Menteri Bintang Puspayoga Apresiasi Publikasi Data Terpilah Menurut Jenis Kelamin dan Kelompok Usia

  • Dipublikasikan Pada : Kamis, 07 Mei 2020
  • Dibaca : 375 Kali
...

Siaran Pers Nomor: B-070  /Set/Rokum/MP 01/05/2020

Jakarta (07/05) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA), Bintang Puspayoga memberikan apresiasi yang tinggi kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GT PP) Covid-19, BNPB dan Kementerian Kesehatan atas mulai dipublikasikannya Data Terpilah para pasien terinfeksi Covid-19 menurut jenis kelamin dan kelompok usia yang dapat dibaca masyarakat pada website Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan juga kepada Kementerian Kesehatan atas jerih payahnya yang sudah memproduksi dan mempublikasi data masyarakat positif, dirawat/isolasi mandiri, sembuh dan meninggal akibat terinfeksi virus Covid-19 ini dalam bentuk Data Terpilah menurut Jenis Kelamin dan Kelompok Usia, berskala nasional,” ujar Menteri Bintang.

Menteri Bintang menambahkan, data terpilah tersebut sangat membantu Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) dalam menyusun kebijakan dan program, serta menyalurkan bantuan pemenuhan kebutuhan spesifik bagi perempuan dan anak kelompok rentan terdampak Covid-19.

“Seperti diketahui perempuan, anak, penyandang disabilitas dan lansia adalah kelompok rentan yang harus mendapatkan perlindungan dan dipenuhi hak-haknya saat pandemi ini, khususnya mereka yang berada dalam keluarga miskin. Saya berharap publikasi data terpilah ini bisa segera diikuti oleh Gugus Tugas  Covid-19 di daerah di seluruh Indonesia,” tambah Menteri Bintang.

Lebih lanjut, Menteri Bintang mengungkapkan sebelum tersedianya data terpilah tersebut, Kemen PPPA telah mengoordinasikan dengan seluruh unit kerja yang menangani urusan perempuan dan anak untuk mengumpulkan dan mengolah data terpilah di daerahnya masing-masing. Tentunya upaya ini dilakukan melalui kerjasama dengan GT PP Covid-19 dan Dinas Kesehatan setempat. 

“Hingga 21 April telah diterima laporan dari 15 (lima belas) Dinas PPPA Provinsi yang telah mengirimkan data terpilah lengkap (ODP – PDP – Positif – Meninggal, Laki-Laki, Perempuan, dan Anak). Pihaknya juga menerima laporan  data terpilah menurut jenis kelamin dari 6 (enam) provinsi, sementara 13 provinsi lainnya belum mengirimkan data terpilah,” ungkap Menteri Bintang.

Berdasarkan data terpilah yang ditampilkan website https://Covid.go.id/peta-sebaran pada hari ini, diketahui jumlah perempuan termasuk anak perempuan korban positif Covid-19 yaitu 42,2% dari data jumlah keseluruhan korban positif di Indonesia. Rincian sementara hingga 6 Mei 2020 adalah:
-     Positif : Perempuan 42,2 % dan Anak 4,9 %
-     Dirawat/Isolasi Mandiri : Perempuan 43,5 % dan Anak  5,8%
-            Sembuh: Perempuan 40,4 % dan Anak  2,9 %
-     Meninggal: Perempuan  33,8 % dan Anak  1 %

Kemen PPPA telah menyusun skema pencegahan, dan penanganan, termasuk pemenuhan kebutuhan spesifik bagi perempuan dan anak kelompok rentan terdampak yang terangkum dalam 10 Aksi #Berjarak (Bersama Jaga Keluarga Kita).

“Terhadap kelompok rentan terdampak ini diperlukan upaya darurat untuk menyelamatkan dan mencegah mereka dan lingkungan sekitar agar tidak tertular Covid-19. Lokasi prioritas kami adalah penduduk di daerah padat dan daerah miskin perkotaan, termasuk anak dan perempuan disabilitas dan lansia. Untuk itu saat ini kami gencar melakukan pendataan kelompok rentan terdampak yang antara lain dilakukan para kader PATBM, Relawan Berjarak dan semua jejaring yang kami punya,” tegas Menteri Bintang.

Menteri Bintang juga mengapresiasi Dinas PPPA tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota yang sudah sejak awal bergerak turun ke masyarakat menggunakan sarana dan prasarana yang ada, seperti Mobil Perlindungan (Molin) untuk melakukan berbagai upaya dalam melaksanakan 10 Aksi #Berjarak. "Kemen PPPA juga menggalang pengumpulan bantuan dari berbagai mitra kerja berupa pemenuhan kebutuhan spesifik perempuan dan anak terdampak Covid-19." tutup Menteri Bintang.

 

PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN  PEREMPUAN
                                                                                                 DAN PERLINDUNGAN ANAK
                                                                                                         Telp.& Fax (021) 3448510,
                                                                                        e-mail : publikasikpppa@gmail.com
www.kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Sispreneur, Strategi Dukung Perempuan Pelaku UMKM Dalam Masa Pandemi (6)

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga hari ini meluncurkan Kelas Inkubasi Sispreneur yang ditujukan bagi kalangan perempuan…
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Kemen PPPA Kaji Ulang RUU Penghapusan Kekerasan Seksual, Kejar Masuk Prolegnas 2021 (45)

Memastikan penegakan hukum dan regulasi yang mengatur agar korban mendapat keadilan dalam upaya penghapusan kekerasan seksual, menjadi sangat penting bahkan…
Siaran Pers, Selasa, 11 Agustus 2020

Dukung Peningkatan Layanan Unit PPA POLRI, Menteri Bintang Ingatkan Pelayanan Berperspektif Korban (33)

Permasalahan perempuan dan anak merupakan permasalahan multi sektoral, sehingga layanan perempuan dan anak korban kekerasan harus diberikan secara komprehensif dan…
Siaran Pers, Selasa, 11 Agustus 2020

Menteri PPPA : Ajak Anak Praktikkan Nilai Pancasila dalam kehidupan Nyata (104)

Di tengah arus globalisasi yang kuat, ancaman intoleransi dan perpecahan, ideologi militan, serta ketidakadilan menjadikan tantangan tersendiri dalam menanamkan nilai-nilai…
Siaran Pers, Senin, 10 Agustus 2020

Optimalisasi Layanan JDIH, Kemen PPPA Sediakan Kemudahan Akses Produk Hukum terkait PPPA (102)

Jakarta (10/08) – Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) merupakan suatu sistem pemanfaatan bersama peraturan perundang-undangan dan bahan dokumentasi hukum…