Linda Gumelar: Endang Rahayu Sedyaningsih Puteri Terbaik Bangsa

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1533 Kali

Meneg PP & PA, Linda Amalia Sari Gumelar berfoto bersama (kiri-kanan) Kepala Bappenas, Armida Alisjahbana; Menteri Pedagangan, Mari Elka Pangestu; serta Menteri Kesehatan, (Almh) Endang Rhayu Sedyaningsih beberapa waktu yang lalu.

Foto: Eti Sri Nurhayati / Humas KPP & PA

 

Kepergian Menteri Kesehatan nonaktif Endang Rahayu Sedyaningsih meninggalkan kesan tersendiri di antara rekan sejawatnya di pemerintahan.

Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar, menilai almarhumah adalah Perempuan yang konsisten dan luar biasa dalam pekerjaannya. Begitu tahu Ibu Endang mengidap sakit kanker, saya dan beliau saling memberi semangat

"Beliau seorang pejabat yang sangat konsisten. Saya merasakan kerja sama yang baik bersama beliau, terutama soal pendidikan dan kesehatan anak," ujar Menteri Linda.

Di mata Menteri Linda, almarhumah Endang adalah seorang sosok yang tangguh walaupun sama-sama pengidap kanker.

"Bu Endang merupakan sosok perempuan yang kuat," kata istri Agum Gumelar dengan penuh haru.

Mantan Ketua Kowani ini menjelaskan, meskipun Menkes telah lama mengetahui dirinya mengidap kanker, dalam kesehariannya tetap menunjukkan ketegaran. "Beliau tetap menjalankan aktivitasnya sebagai menteri dengan enerjik dan penuh semangat," ujarnya.

Bahkan saat diri saya menjenguk Menkes beberapa hari yang lalu, perempuan kelahiran Jakarta, 1 Februari 1955 tersebut tetap menunjukkan semangat berjuang melawan penyakitnya.

"Ibu Endang merupakan wanita inspiratif dan putri terbaik bangsa. Beliau merupakan simbol perempuan kuat dan selalu berjuang hingga akhir hidupnya," ujarnya.

Menteri Linda juga menambahkan, sebagai seorang perempuan yang juga pernah mengidap kanker, dirinya dan menkes selalu saling menguatkan.

"Saya juga pernah mengidap kanker payudara beberapa tahun yang lalu dan sekarang sudah sembuh, begitu tahu Ibu Endang mengidap sakit kanker saya dan beliau saling memberi semangat," ujar Mantan Anggota DPR RI.

Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama baik.

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Sabtu, 21 September 2019

PPT KTPA Bentuk Negara Hadir Lindungi Perempuan dan Anak (49)

Pusat Pelayanan Terpadu Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak (PPT KTPA) RSUD Beriman Balikpapan yang berdiri sejak Februari 2019 memberikan penanganan…
Siaran Pers, Sabtu, 21 September 2019

Teman Sebaya Dukung Sekolah Ramah Anak (61)

Teman Sebaya berperan besar dalam mendorong terwujudnya Sekolah Ramah Anak (SRA).
Siaran Pers, Sabtu, 21 September 2019

Ayo ke PUSPAGA, Demi Keluarga Berkualitas! (45)

Menjadi orang tua di zaman sekarang memiliki tantangan yang lebih berat daripada menjadi orang tua di zaman dahulu.
Siaran Pers, Jumat, 20 September 2019

Komitmen Pimpinan Pusat Dan Daerah Pacu Pembangunan Pppa (67)

Kepulauan Seribu (19/09) – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) melakukan Rapat Evaluasi Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan…
Siaran Pers, Jumat, 20 September 2019

Kab.Sleman Berlari Menuju KLA (86)

"Kabupaten Sleman hingga sekarang terus berlari menuju Kabupaten Layak Anak (KLA)"