Yohana Serahkan Bantuan Kepada Keluarga Korban Kekerasan di Paniai

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1299 Kali

Menteri PP-PA Yohana Susana Yembise memberikan bantuan kepada 5 Keluarga Korban Kekerasan di Kabupaten Paniai kepada Bupati Kabupaten Paniai,

Provinsi Papua, Hengki Kayame, di Kantor Kementerian PP-PA, Jakarta, Senin (9/2).

 

Beberapa waktu yang lalu, tepatnya di penghujung tahun 2014, telah terjadi kekerasan di Kabupaten Paniai - Provinsi Papua. Presiden Joko Widodo, ketika mengunjungi Papua bertepatan dengan Natal Nasional 2014, menekankan agar kasus kekerasan serupa tidak terjadi lagi. Presiden juga menginginkan segala bentuk kekerasan di Tanah Papua segera berakhir.

Untuk itu, menindaklanjuti arahan Presiden, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PP&PA), Yohana Yembise, berkesempatan untuk bertemu dengan Bupati Kabupaten Paniai, Hengky Kayame, di Kementerian PP&PA (KPP-PA), Senin (09/02). Pada kesempatan ini, Menteri Yohana menyampaikan simpatinya dan duka yang mendalam bagi keluarga korban kekerasan yang terjadi di Paniai.

"Saya turut berduka atas kehilangan keluarga korban. Saya sangat berharap konflik yang menelan korban jiwa dapat berhenti sampai disini. Saya mengajak masyarakat Indonesia untuk merapatkan barisan dan saling bahu membahu untuk menghapus segala bentuk jenis kekerasan. Mari kita ciptakan Indonesia yang penuh cinta damai", ungkap Menteri Yohana.

Menteri Yohana juga menyerahkan bantuan kepada 5 keluarga korban Kabupaten Paniai.  "Kami memberikan bantuan kepada saudara-saudara kita di Paniai, berupa bantuan khusus kepada 5 Ibu yang anak-anaknya pada saat itu menjadi korban penembakan pada konflik silam. Jadi kami menyisihkan sedikit dari dana perayaan Natal Nasional 2014 kemarin ditambah dengan bantuan dari Ibu Iriana Joko Widodo" terang Menteri Yohana.

Ketika menerima bantuan dana ini, Bupati Kabupaten Paniai sempat bercerita bahwa sebelumnya Menteri PP&PA sempat mengunjungi tanah Papua dan berencana untuk singgah ke Kabupaten Paniai. Namun sangat disayangkan, rencana tersebut harus dibatalkan karena kondisi di Paniai yang kurang kondusif. Untuk itu Menteri PP&PA pun akhirnya mengundang Bupati Kabupaten Paniai untuk datang ke Jakarta dan menerima bantuan dana tersebut.

Bupati Kabupaten Paniai pun berencana akan menyerahkan bantuan dana ini kepada keluarga korban melalui Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan di Kabupaten Paniai. "Saya atas nama pemerintah Kabupaten Paniai dan keluarga yang berduka serta seluruh masyarakat menyampaikan terima kasih atas bantuan Ibu Menteri,  kami tidak melihat bagaimana banyaknya tapi kami menilai keihklasan Ibu untuk membantu keluarga korban di Paniai", tutur Bupati Kabupaten Paniai. (ANS)

 

Foto Terkait:

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Senin, 21 Oktober 2019

KEMEN PPPA DORONG KABUPATEN/KOTA MEMBUAT RENCANA AKSI PUSPA (17)

Sebagai wadah bagi lembaga masyarakat yang perduli pada isu perempuan dan anak,
Siaran Pers, Senin, 21 Oktober 2019

Kemen PPPA Dorong Daerah Sinergi untuk Wujudkan RBRA (27)

Pemerintah Daerah berlomba-lomba meraih sertifikasi Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) yang merupakan program Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam…
Siaran Pers, Minggu, 20 Oktober 2019

PERCEPAT PENURUNAN ANGKA KEKERASAN ANAK, KEMEN PPPA LATIH UPTD DAN APH MANAJEMEN KASUS (43)

Dalam setiap penanganan kasus kekerasan dan eksploitasi terhadap anak, Konvensi Hak Anak telah mengamanatkan kepentingan terbaik anak diutamakan namun kenyataan…
Siaran Pers, Minggu, 20 Oktober 2019

Ingin Banyak Followers, Milenial Harus Jadi Kreator Konten Kreatif dan Edukatif (46)

Dunia maya tidak hanya menjadikan masyarakat, termasuk anak dan remaja sebagai konsumen, namun juga sebagai pencipta informasi layaknya konten kreator.
Siaran Pers, Jumat, 18 Oktober 2019

Papua New Guinea Belajar Pemberdayaan Ekonomi Perempuan dari Indonesia (64)

Jakarta (18/10) – ”Bicara tentang pemberdayaan ekonomi perempuan di Indonesia, tentunya tidak bisa dilepaskan dari keberadaan Usaha Mikro, Kecil, dan…