KOMITMEN KEMENTERIAN PPPA CAPAI  MATURITAS SPIP LEVEL 3

  • Dipublikasikan Pada : Senin, 05 Februari 2018
  • Dibaca : 2532 Kali
...

KOMITMEN KEMENTERIAN PPPA CAPAI  MATURITAS SPIP LEVEL 3

 

Jakarta, 15 Januari 2018 – Sesuai harapan Presiden Joko Widodo bahwa setiap Kementerian harus mendapatkan pengawalan pelaksanaan Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) di level 3, maka KemenPPPA ikut berupaya untuk mencapai target tersebut di tahun 2019. Upaya untuk mencapai target, KemenPPPA  melalui Inspektorat KemenPPPA melakukan pelatihan yang diberikan Pembina SPIP kepada pegawai di bagian Inspektorat KemenPPPA. Demikian hal ini disampaikan pejabat Inspektur KemenPPPA, Dra Dyah Elvina disela kunjungan Pembina SPIP ke kantor KemenPPP, pada Senin (15/1/2018). Turut hadir tim pendampingan penilaian mandiri maturitas SPIP dari BPKP Jalu Wredo Ariwibowo, Ida Agustina, Edwardzufri, Anggia Wulansari, dan Darwin Halim.

Menurut Elvina, pelatihan yang dilakukan secara mandiri melalui aplikasi di laman spip.inostra.com untuk mendapatkan penilaian maturitas SPIP ini, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas APIP dalam mengawal pelaksanaan SPIP di lingkungan KemenPPPA. Peserta kegiatan yang mendapatkan pelatihan antara lain seluruh jajaran inspektorat yang terdiri Inspektur, Kepala Subbag TU Inspektorat, fungsional auditor, fungsional umum dan staf. “Pembicara pelatihan ini didatangkan dari pembina SPIP yaitu Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Republik Indonesia  atau BPKP.

Ditambahkan pegawai BPKP, Jalu Wredo Ariwibowo, KemenPPPA diperkirakan mendapat nilai skor 2,7 atas maturitas SPIP jika melihat sekilas suasana di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, yaitu melalui aplikasi E-meeting, tamu undangan dapat langsung melihat dari lobi pertemuan-pertemuan yang sedang berlangsung di ruang rapat KPPPA. Setiap satuan kerja dapat meng-input sendiri ke dalam aplikasi tersebut secara mudah, jika ingin mengadakan rapat di gedung KPPPA. Dan ada keramahan petugas di front officer juga menjadi nilai tambah tersendiri bagi  KPPPA,” kata Jalu. Hasil penilaian BPKP tahun 2017 terhadap SPIP KemenPPPA tahun 2016 masih tergolong “merintis” dengan skor setelah validasi 1,96.

Ida Agustina sebagai Pengendali Teknis dalam tim mengatakan, pendampingan bertujuan untuk mendorong komitmen KemenPPPA untuk dapat meningkatkan kualitas SPIP. Pendampingan juga berarti meningkatkan kinerja BPKP yang menargetkan secara nasional bahwa seluruh Kementerian/ Lembaga akan berada dilevel 3 penilaian SPIP-nya ditahun 2019.

Sementara dikatakan Edo, umumnya kesulitan yang dialami dalam penilaian maturitas SPIP adalah responden yang tidak memahami pertanyaan dalam survey dan asessor kurang memahami tugas-tugasnya dalam pelaksanaan maturitas SPIP. Hal ini dikarenakan sistem ini memang perlu dipelajari dengan cermat.

 SPIP akan tercapai apabila dilaksanakan di setiap lini dimulai dari komitmen pimpinan sampai level staf yang berkomitmen untuk terus menjaga dan menjalankan Sistem Pengendalian Internal di masing-masing satker. Selain itu pula bahwa sistem penilaian berbasis Web ini dirancang untuk digunakan oleh banyak peran yang saling bekerja sama (berkolaborasi) untuk dapat melakukan penilai sistem pengendalian internal yang telah KemenPPPA jalankan selama ini. (*)

 

 

 

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Kamis, 18 Juli 2019

Rangkul Remaja, Kunci Pembangunan Negara (19)

Pemerintah Indonesia berkomitmen menjadi salah satu pelopor dalam implementasi Sustainable Development Goals 2030.
Siaran Pers, Rabu, 17 Juli 2019

Butuh Peran Dunia Hapus Kekerasan Terhadap Anak (43)

Indonesia menegaskan pentingnya kemitraan global dalam upaya penghapusan kekerasan terhadap anak.
Pengumuman, Selasa, 16 Juli 2019

PEDOMAN PELAKSANAAN HARI ANAK NASIONAL TAHUN 2019 (1080)

Anak merupakan potensi dan penerus cita-cita perjuangan bangsa yang memiliki peran strategis dan mempunyai ciri dan sifat khusus yang memerlukan…
Siaran Pers, Jumat, 12 Juli 2019

Aku Anak Disabilitas, Aku Punya Asa dan Prestasi Tanpa Batas (219)

“Aku sering ditolak ojek online ketika aku ingin ke sekolah. Aku juga sering jatuh ketika naik Transjakarta saat ingin bermain…
Siaran Pers, Jumat, 12 Juli 2019

Penuhi Perlindungan Khusus Anak Kelompok Minoritas dan Terisolasi (158)

Anak – anak kelompok minoritas mempunyai kecenderungan kesatuan sosial budaya yang terpisah serta kurang atau belum terlibat dalam jaringan dan…