Kaji Pedoman Industri Perempuan

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1980 Kali

Meneg PP & PA Linda Amalia Sari Gumelar bersama Menko Kesra Agung Laksono dalam kunjungan Kerja ke Propinsi Sumatera Barat Selasa Siang (9/8).
Foto: Hasaumi Mayaranti / Humas KPP & PA


Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPP dan PA) sedang mengkaji program pedoman industri rumah tangga yang ditujukan untuk perempuan. Nantinya, pedoman ini akan menjadi guide line bagi kementerian maupun daerah dalam membuat kebijakan pendayagunaan ekonomi perempuan. Meneg PP dan PA Linda Amalia Sari Gumelar mengatakan, jika hanya mengembangkan perempuan di bidang kesehatan dan pendidikan tanpa ekonomi, akan timpang. Bahkan, cenderung tidak menyelesaikan masalah terkait kaum hawa.

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Kamis, 25 April 2019

Ruang Bermain Ramah Anak Dorong Terwujudnya Kabupaten/Kota Layak Anak (19)

Jakarta (25/4) - Untuk mempercepat terwujudnya Kabupaten/Kota Layak Anak, dimana salah satu indikatornya yaitu pembangunan dan pengembangan
Siaran Pers, Kamis, 25 April 2019

Permasalahan Perempuan dan Anak Harus Ditangani Bersama! (24)

Perempuan dan anak saat ini masih menjadi kelompok masyarakat yang tertinggal di berbagai aspek pembangunan, padahal kesetaraan gender harus menjadi…
Siaran Pers, Rabu, 24 April 2019

Kolaborasi dan Sinergi dalam Pembangunan PPPA Era 4.0 (214)

Kab. Tangerang, Banten (24/4) – Pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di era revolusi industri 4.0 memberikan peluang besar sekaligus…
Siaran Pers, Rabu, 24 April 2019

PEMERINTAH PERCEPAT KESEJAHTERAAN PEREMPUAN DAN ANAK MELALUI PUSPA  (90)

Tangerang (23/04) - Pemerintah mengajak masyarakat luas untuk bersama-sama bersinergi mewujudkan kesejahteraan perempuan dan anak karena pemerintah tidak sanggup bekerja…
Siaran Pers, Senin, 22 April 2019

HARI KARTINI: SEMUA SETARA DI ERA 4.0 (242)

Jakarta (21/04) - Revolusi Industri (RI) 4.0 menyediakan kemudahan dan ketidakterbatasan akses terhadap apapun. Hal ini harus bisa dimanfaatkan sebagai…