Melihat COVID-19 dari Perspektif Gender Melalui Kompetisi Komik & Ilustrasi

  • Dipublikasikan Pada : Jumat, 16 Oktober 2020
  • Dibaca : 104 Kali
...

 

Melihat COVID-19 dari Perspektif Gender Melalui Kompetisi Komik & Ilustrasi

 

Jakarta, 16 Oktober 2020 – Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan (UN Women) bersama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) dan World Health Organization (WHO) dengan didukung oleh Pemerintah Jepang, hari ini meluncurkan Kompetisi Komik dan Ilustrasi untuk menyorot pandemi COVID-19 dari perspektif perempuan dan anak perempuan di Indonesia. Dengan menggunakan seni sebagai media untuk menyalurkan ekspresi, meningkatkan kesadaran, dan membuka diskusi di masyarakat, kompetisi ini akan menyediakan platform yang unik bagi masyarakat Indonesia untuk menggambarkan bagaimana kehidupan perempuan telah terdampak selama pandemi. Para peserta juga akan mendapat kesempatan untuk menggambarkan perubahan positif terkait norma gender dan norma sosial untuk mendorong pembagian beban pekerjaan rumah tangga dan kerja perawatan/pengasuhan tak berbayar, atau mengilustrasikan bagaimana perempuan memainkan peran sentral dalam pencegahan penyebaran COVID-19 dan menjaga keluarga serta komunitas mereka tetap aman dan bertahan.

Hingga tanggal 15 November 2020, setiap Warga Negara Indonesia dapat mengirimkan komik atau ilustrasi orisinil yang merefleksikan tema perempuan dan COVID-19. Kompetisi ini dibagi menjadi dua kategori: Kategori I untuk usia 15-24 tahun dan Kategori II untuk usia 25 tahun dan ke atas.

Pandemi menimbulkan dampak tidak proporsional bagi perempuan dan anak perempuan di seluruh dunia. Perempuan kehilangan mata pencahariannya karena banyak dari mereka bekerja di sektor dan pekerjaan yang terdampak oleh COVID-19. Beban perempuan semakin berat karena bertambahnya pekerjaan rumah tangga selama pandemi akibat penutupan sekolah, perubahan pekerjaan, pembatasan pergerakan, dan terbatasnya pelayanan. Terlebih lagi, pandemi ini juga memicu meningkatnya berbagai bentuk kekerasan berbasis gender, termasuk kekerasan online dan kekerasan dalam rumah tangga.

Di balik berbagai tantangan yang ada, perempuan berada di garis depan dalam upaya penanggulangan COVID-19, baik sebagai tenaga kesehatan, penyedia layanan, manajer dalam keluarga, pemimpin komunitas, dan lainnya. Perempuan juga memiliki peran penting dalam komunitasnya dengan turut berpartisipasi menyebarkan berbagai informasi tentang COVID-19 dan cara penyebarannya, serta mengambil peran dalam pencegahan penyebaran COVID-19. 

“Melindungi hak-hak perempuan tidak hanya bermanfaat bagi perempuan itu sendiri, tetapi juga bagi keluarga, komunitas, dan negara. Kemen PPPA berkomitmen untuk memastikan hak dan kesejahteraan perempuan dan anak-anak sebagai kelompok rentan tetap terjamin, terutama dalam situasi sulit seperti saat ini. Kami bekerja sama untuk memastikan bahwa kebutuhan perempuan dan anak perempuan masuk dalam respons terhadap COVID-19. Hal ini termasuk diantaranya kolaborasi kami dengan UN Women dan WHO untuk kompetisi komik dan ilustrasi yang menyoroti pandemi COVID-19 dan kesetaraan gender. Kami mendorong para penggemar seni di Indonesia untuk berpartisipasi dalam kompetisi ini untuk menyampaikan pentingnya respons COVID-19 yang lebih efektif dalam memastikan kebutuhan perempuan dan anak perempuan,” terang Ratna Susianawati, Juru Bicara Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

“Pandemi COVID-19 memberikan dampak lebih pada perempuan. Dengan perempuan yang mencakup 70% dari pekerja kesehatan garis depan yang berperan untuk merawat mereka yang terinfeksi COVID-19, semakin penting untuk memastikan agar perspektif, pengalaman, dan kepemimpinan perempuan masuk dalam setiap keputusan terkait respons COVID-19 untuk pemulihan yang lebih baik,” ucap Jamshed Kazi, UN Women Indonesia Representative and Liaison to ASEAN. “Kompetisi ini merupakan kesempatan bagi masyarakat Indonesia untuk menggambarkan situasi yang dihadapi perempuan dan anak perempuan di Indonesia hingga hari ini dan mengilustrasikan perubahan yang ingin mereka lihat.”

