KPPPA Mengajak PTKI dan Penerbit Buku Sekolah untuk Menanamkan Nilai Kesetaraan Gender Sedini Mungkin

  • Dipublikasikan Pada : Rabu, 05 Oktober 2016
  • Dibaca : 3710 Kali
...

Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) mengupayakan terobosan baru untuk mengatasi permasalahan kesetaraan gender yang masih mengakar di Indonesia dengan mengajak penerbit buku sekolah dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) untuk bersama-sama menanamkan nilai-nilai kesetaraan gender sejak dini. Salah satu cara yang ditempuh adalah dengan meminimalisir praktek diskriminasi gender, dan mengajarkan kesetaraan gender dalam kurikulum pendidikan maupun dalam lingkup keluarga.

KPPPA Deputi Kesetaraan Gender bekerjasama dengan sembilan PTKI, untuk menerapkan kurikulum yang responsif dan inklusif gender untuk mendorong internalisasi dan aplikasi isu kesetaraan gender pada mahasiswa dan mahasiswi perguruan tinggi Islam. Kesembilan PTKI tersebut adalah UINSU, UINSH Jakarta, UHAMKA Jakarta, PT IQI, PTAI Al Hikmah Jakarta, UIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Raden Fatah Palembang, IAIN Wali Songo Jawa Tengah, dan IAIN Kendari.

Sebagai salah satu PTKI yang bekerja sama dengan KPPPA, UIN Jakarta kembali mengadakan workshop penyesuaian mata kuliah responsif gender yang di laksanakan di Sapphire Sky Hotel, BSD Tangerang (5/10). Kegiatan ini melanjutkan sosialisasi sebelumnya mengenai pemetaan mata kuliah oleh UIN pada 22-23 Agutus 2016. 

Terdapat 50 dosen yang mengikuti kegiatan penyusunan silabus mata kuliah responsif gender ini yang berasal dari 5 fakultas di UIN. Melalui kurikulum Kesetaraan Gender ini diharapkan pemahaman mengenai keadilan bagi perempuan dapat belangsung secara stimultan sehingga dapat terjadi penguatan kapasitas baik dari dosen maupun mahasiswa dalam bidang kesetaraan gender. Kegiatan ini dilakukan selama 3 hari untuk menyusun silabus mata kuliah responsive gender di UIN Jakarta.

Sebagai bagian dari keseriusan untuk mendukung pengarusutamaan gender, sebelum terjalin kerjasama dengan KPPPA, UIN Jakarta telah memiliki anggaran pribadi untuk kesetaraan gender. Beberapa diantaranya adalah terdapat kelas gender untuk mahasiswa lintas fakultas yang dilaksanakan sebulan 2 kali selama satu semester. Mahasiswa yang mengambil kelas ini akan mendapatkan sertifikat yang dapat dihitung sebagai poin tambahan nilai pembelajaran dan bekal nanti setelah lulus dari UIN.

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Jumat, 16 Agustus 2019

9 Komitmen Kawal PASKIBRAKA Bebas Kekerasan (83)

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menyerukan upaya perlindungan, perbaikan sistem pelatihan dan pembinaan yang lebih ramah anak,…
Siaran Pers, Kamis, 15 Agustus 2019

Lindungi Perempuan Pekerja, Kemen PPPA Rangkul 5 Kawasan Industri Dirikan Rumah Perlindungan Perempuan Pekerja Industri (130)

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menginisiasi digelarnya penandatanganan MoU bersama 5 (lima) kawasan industri sekaligus meluncurkan rumah…
Dokumen Perencanaan, Kamis, 15 Agustus 2019

Rencana Strategis Revisi Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak 2017 - 2019 (23)

Rencana Strategis Revisi Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak 2017 - 2019
Dokumen Perencanaan, Kamis, 15 Agustus 2019

Rencana Strategis Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat 2015 - 2019 (19)

Rencana Strategis Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat 2015 - 2019
Laporan Keuangan & BMN, Kamis, 15 Agustus 2019

Neraca KPPPA Audited 2018 (13)

Neraca KPPPA Audited 2018