Lagi, TKI Disiksa Majikan di Malaysia

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 2025 Kali

Kuala Lumpur, Penyiksaan terhadap pembantu rumah tangga asal Indonesia kembali terjadi di Malaysia. Kali ini nasib pilu menimpa Siti Hajar, 33 tahun. Tenaga kerja asal Desa Limbangan Barat, Kecamatan Limbangan, Garut, Jawa Barat,itu disiksa majikan selama tiga tahun sejak Juli 2006. selain disiksa, janda beranak dua anak itu tak digaji dan hanya diberi nasi dengan lauk daging babi, padahal ia seorang muslim.

Konselor Penerangan Sosial dan Budaya Kedutaan Indonesia Widyarka Ryananta kemarin mengatakan sekujur tubuh Siti kerap dipukul dengan kayu bila melakukan kesalahan saat bekerja. Bahkan kini kulit wajah Siti, yang awalnya sedikit hitam, berubah menjadi keputih-keputihan akibat sering disiram air panas.

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Sabtu, 17 April 2021

Masyarakat dan Anak Bergerak Bersama Lindungi Anak Korban Terorisme ( 10 )

Sesuai Konvensi Hak Anak, setiap anak di Indonesia memiliki hak untuk bertumbuh dengan baik, didengarkan pendapat mereka dan memiliki hak…

Siaran Pers, Jumat, 16 April 2021

Wujudkan Nusa Tenggara Barat Lebih Ramah Perempuan dan Anak ( 16 )

Sudah banyak praktik baik yang dilakukan oleh Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Siaran Pers, Jumat, 16 April 2021

Resmikan Radio Sekolah Perempuan, Menteri Bintang Dorong Pemberdayaan Perempuan di Lombok Utara ( 32 )

Desa Sukadana adalah salah satu desa di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang pada tahun…

Siaran Pers, Kamis, 15 April 2021

Poligami Tak Sesuai Syariat Berpotensi Rugikan Perempuan  ( 71 )

Jakarta (15/04) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengatakan sebuah perkawinan bukan hanya mengenai kepentingan individu atau…

Siaran Pers, Kamis, 15 April 2021

Cegah Kekerasan dalam Pengasuhan, Kemen PPPA Sosialisasi E-Learning Pengasuhan Positif ( 83 )

Jakarta (14/04) –  Mendidik anak adalah proses pembelajaran bagi para orangtua dengan harapan tumbuh kembang anak mereka terjaga dengan baik…