Industri Rumahan Berdayakan Perempuan

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 2584 Kali

Meneg PP & PA Linda Amalia Sari Gumelar Mengunjungi Para Perajin Perempuan di Perusahaan Kerajinan Infinity di Jetis Bantul, Yogyakarta, Sabtu Pagi (20/8).
Foto: Dian Ekawati / Humas KPP & PA


Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak akan mendorong terus bertumbuhnya industri rumahan yang terbukti menyerap banyak sekali tenaga kerja perempuan dan kaum ibu.

Menurut Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Agum Gumelar, di sektor industri rumahan, kaum perempuan dan ibu-ibu dapat mengerjakan berbagai produk seperti kerajinan tangan yang pengerjaannya tidak perlu harus datang ke perusahaan.

"Kaum perempuan, ibu-ibu dapat mengerjakan produk pesanan dari perusahaan di rumah, sehingga peran sebagai ibu tetap dapat dilaksanakan seperti membimbing anak, menyelesaikan pekerjaan rumah," kata Linda, di Yogyakarta, Sabtu 20 Agustus 2011.

Menurut Linda, keterlibatan ibu-ibu dalam industri rumahan ini juga terbukti dapat meningkatkan ekonomi rumah tangga. "Berbagai program dari pemerintah juga disiapkan untuk mendorong keterlibatan kaum perempuan dalam peningkatan ekonomi keluarga," ujarnya.

Dia menuturkan, mengembangkan industri rumahan tidaklah mudah karena dibutuhkan ketrampilan dan ketangkasan sesuai produk yang akan dibuat untuk memenuhi pesanan dari pembeli.

"Untuk mencapai kepercayaan kepada pembeli, apalagi bagi dunia luar tidak mudah. Namun kenyataannya, dengan ketrampilan dan keuletan kaum ibu ini, produknya tetap diminati pembeli dari luar negeri," ujar Linda.

Lebih lanjut, Linda menyatakan peranan pihak swasta juga sangat dibutuhkan dalam pengembangan industri rumahan. Sebab, untuk mencapai kesepakatan dengan pembeli dari luar negeri juga tidak mudah. "Kalau hanya mengandalkan pemerintah, industri rumahan tidak dapat berkembang cepat. Hal sangat berbeda jika ada pihak swasta juga dilibatkan," tuturnya.

(sumber: vivanews.com)

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Senin, 24 Februari 2020

Peran Serta Dunia Usaha, Dorong Hak Anak Terpenuhi (27)

Kemen PPPA meresmikan Gerai Starbucks Community Store pertama di Indonesia di Pasar Tanah Abang,
Siaran Pers, Minggu, 23 Februari 2020

Menteri Bintang : Perempuan Harus Mandiri dan Berdaya, Kunci Wujudkan Generasi Unggul! (37)

“Bangsa ini akan maju jika perempuan Indonesia dapat berdaya, memiliki akses untuk berpartisipasi aktif dalam masyarakat, mempunyai kontrol atas berbagai…
Siaran Pers, Sabtu, 22 Februari 2020

Pedofil Anak Makin ‘Merajalela’, Kemen PPPA: Berikan Efek Jera pada Pelaku (78)

Jakarta (22/02) - Beberapa hari lalu, publik kembali dibuat geram dengan terkuaknya kasus pedofil anak sesama jenis dan eksploitasi seksual…
Siaran Pers, Jumat, 21 Februari 2020

Angka Pekerja Migran Indonesia di Lombok Tengah Tinggi,  Kemen PPPA Perkuat Pembinaan Keluarga (60)

Jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Kota Lombok Tengah dan Provinsi NTB tergolong besar. Hal ini menimbulkan berbagai permasalahan terkait…
Siaran Pers, Jumat, 21 Februari 2020

Resmikan UPTD PPA di NTB, Menteri Bintang Apresiasi Pemerintah Provinsi (40)

“Berdasarkan data Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI PPA), per 15 Januari 2020, jumlah laporan kasus kekerasan terhadap…