Linda Gumelar ingatkan pemudik bersepeda motor

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 2324 Kali

Meneg PP & PA, Linda Amalia Sari Gumelar didampingi oleh Sekretaris Kementerian PP & PA
Danti Anwar (duduk sebelah kanan) dan Kepala Biro Humas Kementerian PP & PA Endang Moerniati (berdiri sebelah kanan) memberikan keterangan kepada Wartawan sesaat sebelum acara Buka Puasa Bersama Wartawan Fortapena, Jakarta, Senin Petang (22/8).
Teks dan Foto: Anthony Firdaus


Menteri Negara Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar mengimbau kepada para pemudik Lebaran Idul Fitri 1432 H, terutama yang memakai kendaraan sepeda motor agar lebih berhati-hati dan waspada selama berjalan di jalur mudik.

"Sebaiknya ikuti aturan pemerintah untuk pemudik bermotor membawa penumpang tidak lebih dari tiga orang. Ini demi keamanan di jalan. Juga lebih berhati-hati, dan jangan mengebut," ujar Linda di sela-sela acara buka puasa bersama dengan media dan jajaran Kemen PP & PA di Jakarta Senin Petang (22/8).

Menurut dia, itu semua demi kebaikan pemudik bermotor sendiri, demi menjaga kesehatan selama di jalan, karena kalau penumpang bermotor terlalu banyak bisa membahayakan bagi orangtua dan anak-anaknya.

Linda Gumelar juga mengimbau kepada para pemudik agar hati-hati meninggalkan rumahnya. Kompor, listrik dan telpon dicek dulu. Juga kunci rumah dengan benar. "Kali perlu dititipkan rumah kepada tetangga yang tidak mudik," katanya.

Usai Lebaran, lanjutnya, dia minta kepada para pemudik agar tidak membawa keluarga atau teman yang belum punya pekerjaan tetap ke ibukota. "Kasihan nanti mereka tidak ada yang urus, karena sudah terlalu banyak orang daerah ke Jakarta, sementara pekerjaan tidak ada."

Selain itu, ujar Linda, masyarakat juga diminta agar tidak terpengaruh oleh bujuk rayu para calo yang menawarkan pekerjaan di ibukota dan ke luar negeri.

"Ini bahaya. Biasanya usai Lebaran banyak calo-calo bergentayangan mencari mangsa, mengajak kerja ke Jakarta atau ke negara lain dengan iming-iming gaji besar. Tapi sampai di ibukota, malah terlantar dan uangnya habis diambil. Dan jangan sampai terjadi trafficking," ungkap Linda.

[sumber: bisnisindonesia.com]

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Sabtu, 17 April 2021

Masyarakat dan Anak Bergerak Bersama Lindungi Anak Korban Terorisme ( 39 )

Sesuai Konvensi Hak Anak, setiap anak di Indonesia memiliki hak untuk bertumbuh dengan baik, didengarkan pendapat mereka dan memiliki hak…

Siaran Pers, Jumat, 16 April 2021

Wujudkan Nusa Tenggara Barat Lebih Ramah Perempuan dan Anak ( 23 )

Sudah banyak praktik baik yang dilakukan oleh Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Siaran Pers, Jumat, 16 April 2021

Resmikan Radio Sekolah Perempuan, Menteri Bintang Dorong Pemberdayaan Perempuan di Lombok Utara ( 43 )

Desa Sukadana adalah salah satu desa di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang pada tahun…

Siaran Pers, Kamis, 15 April 2021

Poligami Tak Sesuai Syariat Berpotensi Rugikan Perempuan  ( 77 )

Jakarta (15/04) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengatakan sebuah perkawinan bukan hanya mengenai kepentingan individu atau…

Siaran Pers, Kamis, 15 April 2021

Cegah Kekerasan dalam Pengasuhan, Kemen PPPA Sosialisasi E-Learning Pengasuhan Positif ( 90 )

Jakarta (14/04) –  Mendidik anak adalah proses pembelajaran bagi para orangtua dengan harapan tumbuh kembang anak mereka terjaga dengan baik…