Penguatan Kerjasama Pemberdayaan Perempuan Melalui Forum Duta Besar

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 2214 Kali

Penguatan Kerjasama Pemberdayaan Perempuan Melalui Forum Duta Besar

Jakarta (18/06). Sebagai upaya mempercepat pembangunan isu gender, perempuan dan anak di Indonesia, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI mengadakan acara Forum Duta Besar yang dilaksanakan pada hari Kamis, 18 Juni 2015. Forum tersebut melibatkan Duta Besar dan Diplomat Senior dari 9 (sembilan) negara sahabat. Tercatat, negara yang mengirimkan wakilnya pada Forum tersebut adalah Amerika Serikat, Austria, Belanda, Belgia, Denmark, Finlandia, Kanada, Jepang dan Norwegia.

‘’Forum Duta Besar ini adalah upaya untuk meningkatkan hubungan antara Indonesia dengan negara peserta sekaligus melihat peluang kerjasama di bidang kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dengan mempertimbangkan keunggulan komparatif masing-masing negara peserta pada isu yang menjadi concern bersama’’ demikian disampaikan Dr. Heru Kasidi, Deputi Menteri Bidang Politik, Sosial dan Hukum dalam sambutan pembukaannya.

Acara yang juga dihadiri oleh para Deputi Menteri, Staff Ahli dan Staf Khusus Menteri ini berlangsung di RR. Lt. 10 Kantor Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Jl. Medan Merdeka Barat No. 15 Jakarta Pusat.

Lebih lanjut, Dr. Heru juga mengatakan bahwa ‘’KPP-PA telah banyak mencapai target pembangunan yang direncanakan dan pencapaian target tersebut tidaklah lepas dari kerjasama stakeholders terkait dan karna itulah kerjasama yang saling menguntungkan akan sangat bermanfaat dalam rangka percepatan pembangunan isu-isu yang menjadi tanggungjawab KPP-PA’’

 

Pada sesi diskusi, seluruh wakil negara sahabat diminta untuk menyampaikan pengalaman negara bersangkutan dan program-program pemberdayaan perempuan baik di negara masing-masing maupun di negara-negara yang menjadi target Official Development Assistance (ODA). Secara umum, para wakil negara sahabat menyampaikan bahwa isu kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak menjadi isu utama dan terintegrasikan pada program-program pembangunan mereka. Lebih khusus, para negara sahabat juga menyampaikan keunggulan komparatif masing-masing pada penanganan isu dimaksud dan menegaskan terbukanya peluang kerjasama antara Indonesia dalam hal ini KPP-PA dengan mereka (Biro Perencanaan KPP-PA)

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Lindungi Korban dan Tindak Tegas Pelaku Kekerasan Seksual, Kemen PPPA Dorong Pembahasan RUU PKS yang Komprehensif (6)

“Saat ini, kasus kekerasan seksual terus meningkat dengan bentuk dan pola yang semakin beragam. Kekerasan seksual sudah masuk dalam tahap…
Siaran Pers, Kamis, 06 Agustus 2020

Dorong RUU PKS, Wujudkan Aturan Terkait Kekerasan Seksual Berperspektif korban (74)

Meski Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) telah dikeluarkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat RI (DPR RI) dari daftar pembahasan…
Siaran Pers, Rabu, 05 Agustus 2020

Kemen PPPA Dorong Pemerintah Daerah Tempatkan Isu Perkawinan Anak Sebagai Isu Prioritas (50)

Pada 2019 terdapat kenaikan jumlah provinsi dengan angka perkawinan anak di atas rata-rata nasional, dari yang semula 20 provinsi di…
Siaran Pers, Rabu, 05 Agustus 2020

Pro dan Kontra RUU PKS, Menteri Bintang: Mari Bersatu Ciptakan Payung Hukum yang Komprehensif  (72)

Jakarta (3/08) – Pembahasan Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) mulai dari konsep, naskah akademik, sampai dapat menjadi rancangan…
Pengumuman, Senin, 03 Agustus 2020

PENDAFTARAN ULANG PESERTA SELEKSI KOMPETENSI BIDANG PADA SELEKSI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK TAHUN ANGGARAN 2019 (438)

PENDAFTARAN ULANG PESERTA SELEKSI KOMPETENSI BIDANG PADA SELEKSI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK TAHUN ANGGARAN…