Linda Gumelar ingatkan pemudik bersepeda motor

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1541 Kali

Meneg PP & PA, Linda Amalia Sari Gumelar didampingi oleh Sekretaris Kementerian PP & PA
Danti Anwar (duduk sebelah kanan) dan Kepala Biro Humas Kementerian PP & PA Endang Moerniati (berdiri sebelah kanan) memberikan keterangan kepada Wartawan sesaat sebelum acara Buka Puasa Bersama Wartawan Fortapena, Jakarta, Senin Petang (22/8).
Teks dan Foto: Anthony Firdaus


Menteri Negara Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar mengimbau kepada para pemudik Lebaran Idul Fitri 1432 H, terutama yang memakai kendaraan sepeda motor agar lebih berhati-hati dan waspada selama berjalan di jalur mudik.

"Sebaiknya ikuti aturan pemerintah untuk pemudik bermotor membawa penumpang tidak lebih dari tiga orang. Ini demi keamanan di jalan. Juga lebih berhati-hati, dan jangan mengebut," ujar Linda di sela-sela acara buka puasa bersama dengan media dan jajaran Kemen PP & PA di Jakarta Senin Petang (22/8).

Menurut dia, itu semua demi kebaikan pemudik bermotor sendiri, demi menjaga kesehatan selama di jalan, karena kalau penumpang bermotor terlalu banyak bisa membahayakan bagi orangtua dan anak-anaknya.

Linda Gumelar juga mengimbau kepada para pemudik agar hati-hati meninggalkan rumahnya. Kompor, listrik dan telpon dicek dulu. Juga kunci rumah dengan benar. "Kali perlu dititipkan rumah kepada tetangga yang tidak mudik," katanya.

Usai Lebaran, lanjutnya, dia minta kepada para pemudik agar tidak membawa keluarga atau teman yang belum punya pekerjaan tetap ke ibukota. "Kasihan nanti mereka tidak ada yang urus, karena sudah terlalu banyak orang daerah ke Jakarta, sementara pekerjaan tidak ada."

Selain itu, ujar Linda, masyarakat juga diminta agar tidak terpengaruh oleh bujuk rayu para calo yang menawarkan pekerjaan di ibukota dan ke luar negeri.

"Ini bahaya. Biasanya usai Lebaran banyak calo-calo bergentayangan mencari mangsa, mengajak kerja ke Jakarta atau ke negara lain dengan iming-iming gaji besar. Tapi sampai di ibukota, malah terlantar dan uangnya habis diambil. Dan jangan sampai terjadi trafficking," ungkap Linda.

[sumber: bisnisindonesia.com]

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Rabu, 19 Juni 2019

70 Tahun Kerjasama Indonesia – Filipina : Perkuat Bidang Ekonomi, Pendidikan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (5)

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise menghadiri perayaan peringatan Hari Kemerdekaan Filipina ke - 121, dan peringatan hubungan…
Siaran Pers, Selasa, 18 Juni 2019

Ditolak DPR RI, Rencana Anggaran Kemen PPPA Tahun 2020 Perlu Dikaji Ulang (92)

Jakarta (18/6) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise menghadiri Rapat Rencana Kerja (Renja) K/L Tahun Anggaran 2020…
Iklan Layanan Masyarakat, Selasa, 18 Juni 2019

Gizi Seimbang (5)

Gizi Seimbang
Iklan Layanan Masyarakat, Selasa, 18 Juni 2019

Bahaya Pornografi Anak (6)

Bahaya Pornografi Anak
Iklan Layanan Masyarakat, Selasa, 18 Juni 2019

Obesitas (8)

Obesitas