Menteri PP dan PA Himbau Perempuan Dan (Anak) Waspada Terhadap Gerakan Radikal

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1533 Kali

Jakarta (21/1) – Beberapa pekan terakhir masyarakat dikejutkan oleh sejumlah pemberitaan di media massa dan meningkatnya laporan masyarakat kepada pihak kepolisian karena kehilangan anggota keluarganya. Kejadian ini bersamaan dengan pemberitaan tentang munculnya gerakan radikal yang cukup meresahkan masyarakat. Perempuan dan anak tidak luput menjadi salah satu kelompok yang menjadi sasaran / target dari munculnya gerakan radikal ini.

“Menyikapi berita yang berkembang di media massa dan kasus-kasus yang terjadi di masyarakat tentang munculnya gerakan-gerakan radikal (khususnya keterkaitannya dengan isu perempuan dan anak), saya lebih melihat dari sisi pengaruh yang disebarluaskan kepada masyarakat, dimana banyak perempuan dan anak menjadi salah satu sasaran atau target, sehingga mereka pun menjadi korban dari gerakan ini,” ujar Menteri Yohana.

Oleh karena itu, Menteri Yohana menghimbau hal-hal sebagai berikut :

  1. Kepada masyarakat (khususnya kaum perempuan) untuk meningkatkan kewaspadaan dini/ early warning system apabila ada tawaran/iming-iming untuk bergabung dalam organisasi tertentu yang belum dikenal; Kepada para orangtua agar lebih ketat dalam melakukan pengawasan dan komunikasi yang baik kepada anak-anaknya agar terhindar dari pengaruh sebaran paham-paham yang bertentangan dengan ideologi Pancasila;
  2. Kepada masyarakat untuk berperan aktif dan waspada apabila menemukan indikasi-indikasi masuknya paham-paham baru yang dibungkus dengan berbagai modus yang berkedok dana-dana sosial untuk kepentingan masyarakat;
  3. Perlunya upaya untuk segera melakukan pendampingan, pemulihan, dan rehabilitasi bagi perempuan dan anak yang sudah terlanjur menjadi korban, jangan ada stigmatisasi dan pengucilan kepada korban;
  4. Terakhir adalah penguatan ketahanan keluarga sebagai benteng dalam mencegah segala bentuk pengaruh negatif yang disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Mari kita bersama-sama mencegah agar gerakan-gerakan radikal tidak lagi tumbuh dan bermunculan di Indonesia dan kembali kepada nilai-nilai kehidupan berbangsa dan bernegara sesuai dengan Pancasila sebagai ideologi bangsa,” pungkas Menteri Yohana.

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Sabtu, 17 April 2021

Masyarakat dan Anak Bergerak Bersama Lindungi Anak Korban Terorisme ( 11 )

Sesuai Konvensi Hak Anak, setiap anak di Indonesia memiliki hak untuk bertumbuh dengan baik, didengarkan pendapat mereka dan memiliki hak…

Siaran Pers, Jumat, 16 April 2021

Wujudkan Nusa Tenggara Barat Lebih Ramah Perempuan dan Anak ( 16 )

Sudah banyak praktik baik yang dilakukan oleh Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Siaran Pers, Jumat, 16 April 2021

Resmikan Radio Sekolah Perempuan, Menteri Bintang Dorong Pemberdayaan Perempuan di Lombok Utara ( 32 )

Desa Sukadana adalah salah satu desa di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang pada tahun…

Siaran Pers, Kamis, 15 April 2021

Poligami Tak Sesuai Syariat Berpotensi Rugikan Perempuan  ( 71 )

Jakarta (15/04) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengatakan sebuah perkawinan bukan hanya mengenai kepentingan individu atau…

Siaran Pers, Kamis, 15 April 2021

Cegah Kekerasan dalam Pengasuhan, Kemen PPPA Sosialisasi E-Learning Pengasuhan Positif ( 83 )

Jakarta (14/04) –  Mendidik anak adalah proses pembelajaran bagi para orangtua dengan harapan tumbuh kembang anak mereka terjaga dengan baik…