Selamat Datang Buat Darsem, TKI yang Lolos Hukuman Mati di Arab Saudi

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1261 Kali

JAKARTA - Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar menyampaikan selamat datang kepada Darsem, tenaga kerja wanita yang lolos dari hukuman mati di Arab Saudi. "Kepada Darsem, kita menyampaikan selamat datang," kata Menteri Linda di Komplek Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu, terkait kepulangan Darsem dari Saudi Arabia pada Rabu Pagi (13/7).

Linda mengatakan, dirinya mengharapkan masyarakat dan media untuk memberikan kesempatan bagi Darsem guna menyembuhkan trauma dan shock yang dialaminya terlebih dahulu. "Penting kita berikan kesempatan bisa "recover" (sembuh) dulu dari shock yang dialami, tentu ada trauma juga dan ini juga perlu ada pemahaman dari masyarakat untuk memberikan kesempatan," katanya.

Ia menambahkan, kasus Darsem ini harus menjadi pelajaran bagi mereka yang ingin bekerja di luar negeri. Menurut dia, perlu adanya pemahaman sosial, budaya dan hukum yang memadai bagi mereka yang ingin bekerja ke luar negeri.

Sementara itu, Rabu (13/7), Darsem akan tiba di tanah air setelah dibebaskan dari hukuman pancung di Arab saudi. Darsem, buruh migran asal Kampung Truntum RT 9 RW 4, Desa Patimban, Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang, Jawa Barat, divonis hukuman mati oleh pengadilan Arab Saudi pada 6 Mei 2009 karena dinyatakan terbukti bersalah membunuh majikannya pada Desember 2007. Darsem mengaku pembunuhan terjadi karena membela diri saat akan diperkosa.

Berkat kerja sama antara pihak Lajnah Islah (Komisi Jasa Baik untuk Perdamaian dan Pemberian Maaf) Riyadh dan Pejabat Gubernur Riyadh, Darsem akhirnya dibebaskan setela mendapatkan maaf dari ahli waris korban dengan kompensasi membayar uang diyat sebesar 2 juta riyal atau sekitar Rp 4,7 miliar.

[sumber: republika.co.id]

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Kamis, 25 April 2019

Ruang Bermain Ramah Anak Dorong Terwujudnya Kabupaten/Kota Layak Anak (22)

Jakarta (25/4) - Untuk mempercepat terwujudnya Kabupaten/Kota Layak Anak, dimana salah satu indikatornya yaitu pembangunan dan pengembangan
Siaran Pers, Kamis, 25 April 2019

Permasalahan Perempuan dan Anak Harus Ditangani Bersama! (25)

Perempuan dan anak saat ini masih menjadi kelompok masyarakat yang tertinggal di berbagai aspek pembangunan, padahal kesetaraan gender harus menjadi…
Siaran Pers, Rabu, 24 April 2019

Kolaborasi dan Sinergi dalam Pembangunan PPPA Era 4.0 (223)

Kab. Tangerang, Banten (24/4) – Pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di era revolusi industri 4.0 memberikan peluang besar sekaligus…
Siaran Pers, Rabu, 24 April 2019

PEMERINTAH PERCEPAT KESEJAHTERAAN PEREMPUAN DAN ANAK MELALUI PUSPA  (91)

Tangerang (23/04) - Pemerintah mengajak masyarakat luas untuk bersama-sama bersinergi mewujudkan kesejahteraan perempuan dan anak karena pemerintah tidak sanggup bekerja…
Siaran Pers, Senin, 22 April 2019

HARI KARTINI: SEMUA SETARA DI ERA 4.0 (244)

Jakarta (21/04) - Revolusi Industri (RI) 4.0 menyediakan kemudahan dan ketidakterbatasan akses terhadap apapun. Hal ini harus bisa dimanfaatkan sebagai…