Lembaga Keuangan Mikro Didorong Tingkatkan Peranan

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 2892 Kali

Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindingan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar mengatakan perlunya ketersediaan kelembagaan keuangan mikro di Indonesia agar pembangunan ini dapat dirasakan semua masyarakat Indonesia, tak hanya kalangan atas.

"Dalam pertemuan, permintaan kelembagaan mikro besar, banyak memberi keuntungan mikro dan NPL-nya kecil," ungkap Linda Gumelar dalam acara Seminar BNI di JCC, Jakarta Kamis Siang (21/4).

Dia menambahkan hasil dari rakornas memperoleh 53 juta usaha mikro yang memerlukan dukungan, dan pemberian dukungan ini dijelaskannya dapat mempercepat pembangunan. "Hasil yang diperoleh, dukungan 53 juta usaha mikro. Pemberian dukungan pengusaha mikro dapat dijadikan alat akselerasi kemiskinan, dan juga kelompok perempuan menggerakkan industri rumahan, industri rumah tangga," tambahnya.

Dijelaskannya pemberdayaan perempuan juga diperlukan dalam pembangunan usaha mikro tersebut untuk mendorong penyempitan ekonom gender anatara perempuan dan laki laki. "Kementerian juga mendorong perempuan untuk berusaha, kerja sama, ekonomi gender bisa dipersempit," imbuhnya.

Kemudian dia mengucapkan penghargaan kepada BNI dengan adanya kucuran dana dari BNI untuk pembiayaan usaha mikro ini. "Oleh sebab itu, kepedulian BNI, kucuran dana bagian program perbankan sangat saya hargai, penguatan kelembagaan," ungkap Istri Jenderal Agum Gumelar.

(sumber: okezone.com)

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Senin, 24 Juni 2019

Perkuat Peran Tokoh Adat dan Tokoh Agama Lindungi Perempuan dan Anak di Tanah Papua (13)

Perempuan dan anak seharusnya ikut terlibat aktif dalam berbagai sektor pembangunan, namun banyak di antara mereka yang masih mengalami berbagai…
Dokumen Kinerja, Jumat, 21 Juni 2019

LAKIP Inspektorat 2018 (19)

Laporan Akuntabiltas Kinerja Inspektorat Tahun 2018
Buku, Jumat, 21 Juni 2019

Laporan Akunntabiltas Kinerja Inspektorat Tahun 2018 (16)

Laporan Akuntabiltas Kinerja Inspektorat Tahun 2018
Program Kerja Pengawasan , Jumat, 21 Juni 2019

Laporan Akuntabiltas Kinerja Inspektorat Tahun 2018 (15)

Laporan Akuntabiltas Kinerja Inspektorat Tahun 2018
Siaran Pers, Kamis, 20 Juni 2019

Ramah Anak, Tanggung Jawab Media dalam Produk Jurnalistik (116)

Jakarta (19/06) – Ketua Dewan Pers, Mohammad Nuh dalam Sosialisasi Pemberitaan Media Ramah Anak di Jakarta (19/06)