Linda Gumelar: Pidato Presiden Soal TKI Komitmen Baru

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1734 Kali

Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar, mengatakan pidato kenegaraan yang disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono soal penguatan perlindungan tenaga kerja Indonesia merupakan bentuk komitmen dan langkah baru pemerintah yang patut diapresiasi.

"Pidato Kepala Negara soal tenaga kerja Indonesia (TKI) merupakan langkah baru yang sangat mencerahkan dalam rangka perlindungan terhadap TKI khususnya para wanita," kata Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar di Jakarta, Selasa.

Linda menjelaskan, dalam pidato Presiden menyebutkan bahwa pengawasan terhadap penyiapan dan pemberangkatan TKI oleh Perusahaan Pengerah Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) akan lebih diperketat guna memastikan para TKI benar-benar memahami hukum, aturan dan adat istiadat yang berlaku di tempat mereka tinggal dan bekerja.

"Tentunya langkah tersebut sangat tepat, karena ke depannya diharapkan tidak ada lagi TKI yang bekerja di luar negeri tanpa mengantongi pengetahuan mengenai hukum dan adat istiadat negara setempat serta membekali diri dengan berbagai ketrampilan," katanya.

Linda juga menjelaskan, bahwa dalam pidato kenegaraan Presiden menyampaikan bahwa pemerintah terus menjalankan diplomasi dan negosiasi dengan pemerintah negara-negara sahabat agar melalui nota kesepahaman yang tepat maka TKI bisa mendapatkan perlindungan yang baik serta hak ada keadilannya terjamin.

"MOU atau penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan instrumen yang sangat penting yang harus direalisasikan baik oleh negara pengirim maupun penerima, dengan demikian diharapkan perlindungan terhadap TKI semakin optimal," katanya.

Linda mengatakan, dengan berbagai komitmen baru pemerintah diharapkan para TKI yang bekerja di luar negeri khususnya perempuan benar-benar mendapatkan perlindungan yang sangat baik.

sumber: antaranews.com

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Sabtu, 17 April 2021

Masyarakat dan Anak Bergerak Bersama Lindungi Anak Korban Terorisme ( 78 )

Sesuai Konvensi Hak Anak, setiap anak di Indonesia memiliki hak untuk bertumbuh dengan baik, didengarkan pendapat mereka dan memiliki hak…

Siaran Pers, Jumat, 16 April 2021

Wujudkan Nusa Tenggara Barat Lebih Ramah Perempuan dan Anak ( 37 )

Sudah banyak praktik baik yang dilakukan oleh Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Siaran Pers, Jumat, 16 April 2021

Resmikan Radio Sekolah Perempuan, Menteri Bintang Dorong Pemberdayaan Perempuan di Lombok Utara ( 55 )

Desa Sukadana adalah salah satu desa di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang pada tahun…

Siaran Pers, Kamis, 15 April 2021

Poligami Tak Sesuai Syariat Berpotensi Rugikan Perempuan  ( 84 )

Jakarta (15/04) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengatakan sebuah perkawinan bukan hanya mengenai kepentingan individu atau…

Siaran Pers, Kamis, 15 April 2021

Cegah Kekerasan dalam Pengasuhan, Kemen PPPA Sosialisasi E-Learning Pengasuhan Positif ( 105 )

Jakarta (14/04) –  Mendidik anak adalah proses pembelajaran bagi para orangtua dengan harapan tumbuh kembang anak mereka terjaga dengan baik…