Kunjungan Meneg PP & PA ke Industri Kerajinan di Bantul

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1110 Kali

Meneg PP & PA Linda Amalia Sari Gumelar Mengunjungi Perajin Perempuan di Perusahaan Kerajinan Infinity di Jetis Bantul, Yogyakarta, Sabtu Pagi (20/8).
Foto: Dian Ekawati / Humas KPP & PA


Linda Gumelar mengunjungi para perajin perempuan di perusahaan kerajinan Infinity di Jetis Bantul, Sabtu (20/8) lalu. Ia mengapresiasi etos kerja mereka. Linda juga menerima keluhan minimnya pendapatan yang mereka terima.

Dalam kunjungan ini, Linda melihat bagaimana para perempuan khususnya ibu rumah tangga diberdayakan guna menambah pemasukan rumah tangga. Mereka mengeksplorasi ketrampilan mengolah kayu, enceng gondok, pandan, dan mendong menjadi keranjang, topi, tas, bunga, dan lain sebagainya.Bahan-bahan ini dibuat menjadi keranjang nature fiber yang cukup diminati pasar internasional.

Linda menilai, kegiatan para perempuan ini merupakan sumbangsih serta bukti riil bahwa perempuan ikut serta dalam menggerakkan ekonomi. Itu bukan hanya mikro namun dalam skala besar. Karena barang-barang hasil tangan mereka diekspor.

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Kamis, 19 September 2019

INDONESIA MILIKI 117 PUSPAGA SEBAGAI UNIT LAYANAN PENCEGAHAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (11)

Sejak diinisiasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) pada tahun 2016, Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) hingga tahun ini…
Siaran Pers, Rabu, 18 September 2019

Palu Pulih, Perempuan dan Anak Palu Harus Bangkit! (46)

Bencana gempa bumi dengan kekuatan lebih dari 7 SR disusul tsunami dan likuifasi yang mengguncang Palu, Sigi dan Donggala, pada…
Siaran Pers, Rabu, 18 September 2019

Toreh Banyak Prestasi, Kab. Sleman Jadi Salah Satu Tuan Rumah Media Trip KLA 2019 (57)

Kab.Sleman (18/09) “Anak Sleman, Anak Kita Semua”. Slogan tersebut bukanlah sekadar kata – kata bagi Kabupaten Sleman. Prestasi yang ditoreh…
Siaran Pers, Selasa, 17 September 2019

PPT Seruni dan Forum Anak, Senjata Pemda Kota Semarang dalam melindungi anak (53)

Selama ini kita tidak pernah merasa kesulitan bertemu dengan Pak Wali Kota.
Siaran Pers, Senin, 16 September 2019

Ini Rahasia SMPN 33 Semarang menjadi Sekolah Ramah Anak (43)

Mas Alfiansyah, apa sih tugas kamu sebagai agen perubahan di sekolah ini?" tanya Wali Kota Semarang