Kunjungan Kerja Menteri Negara Pemberyadaan Perempuan Dan Perlindungan Anak R.I, Linda Amalia Sari

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1536 Kali

[Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Berkunjung ke Yayasan Pendidikan Harapan bertemu dengan para siswa TK, SD, SMP dan SMA di Sumatera Utara, Sabtu (20/11)] Bertempat di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak R.I bertemu dengan Organisasi/ Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) berjumalah kurang lebih 75 orang terdiri dari : Kaukus Perempuan Parlemen, Para Tokoh Perempuan, Pemerhati Perempuan, Orginisasi Perempuan dan para SKPD.

Pada kesempatan ini Menteri mengatakan bahwa, dirinya diberi kepercayaan oleh Bapak Presiden R.I untuk mengemban tugas pada Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Untuk itu diperlukan dukungan dan kerjasama dari Organisasi Perempuan/ LSM serta SKPD dalam melaksanakan program PP dan KPA.

Lebih lanjut Menteri mengatakan bahwa, PUG akan berhasil bila Pemerintah Daerah dan jajaran (SKPD) akan memberikan dukungan politik dan pendanaan (APBD) dalam rangka melatih para perencana dari SKPD yang ada di Provinsi Sumatera Utara, sehingga nantinya SKPD akan menyusun kebijakan/ program/ kegiatan yang telah menghitung kepentingan, kebutuhan, aspirasi, dan pengalaman laki-laki dan perempuan serta LSM memberikan respon positif terhadap pelaksanaan strategi PUG. Kementerian dalam melaksanakan tugas perlu kerjasama dan jejaring kerja dengan Organisasi Perempuan dan LSM yang ada di Provinsi SUMUT.

Menteri Negara Pemberyaan Perempuan dan Perlindungan Anak , mengatakan bahwa Indonesia memiliki karakteristik yang berunsur multi agama, adat istiadat, etnis, ras dan golongan, politik yang ada diseluruh nusantara. Oleh karena saat ini diperlukan komitmen dan kearifan dari seluruh pemimpin (lokal maupun nasional) untuk kembali membangun masyarakat warga atau masyarakat sipil. Komitmen ini menjadi kunci untuk dapat mengelola kemajemukan masyarakat menuju situasi masyarakat sejahtera meminimalisir terjadinya konflik. Salah satu hal penting untuk mewujudkan komitmen tersebut, yakni memahami perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam konteks yang wajar dan tidak menjadi penghambat untuk berkembang.

Dalam pertemuan ini Menteri menyatakan bahwa kita semua harus terus menjalin kerjasama yang baik dalam mengatasi masalah-masalah perempuan dan anak khususnya yang terjadi di Provinsi Sumut. Di harapkan juga komunikasi yang baik agar semua persoalan dapat diinformasikan dengan cepat sehingga semua persoalan-persolan yang muncul dapat ditanggulangi dan ditangani dengan cepay dan tepat.

Pada akhir pertemuan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mengharapkan kepada seluruh Organisasi Perempuan / LSM untuk terus memperjuangkan kepentingan perempuan dan anak. Lebih lanjut Menteri memberikan ucapan selamat dan terima kasih kepada Gubernur Sumut, yang mana Kelompok Kerja PUG daerah telah menyusun berbagi dokumen perencanaan dan anggaran yang responsive gender serta peraturan daerah.
Dalam kunjungan kerja ke Provinsi Sumut Menteri, juga berkunjung ke Yayasan Pendidikan Harapan, jalan Iman Bonjol . Pada kunjungan ini Menteri disambut oleh seluruh Anak-anak dari tingkat TK, SD, SMP, SMU. Pada kesempatan ini Menteri, memberikan semagat kepada seluruh pelajar dan pendidik, bagi para pelajar hendaknya terus belajar dengan tekun, meningkatkan pengetahuan, harus cinta tanah air, bangga dengan kebangsaannya dan selalu disiplin. Khususnya bagi para guru agar selalu memperhatikan anak didiknya, tidak pernah lelah membimbing, selalu meningkatan pengetahuan serta menambah wawasan, agar dalam melaksanakan tugas sebagai guru dapat menghantarkan siswa( murid-murid) nya ke masa depan menjadi orang yang berguna bagi bangsa dan Negara. Dalam kesempatan yang baik itu Menteri juga meresmikan gedung baru Kampus Yayasan Pendidikan Harapan III, jalan H.M Joni No.70.

 

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Kamis, 18 April 2019

Dibalik Persiapan Forum Anak Nasional 2019, Ewako! (47)

Makassar (13/04) – Menjelang 3 bulan hajatan besar Pertemuan Forum Anak Nasional (FAN) 2019, berbagai persiapan telah dilakukan Kementerian Pemberdayaan…
Siaran Pers, Kamis, 18 April 2019

Angka KDRT di Banda Aceh Mengkhawatirkan, Generasi Muda Harus Bangkit! (56)

Sebanyak 250 masyarakat kota Banda Aceh yang terdiri dari perwakilan berbagai komunitas remaja dan perempuan, secara serentak mendeklarasikan Komitmen Cegah…
Siaran Pers, Selasa, 16 April 2019

MENTERI YOHANA TURUN TANGAN PASTIKAN HAK ANAK TERPENUHI (653)

Pontianak (16/04) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise menegaskan kasus kekerasan anak di Pontianak harus diupayakan…
Siaran Pers, Jumat, 12 April 2019

LSM Harus Pertimbangkan Kepentingan Terbaik Untuk Anak (656)

Jakarta (12/4) Lembaga masyarakat harus memastikan bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan mempertimbangkan kepentingan terbaik untuk anak. Kepentingan terbaik untuk anak…
Siaran Pers, Kamis, 11 April 2019

KEMITRAAN PEMERINTAH-SWASTA-LEMBAGA MASYARAKAT DALAM PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG DAN PERDAGANGAN SERTA PENYELUDUPAN MANUSIA DI KAWASAN ASIA PASIFIK (764)

Pada 8-10 April 2019 Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak  (Kemen PPPA) melalui Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Kemen PPPA…