Press Release : MENTERI PP DAN PA KUNJUNGI LOKASI PENGUNGSI EKS GAFATAR

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 02 Februari 2016
  • Dibaca : 1625 Kali
...

 

KEMENTERIAN

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

 

PRESS RELEASE

 

MENTERI PP DAN PA KUNJUNGI LOKASI PENGUNGSI EKS GAFATAR

Siaran Pers Nomor: 10 /Humas KPP-PA/1/2016

 

Jakarta (2/2) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise hari ini mengunjungi lokasi pengungsi eks anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang telah dipulangkan dari beberapa Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat yang saat ini ditempatkan di GOR POPKI, Cibubur, Jakarta Timur. Hingga Senin, 1 Februari 2016 pengungsi yang berada di GOR POPKI, Cibubur, Jakarta Timur berjumlah 432 orang yang terdiri dari 246 orang laki-laki dan 186 orang perempuan. Mereka berasal dari sejumlah daerah, yakni Medan, Jawa Tengah, Riau, Palembang, dan Jawa Barat. Selain ingin memastikan kondisi perempuan dan anak-anak, dalam kesempatan tersebut Menteri Yohana memberikan bantuan berupa peralatan bayi dan sejumlah kebutuhan perempuan yang dapat digunakan selama mereka berada di pengungsian.


"MENTERI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK YOHANA YEMBISE MENGUNJUNGI DAN MEMBERIKAN BANTUAN UNTUK PEREMPUAN DAN ANAK PENGUNGSI EKS GAFATAR DI GOR POPKI CIBUBUR, JAKARTA TIMUR,SELASA / 02 FEBRUARI 2016."

“Kehadiran saya ke lokasi ini karena ingin memastikan kondisi perempuan dan anak-anak pasca kepulangan mereka dari Provinsi Kalimantan Barat. Saya ingin mereka mendapatkan kondisi dan suasana yang aman dan nyaman, tidak mengalami kekerasan, dan diskriminasi untuk meminimalisasi dampak traumatis yang dialami,” ujar Menteri Yohana di Cibubur, Jakarta Timur (2/2).

 

Menteri Yohana mengatakan pihaknya saat ini telah bekerjasama dan berkoordinasi dengan sejumlah kementerian/lembaga terkait untuk melakukan pendataan secara akurat, terkait latar belakang keluarga, pekerjaan, pendidikan, dan status sosial guna mendapatkan penanganan yang maksimal. Dari hasil kunjungannya ke lokasi pengungsian, Menteri Yohana mendapati sebagian besar pengungsi merupakan anak-anak. Oleh karena itu, setelah mendapatkan data yang akurat, Menteri Yohana akan berkoordinasi dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk dapat memberikan akses pendidikan / agar anak-anak dapat kembali bersekolah setelah kembali ke kampung halaman mereka. Sementara itu untuk kaum perempuan, Menteri Yohana akan berkoordinasi dengan Kementerian Sosial dan Kementerian Usaha Kecil dan Menengah untuk dapat memberikan kesempatan dan bantuan untuk usaha kecil dan menengah.


 

 

Lebih jauh Menteri Yohana menjelaskan Kementerian PP dan PA telah bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat untuk memberikan pendampingan dan pengawalan trauma healing, khususnya kepada para perempuan dan anak. “Perlindungan dan pendampingan, baik secara fisik dan psikologis menjadi prioritas yang harus dilakukan agar korban tidak mengalami trauma yang berkepanjangan. Pemda setempat telah membantu mendatangkan para psikolog untuk memberikan trauma healing di shelter, terutama bagi kaum perempuan dan anak-anak,” tutup Menteri Yohana mengakhiri pembicaraan.  

   

  

    HUMAS KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

DAN PERLINDUNGAN ANAK

Telp.& Fax (021) 3448510,

 e-mail : humas.kpppa@gmail.com

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Sispreneur, Strategi Dukung Perempuan Pelaku UMKM Dalam Masa Pandemi (6)

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga hari ini meluncurkan Kelas Inkubasi Sispreneur yang ditujukan bagi kalangan perempuan…
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Kemen PPPA Kaji Ulang RUU Penghapusan Kekerasan Seksual, Kejar Masuk Prolegnas 2021 (45)

Memastikan penegakan hukum dan regulasi yang mengatur agar korban mendapat keadilan dalam upaya penghapusan kekerasan seksual, menjadi sangat penting bahkan…
Siaran Pers, Selasa, 11 Agustus 2020

Dukung Peningkatan Layanan Unit PPA POLRI, Menteri Bintang Ingatkan Pelayanan Berperspektif Korban (33)

Permasalahan perempuan dan anak merupakan permasalahan multi sektoral, sehingga layanan perempuan dan anak korban kekerasan harus diberikan secara komprehensif dan…
Siaran Pers, Selasa, 11 Agustus 2020

Menteri PPPA : Ajak Anak Praktikkan Nilai Pancasila dalam kehidupan Nyata (104)

Di tengah arus globalisasi yang kuat, ancaman intoleransi dan perpecahan, ideologi militan, serta ketidakadilan menjadikan tantangan tersendiri dalam menanamkan nilai-nilai…
Siaran Pers, Senin, 10 Agustus 2020

Optimalisasi Layanan JDIH, Kemen PPPA Sediakan Kemudahan Akses Produk Hukum terkait PPPA (102)

Jakarta (10/08) – Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) merupakan suatu sistem pemanfaatan bersama peraturan perundang-undangan dan bahan dokumentasi hukum…