Wanita Inspiratif Dalam Puisi

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 3413 Kali

Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar memberikan Inspirational Speech
pada acara " Wanita Inspiratif Dalam Puisi" di STIKOM Jakarta

 

Jakarta (25/4), Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar membuka sebuah acara "Wanita Inspiratif Dalam Puisi" di STIKOM LSPR. "Perlu kita sadari, bahwa perempuan yang inspiratif bukan hanya difigurkan oleh sosok-sosok perempuan yang hidup dengan keberlimangan kemewahan, berpendidikan tinggi dan perempuan yang jam terbang kesibukannya tinggi, perempuan yang duduk di lembaga-lembaga kehormatan. Namun inspirasi itu justru datang dari perempuan-perempuan yang menjalani kehidupan dengan sederhana, walau memiliki kelemahan secara ekonomi, tetapi mental mereka sangatlah kuat", ucap Linda Gumelar pada kata sambutannya.

Acara ini sebagai wujud dalam memperingati Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April lalu. Dikatakan, Sebuah perjuangan tidak hanya dilakukan dalam bentuk pengorbanan fisik untuk memperjuangkan sesuatu, namun melalui tulisanpun dapat disebut sebagai suatu bentuk perjuangan. Hal inilah yang dilakukan RA.Kartini di masa lalu, melalui tulisannya yang kita kenal "Habis Gelap Terbitlah Terang" menginspirasi perempuan untuk memperjuangkan hak-hak perempuan.

Tidak berbeda dengan RA. Kartini, Ratih Sanggarwati melalui kumpulan puisinya yang bertajuk "Wanita Inspiratif dalam Puisi" berharap dapat memotivasi perempuan untuk terus berkarya. Puisi-puisi yang bertema tentang perempuan ini, dibacakan oleh perempuan dari berbagai latar belakang seperti politikus, artis, anggota DPR bahkan istri Menteri, seperti Maudy Koesnaedi, Inggrid Kansil, Melani Leimena Suharli, dan Santi Helmy Faisal.(HM)

 

Foto Terkait :

Membaca Puisi.
Maudy Koesnaedi membacakan salah satu karya puisi dari Ratih Sanggarwati

 

Foto Bersama.
Menteri Negara PP & PA berfoto bersama dengan penulis puisi, Ratih Sanggarwati dan para perempuan pembaca puisi

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Senin, 16 September 2019

DPR RI Sahkan Batas Usia Perkawinan Jadi 19 Tahun (135)

Jakarta (16/09) – Pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) sebagai Lembaga Legislasi telah membuat sejarah bagi Bangsa dan…
Siaran Pers, Senin, 16 September 2019

Industri Rumahan sebagai Percontohan Pembangunan Ekonomi Perempuan (60)

Bali (16/09) – Perekonomian Indonesia sebagian besar didukung oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berkontribusi terhadap Produk Domestik…
Siaran Pers, Senin, 16 September 2019

Raih Kategori Nindya, 3 Kab/Kota ini Jadi Tuan Rumah Media Trip KLA 2019 (65)

Kota Semarang, Kabupaten Sleman, dan Kota Balikpapan terpilih menjadi tuan rumah Media Trip Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2019
Siaran Pers, Minggu, 15 September 2019

Perkuat Kapasitas Auditor Demi Tingkatkan Program Responsif Gender di Sumatera Barat (53)

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menyelenggarakan acara Penguatan Kapasitas Auditor Pengawas Daerah dalam Pelaksanaan Perencanaan dan Penganggaran…
Siaran Pers, Minggu, 15 September 2019

Perencanaan Pembangunan Butuh Suara dari Kelompok Anak (59)

Bali (15/9) – Tantangan perlindungan anak dalam pembangunan sangat beragam.