“Perempuan selalu memainkan peran penting dalam situasi darurat kesehatan. Selama pandemi COVID-19, mayoritas dari tenaga kesehatan yang berada di garis depan dalam respons terhadap pandemi adalah perempuan. Sebagai pembawa pengetahuan bagi keluarga dan komunitasnya, mereka membantu menyebarkan pesan-pesan kesehatan yang penting dan akurat. Kompetisi ini merupakan kesempatan yang baik dan kreatif untuk memicu percakapan mengenai perempuan sebagai bagian dari solusi terhadap pandemi ini, merayakan kontribusi besar mereka, dan mengadvokasikan kesetaraan gender,” ucap Dr. N. Paranietharan, WHO Representative to Indonesia.

Para pemenang akan dipilih oleh dewan juri. Sepuluh orang finalis dari setiap kategori akan dikompetisikan kembali untuk mendapatkan gelar Pemenang Favorit dan akan dipilih publik melalui media sosial. Para pemenang akan diumumkan pada bulan Desember 2020 dalam sebuah upacara penghargaan virtual.

Informasi lebih lanjut mengenai kompetisi ini dan cara mengikutinya dapat ditemukan di: http://unwo.men/wczE50BU8G6.

 

###

 

Tentang UN Women

UN Women merupakan Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang berdedikasi untuk kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Upaya UN Women didasarkan pada keyakinan dasar bahwa setiap perempuan berhak menjalani hidup yang bebas dari kekerasan, kemiskinan, dan diskriminasi, dan bahwa kesetaraan gender merupakan prasyarat dalam tercapainya pembangunan global.

 

Tentang WHO

World Health Organization (WHO) didirikan pada tahun 1948 sebagai otoritas pengarah dan koordinator kesehatan masyarakat global di dalam sistem Perserikatan Bangsa-Bangsa. WHO bekerja bersama pemerintah di 194 Negara Anggota, di 6 kawasan di dunia, dan dengan lebih dari 150 kantor WHO untuk mempromosikan kesehatan, menjaga agar dunia aman, dan melayani kelompok rentan. Target kami di tahun 2019-2023 adalah untuk memastikan 1 miliar lagi orang mendapatkan manfaat dari cakupan kesehatan semesta, untuk melindungi 1 miliar lagi orang dari kedaruratan kesehatan, dan memastikan 1 miliar lagi orang menikmati kesehatan dan kesejahteraan yang lebih baik. #HealthforAll

 

Kontak Media

UN Women    : Radhiska Anggiana, Advocacy and Communication Officer, radhiska.anggiana@unwomen.org

Kemen PPPA    : Irma, kerjasama@kemenpppa.go.id 

WHO        : Communication Team, seinocomm@who.int

 

Publikasi Lainya

Pengumuman, Jumat, 30 Oktober 2020

PENGUMUMAN NOMOR P.55 TAHUN 2020 TENTANG HASIL AKHIR SELEKSI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK TAHUN ANGGARAN 2019 (498)

TENTANG HASIL AKHIR SELEKSI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK TAHUN ANGGARAN 2019
Siaran Pers, Senin, 26 Oktober 2020

Forum Anak ASEAN, Delegasi Anak Indonesia Rekomendasikan Protokol Kesehatan Keluarga (294)

Jakarta (26/10) – Empat (4) anak terpilih sebagai delegasi resmi Indonesia membagikan pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh ketika mengikuti The…
Artikel, Senin, 26 Oktober 2020

Lindungi Keluarga dengan Menerapkan Protokol Kesehatan Keluarga (77)

Pandemi Covid-19 telah terjadi di seluruh dunia. Tanpa memandang status ekonomi, status sosial, batas-batas geografis, maupun batas-batas demografis, virus corona…
Artikel, Sabtu, 24 Oktober 2020

Setahun Kabinet Indonesia Maju, Tantangan di Balik Fungsi Tambahan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (85)

Rabu, 23 Oktober 2019 menjadi momentum baru bagi Indonesia dengan pelantikan Kabinet Indonesia Maju oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil…
Siaran Pers, Sabtu, 24 Oktober 2020

Survei 'Menilai Dampak Covid-19' : Perempuan Memikul Beban Lebih Berat Dibandingkan Laki-Laki (165)

Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan tapi juga sosio-ekonomi, terutama bagi perempuan sebagai kelompok rentan.…