PRESS RELEASE : MENTERI YOHANA TINJAU FASILITAS PEREMPUAN DAN ANAK DI KAPAL GUNUNG DEMPO

  • Dipublikasikan Pada : Sabtu, 09 Juli 2016
  • Dibaca : 1630 Kali
...

PRESS RELEASE

 

MENTERI YOHANA TINJAU FASILITAS PEREMPUAN DAN ANAK DI KAPAL GUNUNG DEMPO 

 

Siaran Pers Nomor: 63/Humas KPP-PA/07/2016

 

Nabire (9/7) – Usai mengunjungi Terminal Pulogadung dan Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise meninjau fasilitas ramah perempuan dan anak di kapal penyeberangan Gunung Dempo dengan tujuan Jayapura - Nabire. Kapal bermuatan sekitar 1.500 orang tersebut akan berlayar menuju sejumlah tempat di wilayah Papua hingga Pulau Jawa. Dalam kunjungannya itu, Menteri Yohana menerima sejumlah keluhan dari penumpang kapal Gunung Dempo.


"Menteri PP dan PA, Yohana Yembise melakukan sidak dalam rangka Mudik Ramah Perempuan  dan Anak tahun 2016, diatas kapal KM. Gunung Dempo dari Jayapura menuju Nabire (8/7,) untuk meninjau kondisi penumpang terutama perempuan dan anak-anak, serta fasilitas umum yang tersedia di dalam kapal. (FZ/2016)"

 

"Dalam kunjungan saya kali ini ke Kapal Gunung Dempo dari Jayapura menuju Nabire, beberapa keluhan disampaikan oleh para penumpang, diantaranya ketidaksesuaian pembelian tiket sehingga seringkali penumpang harus tidur di koridor padahal telah membeli tiket dengan harga kelas tertentu karena telah dijual kepada penumpang lain, alat pendingin yang tidak berfungsi dengan baik, orang merokok di sembarang tempat, dan banyaknya pedagang yang berjualan di dalam kapal dengan harga sangat mahal. Sama seperti kunjungan sebelumnya, saya hanya ingin memastikan kondisi perempuan dan anak aman dan terlindungi, serta hak-hak mereka terpenuhi," ujar Menteri Yohana usai berkeliling menyapa masyarakat di deck kapal Gunung Dempo.


 

 

Meski demikian, Menteri Yohana mengapresiasi PT Pelni yang telah mengakomodasi sejumlah fasilitas yang ramah perempuan dan anak, seperti telah tersedianya ruang laktasi bagi ibu menyusui dan arena bermain anak. Meski kecil, namun setidaknya bisa dimanfaatkan oleh anak-anak untuk bermain selama dalam perjalanan. Menteri Yohana mengaku akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan agar dapat meningkatkan pelayanan dan fasilitas, terutama bagi perempuan dan anak. 


 

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Yohana juga sempat melakukan dialog dengan mama-mama Papua yang kerap berjualan di atas kapal. Ketika berdialog, mereka mengaku alasan utama berjualan di atas kapal karena untuk menghidupi keluarga dan membayar uang sekolah anak-anak mereka. Mayoritas suami mereka tidak bekerja sehingga tidak ada pilihan lain selain berjualan meski harus meninggalkan suami dan anak-anak dalam waktu cukup lama. 

 

"Perempuan dan anak-anak kini telah menjadi perhatian utama negara-negara di dunia. Sejumlah program Kementerian PP dan PA, salah satunya memfasilitasi kaum perempuan dalam industri kecil (rumahan) dapat dimanfaatkan oleh mama-mama Papua untuk membantu menambah pendapatan keluarga tanpa harus meninggalkan rumah, suami, dan anak-anak dalam waktu lama. Dalam konteks lbh luas hal ini diharapkan mampu mengurangi angka kemiskinan di Indonesia. Saya ingin perempuan-perempuan Indonesia, khususnya Papua bisa mandiri dan berdaya," tutup Menteri Yohana mengakhiri kunjungannya ke kapal Gunung Dempo.

 

HUMAS KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

DAN PERLINDUNGAN ANAK

Telp.& Fax (021) 3456239,

 e-mail : humas.kpppa@gmail.com

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Kamis, 18 April 2019

Dibalik Persiapan Forum Anak Nasional 2019, Ewako! (47)

Makassar (13/04) – Menjelang 3 bulan hajatan besar Pertemuan Forum Anak Nasional (FAN) 2019, berbagai persiapan telah dilakukan Kementerian Pemberdayaan…
Siaran Pers, Kamis, 18 April 2019

Angka KDRT di Banda Aceh Mengkhawatirkan, Generasi Muda Harus Bangkit! (56)

Sebanyak 250 masyarakat kota Banda Aceh yang terdiri dari perwakilan berbagai komunitas remaja dan perempuan, secara serentak mendeklarasikan Komitmen Cegah…
Siaran Pers, Selasa, 16 April 2019

MENTERI YOHANA TURUN TANGAN PASTIKAN HAK ANAK TERPENUHI (653)

Pontianak (16/04) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise menegaskan kasus kekerasan anak di Pontianak harus diupayakan…
Siaran Pers, Jumat, 12 April 2019

LSM Harus Pertimbangkan Kepentingan Terbaik Untuk Anak (656)

Jakarta (12/4) Lembaga masyarakat harus memastikan bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan mempertimbangkan kepentingan terbaik untuk anak. Kepentingan terbaik untuk anak…
Siaran Pers, Kamis, 11 April 2019

KEMITRAAN PEMERINTAH-SWASTA-LEMBAGA MASYARAKAT DALAM PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG DAN PERDAGANGAN SERTA PENYELUDUPAN MANUSIA DI KAWASAN ASIA PASIFIK (764)

Pada 8-10 April 2019 Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak  (Kemen PPPA) melalui Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Kemen PPPA…