Pemprov Diminta Lebih Responsif Gender

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1369 Kali

MATARAM-Persoalan perempuan dan anak menjadi salah satu isu sentral nasional dan tingkat global. Beragam even, regulasi serta perjanjian terkait perempuan dan anak terus diinisiasi.

Kemarin, Menteri Pemberdayaan Perempuan (PP) dan Perlindungan Anak (PA) Linda Gumelar menggelar rapat koordinasi (rakor) terbatas bersama Gubernur NTB, forum koordinasi pimpinan daaerah, DPRD NTB, SKPD terkait serta sejumlah organisasi perempuan NTB di Pendopo Gubernur setempat.

 

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Selasa, 18 Februari 2020

Kasus Eksploitasi Seksual dan Perdagangan Anak Melalui Media Online Mengkhawatirkan, Menteri PPPA Angkat Suara (93)

Menanggapi maraknya kasus eksploitasi seksual dan perdagangan anak dengan modus iming-iming pekerjaan bergaji tinggi melalui aplikasi media sosial, Menteri Pemberdayaan…
Buku, Senin, 17 Februari 2020

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2018 (36)

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2018
Buku, Senin, 17 Februari 2020

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2017 (19)

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2017
Buku, Senin, 17 Februari 2020

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2017 (15)

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak Kabupaten/Kota 2017
Siaran Pers, Minggu, 16 Februari 2020

Kemen PPPA Terjunkan Tim Dampingi Anak Korban Perundungan di Malang (149)

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menerjunkan tim untuk menindaklanjuti kasus perundungan yang menimpa pelajar SMPN 16 Malang,…