Press Release : Menteri PP dan PA: Sekolah Ramah Anak Salah Satu Model Untuk Atasi Bullying

  • Dipublikasikan Pada : Jumat, 22 Januari 2016
  • Dibaca : 2207 Kali
...


KEMENTERIAN

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

 

PRESS RELEASE

Menteri PP dan PA: Sekolah Ramah Anak Salah Satu Model

Untuk Atasi Bullying

Siaran Pers Nomor: 7/Humas KPP-PA/01/2016

Biak Numfor (22/1) - Kekerasan terhadap anak masih saja terjadi di sekolah, baik di lakukan oleh oknum guru terhadap anak didiknya maupun antara anak dengan anak. Melihat fenomena ini Menteri PP dan PA turun langsung ke lapangan melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah di Kabupaten Biak Numfor untuk memastikan apakah kekerasan tehadap anak juga terjadi.

“Saya hadir langsung kesekolah untuk memastikan apakah masih terjadi kekerasan terhadap anak” ungkap Menteri PP dan PA, Yohana Yembise saat melakukan kunjungan di sekolah SD YPK IV Korer  Sburia, Biak. Saat melakukan kunjungan tersebut Menteri Yohana di dampingi Setda Biak Numfor, Andrias Msen, Para Muspida danIstri Bupati Thomas Ondi, serta Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kab Biak Numfor.

Pada kesempatan tersebut Menteri Yohana menyempatkan waktu melakukan dialog dengan anak-anak dan guru dari masing-masing kelas. Dari hasil dialog ternyata masih ada anak-anak yang mengalami kekerasan di sekolah. Menteri Yohana pun berpesan “Disini perlu saya tekankan bahwa melakukan perubahan kepada anak tidak harus dengan kekerasan”

Menteri Yohana juga menyampaikan kepada anak-anak dan guru bahwa kekerasan dalam bentuk apapun tidak dibenarkan karena UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 menjamin perlindungan terhadap anak. Sekolah tidak boleh melakukan kekerasan baik fisik, psikis dan seksual. Menteri Yohana juga mengharapkan agar SD Sburia dijadikan sebagai salah satu Model Sekolah Ramah Anak untuk mengatasi fenomena bullying. Saat ini pun istilah bullying sudah disosialisasikan menjadi istilah perundungan.

Hal senada juga ditegaskan oleh Menteri Yohana beserta rombongan ketika mengunjungi SMP dan SMA YPK 1 Biak. “Saya menghimbau kepada Kepala Sekolah dan Dinas Pendidikan agar dalam mendidik anak disekolah, guru-guru tidak boleh melakukan kekerasan dalam bentuk apapun. Jika hal tersebut masih terjadi, diharapkan orang tua segera melaporkan kepada pihak berwajib untuk segera di proses sesuai dengan UU Perlindungan Anak”, tegas Menteri Yohana kepada guru-guru dan 400 anak-anak SMP dan SMA YPK1 Biak.


 

Menteri Yohana juga mendorong sekolah-sekolah di Kabupaten Biak dapat dijadikan model SRA (Sekolah Ramah Anak) agar kekerasan tidak terjadi lagi serta dapat mengurangi terjadinya perundungan. Menteri Yohana juga mengingatkan Pemda Biak Numfor untuk mulai menginisiasi pembentukan Forum Anak dari masyarakat tingkat bawah untuk membantu mengatasi persoalan anak, serta dapat mewakili suara anak baik forum nasional bahkan Internasional.

Sebagai rangkaian kunjungan PP dan PA itu, Menteri Yohana juga mengunjungi Panti Sosial Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (Laksa) Pancasila dan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LSKA) Curahan Hati. Kunjungan ini dimaksudkan untuk memberikan apresiasi sekaligus mendorong masyarakat untuk terlibat dalam upaya perlindungan anak. Keberadaan 2 (dua) Panti Sosial ini sangat mendukung proses tumbuh kembang anak dan menjadi alternatif dalam memberikan pendidikan anak sejak dini (PAUD).


 

Menteri Yohana mendorong kepada pemerintah daerah Kabupaten Biak Numfor untuk mulai menginisiasi berbagai kebijakan, menyiapkan sarana prasarana, untuk menjadikan kab Biak Numfor sebagai Kabupaten Layak Anak yang mensyaratkan pemenuhan 31 hak anak, sebagaimana dicantumkan dalam Konvensi Hak Anak. Peran media juga menjadi bagian yang ditekankannya sehingga program yang terkait dengan PP dan PA dapat diterima oleh masyarakat.

 

  HUMAS KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

DAN PERLINDUNGAN ANAK

Telp.& Fax (021) 3448510,

 e-mail : humas.kpppa@gmail.com

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Kamis, 19 September 2019

INDONESIA MILIKI 117 PUSPAGA SEBAGAI UNIT LAYANAN PENCEGAHAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (11)

Sejak diinisiasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) pada tahun 2016, Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) hingga tahun ini…
Siaran Pers, Rabu, 18 September 2019

Palu Pulih, Perempuan dan Anak Palu Harus Bangkit! (46)

Bencana gempa bumi dengan kekuatan lebih dari 7 SR disusul tsunami dan likuifasi yang mengguncang Palu, Sigi dan Donggala, pada…
Siaran Pers, Rabu, 18 September 2019

Toreh Banyak Prestasi, Kab. Sleman Jadi Salah Satu Tuan Rumah Media Trip KLA 2019 (57)

Kab.Sleman (18/09) “Anak Sleman, Anak Kita Semua”. Slogan tersebut bukanlah sekadar kata – kata bagi Kabupaten Sleman. Prestasi yang ditoreh…
Siaran Pers, Selasa, 17 September 2019

PPT Seruni dan Forum Anak, Senjata Pemda Kota Semarang dalam melindungi anak (53)

Selama ini kita tidak pernah merasa kesulitan bertemu dengan Pak Wali Kota.
Siaran Pers, Senin, 16 September 2019

Ini Rahasia SMPN 33 Semarang menjadi Sekolah Ramah Anak (43)

Mas Alfiansyah, apa sih tugas kamu sebagai agen perubahan di sekolah ini?" tanya Wali Kota Semarang