Menteri PP dan PA : Kapasitas Perempuan Pelaku Usaha Diperlukan Dalam Persaingan Ekonomi Global

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 3764 Kali

Beijing - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak – Linda Gumelar memimpin delegasi Indonesia pada pelaksanaan 2014 APEC Women and the Economy Forum (APEC-WEF), tanggal 21-23 Mei 2014 di Beijing, Tiongkok dengan tema “Harnessing the Power of Women for Asia-Pacific Prosperity”. Sebagai tuan rumah penyelenggaraan APEC-WEF tahun lalu di Bali atau Outgoing Chair, Menteri PP dan PA diberikan kesempatan untuk memberikan opening remarks pada opening ceremony, yang dihadiri oleh hampir seluruh anggota APEC.

Dalam sambutannya, Menteri PP dan PA menegaskan tentang pentingnya komitmen dari seluruh economies untuk meningkatkan aksi-aksi konkrit dan implementatif dalam pemberdayaan perempuan, terutama pemberdayaan di bidang ekonomi, termasuk peningkatan kapasitas perempuan pelaku usaha mikro dan kecil agar mampu bersaing dalam ekonomi global.

Menteri PP dan PA juga mengapresiasi economies yang telah banyak melakukan langkah-langkah nyata untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakatnya, terutama perempuan. Namun demikian, tantangan yang hampir sama pada semua economies adalah masih rendahnya tingkat penggunaan teknologi dan informatika (ICT) oleh perempuan dalam mendukung kegiatan ekonominya. Selain itu, akses perempuan pada kapital yang relatif masih rendah, juga menjadi tantangan pada sebagian besar economies.

Menteri PP dan PA berharap, penyelenggaraan APEC-WEF di Beijing tahun ini, dapat menghasilkan langkah-langkah konkrit bagi peningkatkan kualitas hidup perempuan pada sektor ekonomi, termasuk menindaklanjuti Joint Ministerial Statement, yang dihasilkan dari the 1st Joint Ministerial Meeting on Small and Medium Enterprise (SME) and Women, pada APEC-WEF tahun lalu di Bali.

Pada sesi pemaparan dari masing-masing economies, Menteri PP dan PA menyampaikan bagaimana strategi pengarusutamaan gender menjadi bagian penting dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan pemerintah, termasuk di bidang pemberdayaan ekonomi perempuan. Linda Gumelar juga memaparkan berbagai capaian yang telah dihasilkan oleh Pemerintah Indonesia sesuai dengan tiga sub-tema APEC-WEF tahun ini, yaitu Women and Green Development, Women and Regional Trade and Economic Cooperation, dan Policy Support and Women’s Economic Empowerment. Capaian-capaian tersebut dihasilkan oleh berbagai kementerian/lembaga, yang memiliki komitmen dan concern pada pembangunan pemberdayaan perempuan.

Pada bagian akhir pemaparannya, Menteri PP dan PA menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat penerapan strategi pengarusutamaan gender pada semua bidang pembangunan, termasuk pembangunan ekonomi, sehingga perempuan dapat secara aktif terlibat dalam kegiatan ekonomi, dan menjadi motor penggerak pertumbuhan dan pemerataan ekonomi di Indonesia, dan juga di kawasan Asia Pasifik.

2014 APEC-WEF dihadiri oleh economies dengan jumlah sekitar lebih dari 300 peserta, terdiri dari pemerintah dan perempuan pelaku dunia usaha.

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Sabtu, 17 April 2021

Masyarakat dan Anak Bergerak Bersama Lindungi Anak Korban Terorisme ( 39 )

Sesuai Konvensi Hak Anak, setiap anak di Indonesia memiliki hak untuk bertumbuh dengan baik, didengarkan pendapat mereka dan memiliki hak…

Siaran Pers, Jumat, 16 April 2021

Wujudkan Nusa Tenggara Barat Lebih Ramah Perempuan dan Anak ( 23 )

Sudah banyak praktik baik yang dilakukan oleh Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Siaran Pers, Jumat, 16 April 2021

Resmikan Radio Sekolah Perempuan, Menteri Bintang Dorong Pemberdayaan Perempuan di Lombok Utara ( 43 )

Desa Sukadana adalah salah satu desa di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang pada tahun…

Siaran Pers, Kamis, 15 April 2021

Poligami Tak Sesuai Syariat Berpotensi Rugikan Perempuan  ( 77 )

Jakarta (15/04) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengatakan sebuah perkawinan bukan hanya mengenai kepentingan individu atau…

Siaran Pers, Kamis, 15 April 2021

Cegah Kekerasan dalam Pengasuhan, Kemen PPPA Sosialisasi E-Learning Pengasuhan Positif ( 90 )

Jakarta (14/04) –  Mendidik anak adalah proses pembelajaran bagi para orangtua dengan harapan tumbuh kembang anak mereka terjaga dengan baik…