Pemerintah Sulawesi Tenggara Dinilai Peduli Kesetaraan Gender

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1808 Kali

Kendari: Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia memberikan apresiasi kepada pemerintah Sulawesi Tenggara [Sultra]. Propinsi ini dinilai mampua menempatkan program kesetaraan gender sebagai salah satu program prioritas pembangunan.

"Kalau secara umum menyampaikan suatu apresiasi kepada Sulawesi Tenggara yang indeks development gender itu ada peningkatan dibandingkan dua tahun lalu. Akomitmen kuat dari pemerintah propinsi," ujar Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar di Kendari, Kamis [9/6].

Linda menaruh harapan besar pada propinsi ini segera menjadi daerah terbaik dalam mengaplikasikan kesetaraan gender. "Tentu kita berharap banyak pada propinsi ini bisa membangkitkan atau menggambarkan kesetaraan gender yang baik. Sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia. Mudah-mudahan ya," Ujar Istri Agum Gumelar.

Dia mengatakan, sedang mengupayakan terbentuknya kota layak anak di propinsi ini. Upaya ini mendapat sambutan baik. "Sekarang saya mencoba mendorong untuk terbangun suatu perlindungan dan tumbuh kembang anak yang baik disini melalui faktor kota layak anak 2011 ini memberikan advokasi tentang pengembangan kota layak anak di Sulawesi Tenggara ini."

Gubernur Sulawesi Tenggara, Nur Alam kepada wartawan mengungkapkan, pemgarustamaan gender salah satu prioritas utama tahun 2008. Untuk mencapai tujuan ini, telah menyelaraskan antara program sejenis pusat dengan daerah. "Jadi pengarustamaan gender itu menjadi salah satu program utama di pemerintahan saya periode 2008-2013".

Nur Alam mengatakan, Sulawesi Tenggara terus mengalami peningkatan dalam indeks pembangunan masyarakat [IPM], meskipun dia tidak menampik untuk mendapatkan peningkatan itu tak semudah membalikan telapak tangan. Untuk menaikan IPM terdapat sejumlah faktor penentu. "Proses perbaikan IPM ini kan banyak item yang terkait. Karena itu kami memang harus jeli mengatasinya.

[sumber: jurnalnasional.com]

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Kamis, 19 September 2019

INDONESIA MILIKI 117 PUSPAGA SEBAGAI UNIT LAYANAN PENCEGAHAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (11)

Sejak diinisiasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) pada tahun 2016, Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) hingga tahun ini…
Siaran Pers, Rabu, 18 September 2019

Palu Pulih, Perempuan dan Anak Palu Harus Bangkit! (46)

Bencana gempa bumi dengan kekuatan lebih dari 7 SR disusul tsunami dan likuifasi yang mengguncang Palu, Sigi dan Donggala, pada…
Siaran Pers, Rabu, 18 September 2019

Toreh Banyak Prestasi, Kab. Sleman Jadi Salah Satu Tuan Rumah Media Trip KLA 2019 (57)

Kab.Sleman (18/09) “Anak Sleman, Anak Kita Semua”. Slogan tersebut bukanlah sekadar kata – kata bagi Kabupaten Sleman. Prestasi yang ditoreh…
Siaran Pers, Selasa, 17 September 2019

PPT Seruni dan Forum Anak, Senjata Pemda Kota Semarang dalam melindungi anak (53)

Selama ini kita tidak pernah merasa kesulitan bertemu dengan Pak Wali Kota.
Siaran Pers, Senin, 16 September 2019

Ini Rahasia SMPN 33 Semarang menjadi Sekolah Ramah Anak (43)

Mas Alfiansyah, apa sih tugas kamu sebagai agen perubahan di sekolah ini?" tanya Wali Kota Semarang