KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN
PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
REPUBLIK INDONESIA

KPK Dampingi Pejabat Kemen PPPA mengisi e-LHKPN

  • Dipublikasikan Pada : Jumat, 23 Februari 2018
  • Dibaca : 1363 Kali
...

Jakarta 21 Februari 2018 -  Apa itu e-LHKPN? E-LHKPN adalah aplikasi yang diluncurkan KPK untuk mempermudah para pejabat melaporkan harta kekayaannya. Dalam rangka memfasilitasi pelaporan tersebut, Kemen PPPA melalui Inspektorat menggandeng KPK untuk dampingi para Pejabat Kemen PPPA mengisi e-LHKPN. Narasumber adalah Jeji Azizi dari Direktorat Pendaftaran dan Pemeriksaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Peserta kegiatan ini adalah para penyelenggara negara wajib lapor.

Penyelenggara Negara (PN) adalah Pejabat Negara di lingkungan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. PN yang wajib menyampaikan LHKPN disebut Wajib Lapor (WL), antara lain: (a) Menteri; (b) Pejabat Eselon I, II dan/atau yang disetarakan; (c) Kuasa Pengguna Anggaran; (d) Pejabat Pembuat Komitmen; (e) Bendahara Pengeluaran;(f) Auditor; dan (g). Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa.

Menurut Jeji, e-LHKPN ditujukan agar pelaporan harta kekayaan dapat menjadi lebih mudah-murah-manfaat. Para wajib lapor cukup mendownload form aktivasi e-filling LHKPN. Mengisi form tersebut dengan melampirkan fotocopy KTP kemudian menyerahkannya kepada admin instansi. Setelah admin memproses form tersebut, PN akan mendapatkan e-mail aktivasi e-filling. Dengan mengklik tautan dalam email tersebut, PN sudah dapat membuka dan mengisi laporan harta kekayaannya.

Pengisian e-LHKPN pun sekarang lebih mudah. Para wajib lapor hanya perlu mengunggah dokumen pendukung berupa bukti kepemilikan harta pada Lembaga Keuangan  (Surat berharga, Asuransi, dan Perbankan). Bukti kepemilikan tersebut harus memuat 3 hal penting yaitu nama pemilik, nomor kepemilikan, dan saldo terkahir saat unggah data. Dokumen yang tidak berhubungan dengan lembaga keuangan tidak perlu diunggah, cukup dicantumkan nomornya.

Jeji berkata bahwa sesuai Peraturan KPK Nomor 07 Tahun 2016, Penyelenggara Negara menyampaikan LHKPN kepada KPK pada saat pertama kali menjabat, berakhir masa jabatan/pensiun, Pengangkatan kembali sebagai PN setelah berakhir masa jabatan/pensuon, dan Periodik setahun sekali.  Pelaporan pada periode 1 Januari – 31 Desember 2017 disampaikan paling lambat tanggal 31 Maret 2018. Penyelenggara Negara yang tidak menyampaikan LHKPN diberikan sanksi administratif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kegiatan pendampingan secara langsung oleh KPK diharapkan akan meningkatkan kesadaran para wajib lapor untuk segera melaporkan harta kekayaannya sebelum 31 Maret 2018 sehingga pelaporan LHKPN di Kemen PPPA tercapai 100%. Dengan pelaporan LHKPN yang tertib dan tepat waktu diharapkan terciptanya akuntabilitas aparat pemerintahan yang bersih dan bebas KKN khususnya di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Selasa, 25 September 2018

PERAN PERGURUAN TINGGI MEMASYARAKATKAN KEADILAN DAN KESETARAAN GENDER (44)

Salah satu tantangan dalam pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG) adalah pemahaman masyarakat di semua lapisan tentang kesetaraan gender.
Artikel, Selasa, 25 September 2018

PENTINGNYA KEABSAHAN ANAK (74)

Keluarga merupakan bagian terpenting dalam kehidupan manusia, memiliki keluarga yang harmonis adalah sebuah dambaan dan cita cita bagi setiap insan.…
Siaran Pers, Senin, 24 September 2018

PARTISIPASI PEREMPUAN DALAM AGENDA REFORMA AGRARIA (141)

Pemerintah berkomitmen untuk melaksanakan reforma agraria yang menjadikan perempuan sebagai subyek pemangku kepentingan dan melibatkan perempuan dalam perumusan kebijakan agraria.
Siaran Pers, Minggu, 23 September 2018

KEMEN PPPA SASAR DAERAH RAWAN TPPO (85)

SERANG (23/9) - Komitmen Pemerintah Indonesia sangat tinggi dalam pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Hal ini terlihat dari lengkapnya…
Siaran Pers, Sabtu, 22 September 2018

Festival Egrang IX Ledokombo, Ajang Kreativitas Anak Bangsa (53)

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise kembali menghadiri Festival Egrang Ke - 9 di Tanoker Kecamatan Ledokombo, Kabupaten…