Studi Banding Komisi Nasional Kesetaraan Gender Mongolia ke KNPP

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1293 Kali

Rabu, 2 September 2009, Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan menerima kunjungan studi banding Komisi Nasional Kesetaraan Gender Mongolia. Studi banding tersebut bertujuan untuk saling tukar informasi tentang kebijakan, program dan kegiatan KNKG Mongolia dengan Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan. Rombongan Mongolia dipimpin oleh Ms. DOLGOR Badraa, Ketua KNKG Mongolia dan beranggotakan lima orang yang berasal dari instansi-instansi yang terkait dengan pembangunan kesetaraan gender di Mongolia.

Rombongan diterima langsung oleh Menteri Negara PP, Prof. Dr. Meutia Hatta Swasono. Dalam pertemuan tersebut, Meutia menyambut baik kunjungan studi banding ini dan berharap akan terjadi pertukaran pengalaman terbaik atas upaya pembangunan kesetaraan gender dan perlindungan anak antara Mongolia dan Indonesia. Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan presentasi masing-masing deputi yang ada di lingkungan KNPP terkait tugas pokok dan fungsi, kebijakan, program dan kegiatan unggulan masing-masing kedeputian. Acara ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama.

Studi banding yang disponsori oleh UNIFEM ini direncanakan berlangsung sampai dengan tanggal 4 September 2009. KNKG Mongolia dijadwalkan berkunjung ke berbagai instansi pemerintah dan swasta untuk mempelajari pembangunan kesetaraan gender dan perlindungan anak di Indonesia.

 

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Kamis, 27 Juni 2019

Seandainya Semua Orang Paham Kesetaraan Gender (17)

Manusia Indonesia memang sudah seharusnya melek dan sadar betapa kesetaraan gender dan strategi Pengarusutamaan Gender (PUG) dapat membawa lebih banyak…
Siaran Pers, Rabu, 26 Juni 2019

Optimalkan PUG melalui Berbagi Praktik Terbaik Daerah (43)

Yogyakarta (26/6) – Hari kedua rangkaian kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Pengarusutamaan Gender (PUG) dan Capaian Kinerja Pelaksanaan PUG…
Siaran Pers, Kamis, 27 Juni 2019

Cegah dan Layani Anak Terjerat Radikalisme dan Terorisme di Maluku Utara (17)

“Tindak pidana terorisme yang melibatkan anak di Indonesia menjadi fenomena memprihatinkan yang mengancam tumbuh kembang anak, baik dari sisi kehidupan…
Siaran Pers, Kamis, 27 Juni 2019

Masyarakat Harus Ikut Cegah dan Dampingi Anak Berhadapan Hukum di Maluku Utara (16)

“Saat ini, masih banyak Anak Berhadapan Hukum (ABH) yang mengalami diskriminasi, stigmatisasi, dikucilkan, hingga diusir dari lingkungannya. Padahal, ABH yang…
Siaran Pers, Rabu, 26 Juni 2019

ANDIL DESA PERKUAT PERLINDUNGAN ANAK DARI PORNOGRAFI (27)

Kab. Agam (26/06) - Di Indonesia, sepanjang Tahun 2018 tercatat 150 kasus yang berkaitan dengan eksploitasi seksual anak terjadi.