Kebijakan Pemerintah tentang Pemberdayaan Perempuan Menuju MDGs 2015

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 3082 Kali

Menteri Negara PP-PA, Linda Amalia Sari Gumelar, menyerahkan sejumlah bantuan yang sebagian besar berupa barang –barang kebutuhan wanita dan anak-anak korban gempa dan tsunami di kepulauan mentawai usai memberikan keynote speech pada pertemuan Musyawarah Daerah (Musda) VIII di gedung Auditorium Rumah Dinas Gubernur Sumatera Barat (23/2).

Teks dan Foto: Eti Sri Nurhayati / Humas KPP & PA

 

Padang-Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi sumatera barat menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) VIII bertema “ BKOW bertekad Memperluas Jejaring untuk Mencapai Millenium Development Goals (MDGs) di gedung Auditorium Rumah Dinas Gubernur Sumatera Barat, Rabu (23/2).

 

Pada pertemuan tersebut, Menteri Negara PP-PA, Linda Amalia Sari Gumelar hadir memberikan keynote speech dan menyerahkan sejumlah bantuan yang sebagian besar berupa barang –barang kebutuhan wanita dan anak-anak korban gempa dan tsunami di kepulauan mentawai, Sumatera Barat.

 

Dalam sambutannya, Linda menghimbau untuk memberi affirmative action kepada perempuan untuk mengejar ketinggalan perempuan dalam politik dan mendorong perempuan untuk masuk dalam ranah politik agar bisa mewarnai kebijakan dan lebih memperhatikan kesetaraan gender dan perlindungan anak. Linda mengatakan akan terus aktif meminta partai politik untuk memberi peluang lebih besar dalam memberikan kesempatan pada perempuan, termasuk dalam pencalonan pada pemilu mendatang.

 

Menurut Meneg PP-PA, sampai saat ini, baru sekitar 18 persen keterwakilan perempuan dalam legislatif. KPP-PA bersama dengan komisi VIII kini tengah menggodok Rancangan UU tentang Kesetaraan gender yang diharapkan dapat disahkan pada 2011.

 

Banyak tantangan yang masih kita hadapi untuk mencapai delepan tujuan MDGs yang dideklarasikan untuk dicapai pada 2015, diantaranya masih rendahnya pemahaman gender dan terbatasnya data gender, masih banyaknya peraturan daerah yang bias gender, masih tingginya angka kematian ibu, masih tingginya angka kemiskinan, serta masalah kerusakan lingkungan, sehingga menjadi tugas kita bersama untuk menyadarkan seluruh komponen bangsa bahwa pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak harus menjadi kepedulian bersama, demi terwujudnya kesetaran gender dan hak-hak anak di berbagai bidang pembangunan, paparnya.

 

BKOW sebagai wadah organisasi perempuan, diharapkan dapat menjadi mitra stategis pemerintah dan ikut mengambil peran dalam melakukan sosialisasi, fasilitasi, dan sebagai advokator berbagai kebijakan pemerintah mengenai isu gender dan anak di daerah dan meminta kerjasama pemerintah daerah untuk membuat program-program penguatan jaringan/sinergi yang dapat diakses oleh P2TP2A, termasuk program-program komunikasi dan berita serta kemudahan dalam mengakses data terpilah. P2TP2A merupakan satu wadah pelayanan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang berbasis masyarakat, berperan dalam upaya pemenuhan kebutuhan peningkatan pendidikan, kesehatan, ekonomi, penanggulangan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak serta peningkatan posisi dan kondisi perempuan dalam masyarakat.

(Eti Sri Nurhayati/Humas).

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Selasa, 17 September 2019

PPT Seruni dan Forum Anak, Senjata Pemda Kota Semarang dalam melindungi anak (16)

Selama ini kita tidak pernah merasa kesulitan bertemu dengan Pak Wali Kota.
Siaran Pers, Senin, 16 September 2019

Ini Rahasia SMPN 33 Semarang menjadi Sekolah Ramah Anak (27)

Mas Alfiansyah, apa sih tugas kamu sebagai agen perubahan di sekolah ini?" tanya Wali Kota Semarang
Siaran Pers, Senin, 16 September 2019

DPR RI Sahkan Batas Usia Perkawinan Jadi 19 Tahun (408)

Jakarta (16/09) – Pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) sebagai Lembaga Legislasi telah membuat sejarah bagi Bangsa dan…
Siaran Pers, Senin, 16 September 2019

Industri Rumahan sebagai Percontohan Pembangunan Ekonomi Perempuan (104)

Bali (16/09) – Perekonomian Indonesia sebagian besar didukung oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berkontribusi terhadap Produk Domestik…
Siaran Pers, Senin, 16 September 2019

Raih Kategori Nindya, 3 Kab/Kota ini Jadi Tuan Rumah Media Trip KLA 2019 (90)

Kota Semarang, Kabupaten Sleman, dan Kota Balikpapan terpilih menjadi tuan rumah Media Trip Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2019