Menteri Yohana: Perlu Dikembangkan Bahan Ajar yang Responsif Gender

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 2182 Kali

Menteri PP-PA, Yohana Yembise memberikan sambutan saat membuka workshop "Penguatan Kapasitas Widyaswara Tentang Bahan Ajar Kasis Berbasis Kesetaraan Gender pada Diklat ASN"

 

Jakarta (4/6) - Menteri PP-PA, Yohana Yembise membuka dan memberikan sambutan pada acara workshop "Penguatan Kapasitas Widyaiswara Tentang Bahan Ajar Kasis Berbasis Kesetaraan Gender pada Diklat ASN" di STIE LAN, yang diselenggarakan selama 2 hari, 4-5 Juni 2015.

Isu Gender adalah isu internasional yang saat ini menjadi sorotan di dunia. Menteri Yohana menjelaskan bahwa UN Women menargetkan tahun 2030 adalah Planet 50:50, Step It Up for Gender Equality. Indonesia terpilih sebagai 10 negara dengan populasi yang besar dan ditantang untuk mampu memberikan kesempatan yang sama antara perempuan dan laki-laki.

"Untuk itu saya sangat mengapresiasi dilaksanakannya workshop ini dimana menguatkan kapasitas kesetaraan gender di kalangan widyaiswara, dan saya harapkan workshop ini dapat dilanjutkan di sekolah-sekolah dalam memberikan pembinaan PUG di kalangan guru dalam membuat bahan ajar yang responsif gender, sehingga Indonesia mampu mencapai Planet 50 50", sambut Menteri Yohana saat membuka workshop ini.

Pengarusutamaan Gender perlu dilakukan secara holistik karena jumlah penduduk di Indonesia yang cukup berimbang antara perempuan dan laki-laki. Pengarusutamaan Gender sebaiknya dilakuan pada setiap sektor pembangunan. Untuk itu, dalam sektor pendidikan contohnya, dibuatlah pengembangan program diklat dengan bahan ajar yang berbasis gender. Untuk mewujudkannya, maka widyaiswara pada diklat tersebut perlu diberikan pengetahuan dan penguatan persepsi tentang kesetaraan gender sehingga mampu menyampaikan bahan ajar yang responsif gender kepada para mahasiswa dan peserta baik di pusat maupun di daerah. Penguatan kapasitas pengarusutamaan (PUG) bagi Widyaiswara (WI) menjadi sangat strategis karena WI memiliki fungsi transformatif nilai-nilai, gagasan, dan ide-ide perubahan paradigma kesetaraan gender pada semua bidang pembangunan. Widyaiswara yang sensitif gender akan menjadi modal besar dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia laki-laki dan perempuan guna menghadapi persaingan produk barang dan jasa serta sumberdaya manusia antarkawasan

Workshop ini nantinya tidak hanya diselenggarakan di Jakarta, namun akan dilanjutkan di Bandung, Samarinda dan Aceh.

 

Foto Terkait:

Menteri Yohana menyerahkan tanda peserta secara simbolik kepada dua peserta widyaiswara

 

Menteri PP-PA, Yohana Yembise di dampingi oleh Deputi Bidang PUG Bidang Politik, Sosial dan Hukum, Heru Kasidi dan Asisten Deputi Gender Dalam Politik dan Pengambilan Keputusan, Darsono berfoto bersama dengan para peserta workshop.

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Jumat, 09 April 2021

Kemen PPPA Dorong Satuan Pendidikan Semakin Ramah Anak dan Remaja ( 29 )

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mendorong satuan pendidikan semakin empatik dan ramah terhadap anak dan remaja sebagai…

Siaran Pers, Jumat, 09 April 2021

Kemen PPPA Rampungkan Verifikasi Calon Penerima Anugerah Parahita Ekapraya 2020 ( 81 )

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) telah selesai melaksanakan verifikasi lapangan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2020 terhadap…

Siaran Pers, Kamis, 08 April 2021

Menteri Bintang: Perempuan Tulang Punggung Pemulihan Sosial Ekonomi ( 61 )

Jakarta (08/04) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengatakan perempuan menjadi tulang punggung pemulihan kondisi sosial dan…

Siaran Pers, Rabu, 07 April 2021

Perempuan dalam Pusaran Terorisme, Harus Dicegah Bersama ( 96 )

Jakarta (07/04) – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), dan Majelis Ulama Indonesia (MUI)

Siaran Pers, Selasa, 06 April 2021

Perempuan Bangga Berkebaya, Pemersatu Identitas Budaya Bangsa  ( 129 )

Asisten Deputi Peningkatan Partisipasi Organisasi Keagamaan dan Kemasyarakatan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Nyimas Aliah menuturkan kebaya…