Linda Gumelar: Endang Rahayu Sedyaningsih Puteri Terbaik Bangsa

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 2370 Kali

Meneg PP & PA, Linda Amalia Sari Gumelar berfoto bersama (kiri-kanan) Kepala Bappenas, Armida Alisjahbana; Menteri Pedagangan, Mari Elka Pangestu; serta Menteri Kesehatan, (Almh) Endang Rhayu Sedyaningsih beberapa waktu yang lalu.

Foto: Eti Sri Nurhayati / Humas KPP & PA

 

Kepergian Menteri Kesehatan nonaktif Endang Rahayu Sedyaningsih meninggalkan kesan tersendiri di antara rekan sejawatnya di pemerintahan.

Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar, menilai almarhumah adalah Perempuan yang konsisten dan luar biasa dalam pekerjaannya. Begitu tahu Ibu Endang mengidap sakit kanker, saya dan beliau saling memberi semangat

"Beliau seorang pejabat yang sangat konsisten. Saya merasakan kerja sama yang baik bersama beliau, terutama soal pendidikan dan kesehatan anak," ujar Menteri Linda.

Di mata Menteri Linda, almarhumah Endang adalah seorang sosok yang tangguh walaupun sama-sama pengidap kanker.

"Bu Endang merupakan sosok perempuan yang kuat," kata istri Agum Gumelar dengan penuh haru.

Mantan Ketua Kowani ini menjelaskan, meskipun Menkes telah lama mengetahui dirinya mengidap kanker, dalam kesehariannya tetap menunjukkan ketegaran. "Beliau tetap menjalankan aktivitasnya sebagai menteri dengan enerjik dan penuh semangat," ujarnya.

Bahkan saat diri saya menjenguk Menkes beberapa hari yang lalu, perempuan kelahiran Jakarta, 1 Februari 1955 tersebut tetap menunjukkan semangat berjuang melawan penyakitnya.

"Ibu Endang merupakan wanita inspiratif dan putri terbaik bangsa. Beliau merupakan simbol perempuan kuat dan selalu berjuang hingga akhir hidupnya," ujarnya.

Menteri Linda juga menambahkan, sebagai seorang perempuan yang juga pernah mengidap kanker, dirinya dan menkes selalu saling menguatkan.

"Saya juga pernah mengidap kanker payudara beberapa tahun yang lalu dan sekarang sudah sembuh, begitu tahu Ibu Endang mengidap sakit kanker saya dan beliau saling memberi semangat," ujar Mantan Anggota DPR RI.

Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama baik.

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Selasa, 13 April 2021

Menteri Bintang Minta Penggunaan Anggaran DAK Tepat Sasaran ( 44 )

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga meminta pemerintah daerah  untuk mengawal dan memastikan proses penggunaan Dana Alokasi Khusus…

Siaran Pers, Selasa, 13 April 2021

Menteri Bintang Minta Kepala Daerah Membuat Kebijakan Berpihak Pada Perempuan ( 81 )

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengharapkan kepala daerah lebih menghadirkan kebijakan yang berpihak pada perempuan. Hal itu…

Siaran Pers, Selasa, 13 April 2021

Indonesia Jadi Tuan Rumah G20 Empower, Perkuat Kepemimpinan Perempuan di Sektor Swasta ( 123 )

Indonesia akan menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang diselenggarakan di Bali pada 2022. Pada rangkaian KTT tersebut…

Siaran Pers, Jumat, 09 April 2021

Kemen PPPA Dorong Satuan Pendidikan Semakin Ramah Anak dan Remaja ( 95 )

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mendorong satuan pendidikan semakin empatik dan ramah terhadap anak dan remaja sebagai…

Siaran Pers, Jumat, 09 April 2021

Kemen PPPA Rampungkan Verifikasi Calon Penerima Anugerah Parahita Ekapraya 2020 ( 166 )

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) telah selesai melaksanakan verifikasi lapangan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2020 terhadap…