Jembatan Penyeberangan Bolong Bawahnya, Pejalan Perempuan Rentan Diintip dari Bawah

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 873 Kali


REPUBLIKA.CO.ID,MATARAM - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar, meminta kepada pemerintah daerah untuk melakukan pembangunan berperspektif gender. Jembatan penyeberangan yang dibangun oleh pemerintah daerah itu masih banyak yang bolong-bolong bagian bawahnya.

''Perempuan yang menggunakan jembatan penyeberangan merasa tidak nyaman. Karena, banyak perempuan menggunakan rok,'' tutur Linda saat advokasi dengan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) di Mataram, Selasa (14/6).

Perspektif gender dalam pembangunan harus memenuhi sesuai kebutuhan. Jembatan penyebarangan seharusnya tertutup sehingga tidak ada kesempatan orang lain untuk mengintip dari bawah saat perempuan berjalan di atas jembatan.

Begitu juga dengan pembangunan sarana umum seperti kamar kecil. Seharunya jumlah bilik kamar mandi khusus perempuan itu lebih banyak dari laki-laki. Karena laki-laki lebih praktis saat menggunakan kamar kecil, sedangkan perempuan lebih rumit.

''Jika jumlah kamar kecil sama antara perempuan dan laki-laki, maka akan terjadi antrian pada kamar kecil perempuan,'' kata dia.

 

Selasa, 14 Juni 2011 10:58 WIB

Reporter: Prima Restri

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Rabu, 26 Juni 2019

ANDIL DESA PERKUAT PERLINDUNGAN ANAK DARI PORNOGRAFI (14)

Kab. Agam (26/06) - Di Indonesia, sepanjang Tahun 2018 tercatat 150 kasus yang berkaitan dengan eksploitasi seksual anak terjadi.
Siaran Pers, Selasa, 25 Juni 2019

Komitmen Pimpinan Daerah Kunci Keberhasilan Pengarusutamaan Gender (81)

Yogyakarta (25/6) – Pembangunan manusia, terutama kesetaraan gender di Kabupaten Sleman mengalami peningkatan. Hal ini ditunjukkan dengan indikator Indeks Pembangunan…
Siaran Pers, Selasa, 25 Juni 2019

Menteri Yohana: Orang Dewasa Harusnya jadi Contoh Baik bagi Anak! (50)

Miris, pasangan suami istri berinisial E (25) dan L (25) pada pertengahan Bulan Ramadan kemarin diduga mempertontonkan aktivitas persenggamaan kepada…
Siaran Pers, Selasa, 25 Juni 2019

Desa Bebas Pornografi Anak, Upaya Selamatkan Masa Depan Anak (64)

Kab. Agam (25/06) – Informasi yang mengandung unsur pornografi melalui internet menjadi ancaman besar bagi anak
Siaran Pers, Senin, 24 Juni 2019

Perkuat Peran Tokoh Adat dan Tokoh Agama Lindungi Perempuan dan Anak di Tanah Papua (60)

Perempuan dan anak seharusnya ikut terlibat aktif dalam berbagai sektor pembangunan, namun banyak di antara mereka yang masih mengalami berbagai…