Kunjungan Ibu Menteri PP dan PA Ke Fiji

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 19 Juli 2016
  • Dibaca : 2961 Kali
...

Suva, Fiji 19/07/2016. Delegasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI yang dipimpin oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Prof. Dr. Yohana Susana Yembise, menandatangani kesepakatan program kerjasama dengan Kementerian Urusan Perempuan, Anak dan Pengentasan Kemiskinan Republik Fiji. Bertempat di Gedung Suvavou House, kedua instansi sepakat untuk melaksanakan 4 (empat) program pada tahun 2016, 5 (lima) program pada tahun 2017 d an 2 (dua) program pada tahun 2017-2018. Program-program tersebut mencakup pelatihan kebijakan dan anggaran yang responsive gender, workshop tentang pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan perempuan, workshop tentang penanganan anak bermasalah dengan hukum, pertukaran praktik dan pengalaman terbaik terkait isu perempuan dan kemiskinan, integrasi isu anak berkebutuhan khusu dalam program sekolah ramah anak, pelatihan pengemasan produk dan pemasaran bagi perempuan pengusaha kecil dan menengah di Fiji dan pelatihan pembuatan dan pengawetan anyaman bambu, kulit kerang dan batok kelapa.

 

Delegasi Indonesia juga berkesempatan bertemu dengan kelompok perempuan pengusaha di Fiji. Ketua Umum Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia, IWAPI, yang juga merupakan salah satu anggota delegasi menyampaikan pentingnya organisasi perempuan pengusaha sebagai forum tukar pengalaman antar perempuan pengusaha dan forum untuk mempengaruhi kebijakan pemerintah dalam menerbitkan kebijakan dan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perempuan pengusaha. Pertemuan dengan perempuan pengusaha Fiji menghasilkan pemahaman tentang pentingnya organisasi perempuan pengusaha di Fiji dan keinginan para perempuan pengusaha Fiji untuk mendirikan organisasi tersebut. Forum juga menghasilkan kesepakatan kerjasama antar para perempuan pengusaha dalam hal pelatihan access to capital, access to market, business coaching, product design and branding.

 

Menteri PP-PA berkesempatan mendeklarasikan Program Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan Berbasis Komunitas di mana Menteri PP-PA berdialog dengan para tetua dan kelompok adat di Fiji terkait pentingnya peran serta masyarakat adat dalam pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Rombongan juga diajak untuk melihat sekolah Queen Victoria School, sebuah sekolah yang dibangun oleh TNI dan pendanannya berasal dari Pemerintah Indonesia. Sekolah ini dibangun seusai bencana angin topan winston yang melanda Fiji pada awal tahun 2016.

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Kamis, 06 Agustus 2020

Dorong RUU PKS, Wujudkan Aturan Terkait Kekerasan Seksual Berperspektif korban (31)

Meski Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) telah dikeluarkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat RI (DPR RI) dari daftar pembahasan…
Siaran Pers, Rabu, 05 Agustus 2020

Kemen PPPA Dorong Pemerintah Daerah Tempatkan Isu Perkawinan Anak Sebagai Isu Prioritas (34)

Pada 2019 terdapat kenaikan jumlah provinsi dengan angka perkawinan anak di atas rata-rata nasional, dari yang semula 20 provinsi di…
Siaran Pers, Rabu, 05 Agustus 2020

Pro dan Kontra RUU PKS, Menteri Bintang: Mari Bersatu Ciptakan Payung Hukum yang Komprehensif  (42)

Jakarta (3/08) – Pembahasan Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) mulai dari konsep, naskah akademik, sampai dapat menjadi rancangan…
Pengumuman, Senin, 03 Agustus 2020

PENDAFTARAN ULANG PESERTA SELEKSI KOMPETENSI BIDANG PADA SELEKSI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK TAHUN ANGGARAN 2019 (402)

PENDAFTARAN ULANG PESERTA SELEKSI KOMPETENSI BIDANG PADA SELEKSI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK TAHUN ANGGARAN…
Siaran Pers, Minggu, 02 Agustus 2020

Kemen PPPA Beri Pemenuhan Kebutuhan Spesifik Perempuan dan Anak Korban Bencana Longsor dan Banjir Bandang di Masamba (108)

Masamba (02/8) –Bencana banjir bandang disertai tanah longsor terjadi di wilayah Luwu Utara, Sulawesi Selatan pada 13 Juli 2020. Banjir…