Belajar Audit Gender Berbasis Komunitas dari Kader Posyandu

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 2114 Kali

 

Jakarta (13/01) – Kader Posyandu dari Kabupaten Purbalingga, Ibu Susana dan Ibu Sartini, yang tergabung dalam Jaringan Masyarakat Purbanharjo dan didampingi Perkumpulan Aksara melakukan kunjungan ke kantor Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Dalam kunjungannya tersebut, mereka membagi pengalaman tentang keterlibatannya dalam pelaksanaan audit gender terhadap program-program bantuan sosial, seperti Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Bantuan Siswa Miskin (BSM), dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Pertemuan ini dihadiri pula oleh Deputi Bidang PUG Bidang Ekonomi, Dr.Ir. Sulikanti Aguni, M.Sc dan Inspektur, Titi Eko Rahayu, SE, MAP.

“Pelaksanaan audit gender terhadap program JKN, BOS dan BSM yang dilaksanakan di 2 desa Kabupaten Kulonprogo, yang awalnya terlihat rumit dan asing, menjadi suatu yang mudah dipahami”, ujar Susana saat menceritakan pengalamannya. Meski telah dipahami, namun hambatan yang ditemui di lapangan pun juga tidak luput diceritakan.

“Saya sangat mengapresiasi atas apa yang telah dilakukan para kader Posyandu dan Perkumpulan Aksara.”, sambut Sulikanti Agusni. Harapan semua pihak bahwa hasil audit gender yang telah dituangkan ke dalam kertas usulan komunitas menjadi perhatian dari pemangku kepentingan untuk perbaikan program pengentasan kemiskinan yang ada. “Dengan ini, proses yang telah dilakukan akan menjadi masukan yang sangat berharga untuk pengembangan strategi dalam pelaksanaan program Kementerian PP-PA”, lanjut Titi Eko Rahayu.

Perwakilan dari Perhimpunan Aksara yang mendampingi mereka pun menyampaikan bahwa program audit gender untuk program pengentasan kemiskinan, khususnya program JKN, BSM dan BOS, merupakan program yang dikembangkan oleh Perkumpulan Aksara dengan dukungan Yayasan Tifa. (TitiEko)

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Selasa, 18 Februari 2020

Kasus Eksploitasi Seksual dan Perdagangan Anak Melalui Media Online Mengkhawatirkan, Menteri PPPA Angkat Suara (96)

Menanggapi maraknya kasus eksploitasi seksual dan perdagangan anak dengan modus iming-iming pekerjaan bergaji tinggi melalui aplikasi media sosial, Menteri Pemberdayaan…
Buku, Senin, 17 Februari 2020

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2018 (37)

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2018
Buku, Senin, 17 Februari 2020

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2017 (19)

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2017
Buku, Senin, 17 Februari 2020

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2017 (16)

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak Kabupaten/Kota 2017
Siaran Pers, Minggu, 16 Februari 2020

Kemen PPPA Terjunkan Tim Dampingi Anak Korban Perundungan di Malang (150)

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menerjunkan tim untuk menindaklanjuti kasus perundungan yang menimpa pelajar SMPN 16 Malang,…