Menteri Linda Kaget Topi Nazaruddin Ada di Bantul

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 999 Kali

Meneg PP & PA Linda Amalia Sari Gumelar Mengunjungi Para Perajin Perempuan di Perusahaan Kerajinan Infinity di Jetis Bantul, Yogyakarta, Sabtu Pagi (20/8).
Foto: Dian Ekawati / Humas KPP & PA


Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar mengadakan kunjungan ke kelompok binaan kerajinan tradisional rakyat di Bantul pada Sabtu (20/8). Tepatnya, di PT Infiniti Multi Kreasi Di Jalan Imogiri Barat KM 14.5 Kralas, Jetis, Bantul. Di sana ia bemaksud untuk melihat pemberdayaan perempuan dalam industri rumah tangga.

Di sebuah bangunan yang mirip gudang itu, Linda tampak bersemangat berkeliling melihat kerajinan-kerajinan hasil karya perempuan Bantul. Tas dari enceng gondok, kotak dari daun pandan, hingga cermin-cermin hasil karya masyarakat Bantul. Poduk-produk tersebut merupakan produk yang khusus untuk ekspor.

"Lho ini kan dari Kolombia?," kata Linda saat melihat sebuah topi mirip yang dipakai Nazaruddin saat wawancara vis Skype di sebuah stasiun televisi.

General Manager perusahaan kerajinan dari bahan alami itu Nanik Susetyo langsung menjawab,"lho kita yang ekspor ke Kolombia kok bu."

Beberapa kali berkeliling, linda menyimpulkan bahwa industri rumah tangga semacam yang didirkan PT Infiniti patut menjadi contoh. Apalagi karya-karya yang dihasilkan oleh kebanyakan ibu rumah tangga itu berkualitas, hingga diekspor ke mancanegara hingga menghasilkan devisa.

"Industri rumah tangga ini menunjukkan peran perempuan dalam proses pembangunan, hal ini patut dicontoh," ujarnya

Ia menambahkan, industri rumah tangga semacam kerajinan sangat menguntungkan, khususnya untuk ibu rumah tangga. Sambil mengurusi rumah tangga,misalnya momong anak danusami, para ibu juga bisa menghasilkan.

"sisi ekonomi juga harus diberdayakan, kalau tidak ya omong kosong," jelasnya.

Linda melanjutkan, usaha industri rumah tangga saat ini bisa disalurkan melalui beberapa program antara lain Kredit Usaha Rakyat maupun PnPm Mandiri. Ia mengapreasiasi apayang dilakukan oleh industi umah tangga tesebut karena membangun jaringan hingga ekspor tidak mudah.

(sumber: antaranews.com)

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Senin, 24 Juni 2019

Perkuat Peran Tokoh Adat dan Tokoh Agama Lindungi Perempuan dan Anak di Tanah Papua (32)

Perempuan dan anak seharusnya ikut terlibat aktif dalam berbagai sektor pembangunan, namun banyak di antara mereka yang masih mengalami berbagai…
Dokumen Kinerja, Jumat, 21 Juni 2019

LAKIP Inspektorat 2018 (27)

Laporan Akuntabiltas Kinerja Inspektorat Tahun 2018
Buku, Jumat, 21 Juni 2019

Laporan Akunntabiltas Kinerja Inspektorat Tahun 2018 (18)

Laporan Akuntabiltas Kinerja Inspektorat Tahun 2018
Program Kerja Pengawasan , Jumat, 21 Juni 2019

Laporan Akuntabiltas Kinerja Inspektorat Tahun 2018 (16)

Laporan Akuntabiltas Kinerja Inspektorat Tahun 2018
Siaran Pers, Kamis, 20 Juni 2019

Ramah Anak, Tanggung Jawab Media dalam Produk Jurnalistik (127)

Jakarta (19/06) – Ketua Dewan Pers, Mohammad Nuh dalam Sosialisasi Pemberitaan Media Ramah Anak di Jakarta (19/06)