Perempuan Harus Nikmati Hasil Pembangunan

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1915 Kali

Gorontalo - Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar, mengatakan, perempuan Indonesia seharusnya menikmati hasil pembangunan yang sudah dicapai, dan juga dilibatkan dalam prosesnya.

"Untuk bisa menikmati hasilnya, perempuan juga harus dilibatkan dalam proses pembangunan dan mendapat tempat strategis di pemerintahan dan sektor lainnya," ungkap Linda, dalam roadshow Pengarasutamaan Gender, di Gorontalo, Kamis (27/10).

Penduduk Indonesia tahun 2010 diperkirakan mencapai 237,55 juta jiwa dan 49,70 persen diantaranya adalah perempuan. Dengan jumlah itu, kata Linda, perempuan merupakan investasi, aset dan potensi bangsa yang dapat memberikan kontribusi besar bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Jika kita tambahkan dengan jumlah anak Indonesia, maka terdapat 70 persen perempuan dan anak, sehingga dapat dipastikan keduanya menjadi bagian penting yang menentukan perkembangan dan kemajuan negara ini," jelasnya.

Ia menambahkan, kedudukan dan peran perempuan di Indonesia telah diupayakan selama dua dasawarsa dan hasilnya banyak kemajuan di bidang pembangunan seperti sosial, politik, ekonomi dan hukum.

Namun demikian masih terjadi kesenjangan gender di sejumlah bidang strategis seperti banyaknya perempuan buta aksara dibanding laki-laki.

Masalah lainnya yakni tingginya angka kematian ibu hamil dan melahirkan, rendahnya akses perempuan dalam pembangunan ekonomu serta rendahnya keterwakilan perempuan di legislatif, eksekutif dan yudikatif.

Untuk mengatasi kesenjangan gender, Kementrian PP dan PA gencar mensosialisasikan Pengarasutamaan Gender (PUG) dan mendorong lembaga terkait untuk mengintegrasikan perempuan dan anak dalam semua aspek pembangunan.

"Intinya, pola pikir masyarakat harus diubah bahwa persoalan gender tidak hanya melulu perbedaan biologis dan kodrat, melainkan peran keduanya dalam tatanan sosial kemasyarakatan," tambahnya. [sumber: gatranews.com]

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Senin, 24 Juni 2019

Perkuat Peran Tokoh Adat dan Tokoh Agama Lindungi Perempuan dan Anak di Tanah Papua (14)

Perempuan dan anak seharusnya ikut terlibat aktif dalam berbagai sektor pembangunan, namun banyak di antara mereka yang masih mengalami berbagai…
Dokumen Kinerja, Jumat, 21 Juni 2019

LAKIP Inspektorat 2018 (19)

Laporan Akuntabiltas Kinerja Inspektorat Tahun 2018
Buku, Jumat, 21 Juni 2019

Laporan Akunntabiltas Kinerja Inspektorat Tahun 2018 (16)

Laporan Akuntabiltas Kinerja Inspektorat Tahun 2018
Program Kerja Pengawasan , Jumat, 21 Juni 2019

Laporan Akuntabiltas Kinerja Inspektorat Tahun 2018 (15)

Laporan Akuntabiltas Kinerja Inspektorat Tahun 2018
Siaran Pers, Kamis, 20 Juni 2019

Ramah Anak, Tanggung Jawab Media dalam Produk Jurnalistik (116)

Jakarta (19/06) – Ketua Dewan Pers, Mohammad Nuh dalam Sosialisasi Pemberitaan Media Ramah Anak di Jakarta (19/06)