Dukung Pemenuhan Kesehatan dan Kreativitas Anak di Masa Pandemi, Kemen PPPA Berikan Paket Pemenuhan Kebutuhan Spesifik Anak

  • Dipublikasikan Pada : Minggu, 15 November 2020
  • Dibaca : 308 Kali
...

Siaran Pers Nomor: B-  312/Set/Rokum/MP 01/11/2020


Bogor (14/11) – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) kembali memberikan paket pemenuhan kebutuhan spesifik kepada anak yang merupakan kelompok rentan terdampak Covid-19. Paket pemenuhan kebutuhan spesifik anak tersebut disalurkan kepada 33 anak binaan di Yayasan Rumah Kreatif Keboen Sastra, Bogor. Paket kebutuhan spesifik ini diharapkan menjadi penyemangat bagi anak untuk tetap belajar dan berkreasi di tengah keterbatasan dalam kondisi pandemi saat ini.

Kemen PPPA sesuai tugas dan fungsinya perlu memastikan anak-anak terpenuhi seluruh haknya, salah satunya adalah hak  kesehatan dalam rangka menunjang kemampuan anak belajar, bermain dan berkreasi sehingga anak bisa berprestasi secara optimal. Asisten Deputi Perlindungan Anak dari Kekerasan dan Eksploitasi, Valentina Gintings menuturkan bahwa penyaluran paket pemenuhan kebutuhan spesifik diberikan karena anak termasuk dalam kelompok rentan terdampak Covid-19 yang terlaporkan membutuhkan bantuan. 

“Kami mewakili Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ibu Bintang Puspayoga, hadir disini untuk menyampaikan ungkapan kasih sayang Ibu Menteri kepada anak-anak. Dalam kondisi pandemi, kebutuhan spesifik anak harus dipastikan terpenuhi agar daya tahan tubuh anak tetap dalam kondisi baik, tentunya dengan menjaga pola hidup bersih dan sehat sehingga anak bisa bermain, belajar dan tumbuh dengan optimal,” tutur Valentina.

Penyaluran paket pemenuhan kebutuhan spesifik anak secara langsung ini menjadi kesempatan berharga untuk melihat kondisi anak-anak yang sebagian besar berlatar belakang pengamen jalanan dan anak yatim piatu, dan telah dibina Yayasan Keboen Sastra sejak 2011. 

Pada kunjungan ini, Kemen PPPA juga memastikan kondisi kesehatan, sosial anak serta pemenuhan hak anak untuk sekolah tetap terpenuhi. Selain itu, juga untuk memastikan pendampingan yang dilakukan tim Yayasan Rumah Kreatif Keboen Sastra telah menerapkan prinsip-prinsip kepentingan terbaik bagi anak. 

“Alhamdulillah, Yayasan Rumah Kreatif Keboen Sastra mampu menjadi tempat yang aman dan aman bagi anak-anak kami untuk belajar dan berkreasi di tengah keterbatasan kondisi ekonomi keluarga. Anak-anak tetap semangat mengukir prestasi, beberapa kali mendapat penghargaan seperti juara 1 dan 3 lomba penyanyi jalanan di Depok pada 2017, Juara 3 dan Grup Favorit Lomba Lagu Cipta Lingkungan di JCC Jakarta serta berkesempatan tampil di beberapa Festival Musik sejak 2017-2019. Mereka membanggakan,” tutur Ketua Yayasan Rumah Kreatif Keboen Sastra, Heri.

Valentina mengapreasiasi inisiatif dan peran serta masyarakat untuk membangun Rumah Kreatif sebagai wadah bagi anak dalam mengembangkan potensi, berkegiatan positif dan menjadi keluarga baru untuk anak-anak. Valentina juga berharap kehadiran Kemen PPPA dapat menjadi bukti adanya peran Negara yang benar-benar hadir untuk memastikan kondisi anak dalam keadaan sehat dan terpenuhi haknya. 

“Kami titip anak-anak supaya bisa dipastikan hak pendidikannya. Apresiasi saya sampaikan kepada teman-teman pejuang yang telah membangun ruang aman dan nyaman bagi anak untuk berkreasi. Tetap jaga kesehatan, jika ada kesulitan, tidak perlu khawatir, Pemerintah pasti selalu hadir untuk membantu,” tambah Valentina.


PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN 
DAN PERLINDUNGAN ANAK 
Telp.& Fax (021) 3448510, 
e-mail : publikasi@kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Sabtu, 17 April 2021

Masyarakat dan Anak Bergerak Bersama Lindungi Anak Korban Terorisme ( 10 )

Sesuai Konvensi Hak Anak, setiap anak di Indonesia memiliki hak untuk bertumbuh dengan baik, didengarkan pendapat mereka dan memiliki hak…

Siaran Pers, Jumat, 16 April 2021

Wujudkan Nusa Tenggara Barat Lebih Ramah Perempuan dan Anak ( 16 )

Sudah banyak praktik baik yang dilakukan oleh Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Siaran Pers, Jumat, 16 April 2021

Resmikan Radio Sekolah Perempuan, Menteri Bintang Dorong Pemberdayaan Perempuan di Lombok Utara ( 32 )

Desa Sukadana adalah salah satu desa di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang pada tahun…

Siaran Pers, Kamis, 15 April 2021

Poligami Tak Sesuai Syariat Berpotensi Rugikan Perempuan  ( 71 )

Jakarta (15/04) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengatakan sebuah perkawinan bukan hanya mengenai kepentingan individu atau…

Siaran Pers, Kamis, 15 April 2021

Cegah Kekerasan dalam Pengasuhan, Kemen PPPA Sosialisasi E-Learning Pengasuhan Positif ( 83 )

Jakarta (14/04) –  Mendidik anak adalah proses pembelajaran bagi para orangtua dengan harapan tumbuh kembang anak mereka terjaga dengan baik…