Penguatan Kerjasama Pemberdayaan Perempuan Melalui Forum Duta Besar

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1417 Kali

Penguatan Kerjasama Pemberdayaan Perempuan Melalui Forum Duta Besar

Jakarta (18/06). Sebagai upaya mempercepat pembangunan isu gender, perempuan dan anak di Indonesia, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI mengadakan acara Forum Duta Besar yang dilaksanakan pada hari Kamis, 18 Juni 2015. Forum tersebut melibatkan Duta Besar dan Diplomat Senior dari 9 (sembilan) negara sahabat. Tercatat, negara yang mengirimkan wakilnya pada Forum tersebut adalah Amerika Serikat, Austria, Belanda, Belgia, Denmark, Finlandia, Kanada, Jepang dan Norwegia.

‘’Forum Duta Besar ini adalah upaya untuk meningkatkan hubungan antara Indonesia dengan negara peserta sekaligus melihat peluang kerjasama di bidang kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dengan mempertimbangkan keunggulan komparatif masing-masing negara peserta pada isu yang menjadi concern bersama’’ demikian disampaikan Dr. Heru Kasidi, Deputi Menteri Bidang Politik, Sosial dan Hukum dalam sambutan pembukaannya.

Acara yang juga dihadiri oleh para Deputi Menteri, Staff Ahli dan Staf Khusus Menteri ini berlangsung di RR. Lt. 10 Kantor Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Jl. Medan Merdeka Barat No. 15 Jakarta Pusat.

Lebih lanjut, Dr. Heru juga mengatakan bahwa ‘’KPP-PA telah banyak mencapai target pembangunan yang direncanakan dan pencapaian target tersebut tidaklah lepas dari kerjasama stakeholders terkait dan karna itulah kerjasama yang saling menguntungkan akan sangat bermanfaat dalam rangka percepatan pembangunan isu-isu yang menjadi tanggungjawab KPP-PA’’

 

Pada sesi diskusi, seluruh wakil negara sahabat diminta untuk menyampaikan pengalaman negara bersangkutan dan program-program pemberdayaan perempuan baik di negara masing-masing maupun di negara-negara yang menjadi target Official Development Assistance (ODA). Secara umum, para wakil negara sahabat menyampaikan bahwa isu kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak menjadi isu utama dan terintegrasikan pada program-program pembangunan mereka. Lebih khusus, para negara sahabat juga menyampaikan keunggulan komparatif masing-masing pada penanganan isu dimaksud dan menegaskan terbukanya peluang kerjasama antara Indonesia dalam hal ini KPP-PA dengan mereka (Biro Perencanaan KPP-PA)

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Kamis, 25 April 2019

Ruang Bermain Ramah Anak Dorong Terwujudnya Kabupaten/Kota Layak Anak (22)

Jakarta (25/4) - Untuk mempercepat terwujudnya Kabupaten/Kota Layak Anak, dimana salah satu indikatornya yaitu pembangunan dan pengembangan
Siaran Pers, Kamis, 25 April 2019

Permasalahan Perempuan dan Anak Harus Ditangani Bersama! (25)

Perempuan dan anak saat ini masih menjadi kelompok masyarakat yang tertinggal di berbagai aspek pembangunan, padahal kesetaraan gender harus menjadi…
Siaran Pers, Rabu, 24 April 2019

Kolaborasi dan Sinergi dalam Pembangunan PPPA Era 4.0 (223)

Kab. Tangerang, Banten (24/4) – Pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di era revolusi industri 4.0 memberikan peluang besar sekaligus…
Siaran Pers, Rabu, 24 April 2019

PEMERINTAH PERCEPAT KESEJAHTERAAN PEREMPUAN DAN ANAK MELALUI PUSPA  (92)

Tangerang (23/04) - Pemerintah mengajak masyarakat luas untuk bersama-sama bersinergi mewujudkan kesejahteraan perempuan dan anak karena pemerintah tidak sanggup bekerja…
Siaran Pers, Senin, 22 April 2019

HARI KARTINI: SEMUA SETARA DI ERA 4.0 (244)

Jakarta (21/04) - Revolusi Industri (RI) 4.0 menyediakan kemudahan dan ketidakterbatasan akses terhadap apapun. Hal ini harus bisa dimanfaatkan sebagai…