Mewujudkan Jajanan Anak Sekolah Yang Aman

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1234 Kali

MENEG PP & PA LINDA AMALIA SARI GUMELAR BERJABAT TANGAN DENGAN KEPALA BADAN POM KUSTANTINAH DISAKSIKAN OLEH MENKO KESRA AGUNG LAKSONO SERTA MENKES ENDANG RAHAYU SEDYANINGSIH, SEUSAI PENANDATANGANAN KESEMPAKATAN BERSAMA (MOU) TENTANG PENGARUSTAMAAN GENDER DAN PEMENUHAN HAK ANAK DI BIDANG OBAT DAN MAKANAN DI KANTOR MENKO KESRA JAKARTA, RABU PAGI (2/3).

TEKS DAN FOTO: ANTHONY FIRDAUS / HUMAS MENEG PP & PA

 

 

Rabu pagi (2/3), Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar bersama dengan Kepala Badan POM RI, Kustantinah melakukan penandatanganan Kesepakatan bersama tentang pengarusutamaan gender dan pemenuhan hak anak di bidang obat dan makanan yang disaksikan oleh Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih dan Menkokesra Agung Laksono. Berlokasi di Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat, kegiatan ini dilanjutkan dengan penandatanganan SKB antara Badan POM dengan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah.

"Menindaklanjuti dari Pencananganan Gerakan Menuju Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) oleh Wakil Presiden, Kami berharap dengan penandatanganan ini menjadi langkah awal untuk melindungi anak-anak dari peredaran makanan yang membahayakan" ungkap Kustantinah. Kegiatan ini diharapkan dapat meminimalkan peredaran obat dan makanan ilegal yang beredar. Kegiatan ini dipandang penting dalam melakukan sinergisme antar kementerian terkait di bidang keamanan pangan. "Langkah konkrit dari KPP dan PA adalah bagaimana mensosialisasikan kebijakan-kebijakan Badan POM dibantu dengan jejaring yang ada dan Badan PP di daerah, sehingga terwujudnya dari pengarusutamaan gender dan pemenuhan hak anak di bidang obat dan makanan di setiap daerah di Indonesia", sambut Linda.


Pentingnya kegiatan ini, diharapkan menjadi langkah awal bagi Kementerian Pemberdayaan PErempuan dan Perlindungan Anak  dalam meningkatkan advokasi, sosialisasi, komunikasi, informasi dan edukasi pengarusutamaan gender dan pemenuhan hak anak di bidang obat dan makanan. (HM / Humas)

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Senin, 22 April 2019

HARI KARTINI: SEMUA SETARA DI ERA 4.0 (189)

Jakarta (21/04) - Revolusi Industri (RI) 4.0 menyediakan kemudahan dan ketidakterbatasan akses terhadap apapun. Hal ini harus bisa dimanfaatkan sebagai…
Siaran Pers, Kamis, 18 April 2019

Dibalik Persiapan Forum Anak Nasional 2019, Ewako! (261)

Makassar (13/04) – Menjelang 3 bulan hajatan besar Pertemuan Forum Anak Nasional (FAN) 2019, berbagai persiapan telah dilakukan Kementerian Pemberdayaan…
Siaran Pers, Kamis, 18 April 2019

Angka KDRT di Banda Aceh Mengkhawatirkan, Generasi Muda Harus Bangkit! (148)

Sebanyak 250 masyarakat kota Banda Aceh yang terdiri dari perwakilan berbagai komunitas remaja dan perempuan, secara serentak mendeklarasikan Komitmen Cegah…
Siaran Pers, Selasa, 16 April 2019

MENTERI YOHANA TURUN TANGAN PASTIKAN HAK ANAK TERPENUHI (713)

Pontianak (16/04) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise menegaskan kasus kekerasan anak di Pontianak harus diupayakan…
Siaran Pers, Jumat, 12 April 2019

LSM Harus Pertimbangkan Kepentingan Terbaik Untuk Anak (694)

Jakarta (12/4) Lembaga masyarakat harus memastikan bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan mempertimbangkan kepentingan terbaik untuk anak. Kepentingan terbaik untuk anak…