusan Kekerasan Seksual, Kejar Masuk Prolegnas 2021 (45)

Memastikan penegakan hukum dan regulasi yang mengatur agar korban mendapat keadilan dalam upaya penghapusan kekerasan seksual, menjadi sangat penting bahkan…
Siaran Pers, Selasa, 11 Agustus 2020

Dukung Peningkatan Layanan Unit PPA POLRI, Menteri Bintang Ingatkan Pelayanan Berperspektif Korban (33)

Permasalahan perempuan dan anak merupakan permasalahan multi sektoral, sehingga layanan perempuan dan anak korban kekerasan harus diberikan secara komprehensif dan…
Siaran Pers, Selasa, 11 Agustus 2020

Menteri PPPA : Ajak Anak Praktikkan Nilai Pancasila dalam kehidupan Nyata (104)

Di tengah arus globalisasi yang kuat, ancaman intoleransi dan perpecahan, ideologi militan, serta ketidakadilan menjadikan tantangan tersendiri dalam menanamkan nilai-nilai…
Siaran Pers, Senin, 10 Agustus 2020

Optimalisasi Layanan JDIH, Kemen PPPA Sediakan Kemudahan Akses Produk Hukum terkait PPPA (102)

Jakarta (10/08) – Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) merupakan suatu sistem pemanfaatan bersama peraturan perundang-undangan dan bahan dokumentasi hukum…