Perempuan Harus Nikmati Hasil Pembangunan

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 2683 Kali

Gorontalo - Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar, mengatakan, perempuan Indonesia seharusnya menikmati hasil pembangunan yang sudah dicapai, dan juga dilibatkan dalam prosesnya.

"Untuk bisa menikmati hasilnya, perempuan juga harus dilibatkan dalam proses pembangunan dan mendapat tempat strategis di pemerintahan dan sektor lainnya," ungkap Linda, dalam roadshow Pengarasutamaan Gender, di Gorontalo, Kamis (27/10).

Penduduk Indonesia tahun 2010 diperkirakan mencapai 237,55 juta jiwa dan 49,70 persen diantaranya adalah perempuan. Dengan jumlah itu, kata Linda, perempuan merupakan investasi, aset dan potensi bangsa yang dapat memberikan kontribusi besar bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Jika kita tambahkan dengan jumlah anak Indonesia, maka terdapat 70 persen perempuan dan anak, sehingga dapat dipastikan keduanya menjadi bagian penting yang menentukan perkembangan dan kemajuan negara ini," jelasnya.

Ia menambahkan, kedudukan dan peran perempuan di Indonesia telah diupayakan selama dua dasawarsa dan hasilnya banyak kemajuan di bidang pembangunan seperti sosial, politik, ekonomi dan hukum.

Namun demikian masih terjadi kesenjangan gender di sejumlah bidang strategis seperti banyaknya perempuan buta aksara dibanding laki-laki.

Masalah lainnya yakni tingginya angka kematian ibu hamil dan melahirkan, rendahnya akses perempuan dalam pembangunan ekonomu serta rendahnya keterwakilan perempuan di legislatif, eksekutif dan yudikatif.

Untuk mengatasi kesenjangan gender, Kementrian PP dan PA gencar mensosialisasikan Pengarasutamaan Gender (PUG) dan mendorong lembaga terkait untuk mengintegrasikan perempuan dan anak dalam semua aspek pembangunan.

"Intinya, pola pikir masyarakat harus diubah bahwa persoalan gender tidak hanya melulu perbedaan biologis dan kodrat, melainkan peran keduanya dalam tatanan sosial kemasyarakatan," tambahnya. [sumber: gatranews.com]

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Sabtu, 17 April 2021

Masyarakat dan Anak Bergerak Bersama Lindungi Anak Korban Terorisme ( 14 )

Sesuai Konvensi Hak Anak, setiap anak di Indonesia memiliki hak untuk bertumbuh dengan baik, didengarkan pendapat mereka dan memiliki hak…

Siaran Pers, Jumat, 16 April 2021

Wujudkan Nusa Tenggara Barat Lebih Ramah Perempuan dan Anak ( 18 )

Sudah banyak praktik baik yang dilakukan oleh Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Siaran Pers, Jumat, 16 April 2021

Resmikan Radio Sekolah Perempuan, Menteri Bintang Dorong Pemberdayaan Perempuan di Lombok Utara ( 35 )

Desa Sukadana adalah salah satu desa di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang pada tahun…

Siaran Pers, Kamis, 15 April 2021

Poligami Tak Sesuai Syariat Berpotensi Rugikan Perempuan  ( 73 )

Jakarta (15/04) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengatakan sebuah perkawinan bukan hanya mengenai kepentingan individu atau…

Siaran Pers, Kamis, 15 April 2021

Cegah Kekerasan dalam Pengasuhan, Kemen PPPA Sosialisasi E-Learning Pengasuhan Positif ( 85 )

Jakarta (14/04) –  Mendidik anak adalah proses pembelajaran bagi para orangtua dengan harapan tumbuh kembang anak mereka terjaga dengan baik…