Menteri PP dan PA : Kapasitas Perempuan Pelaku Usaha Diperlukan Dalam Persaingan Ekonomi Global

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1126 Kali

Beijing - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak – Linda Gumelar memimpin delegasi Indonesia pada pelaksanaan 2014 APEC Women and the Economy Forum (APEC-WEF), tanggal 21-23 Mei 2014 di Beijing, Tiongkok dengan tema “Harnessing the Power of Women for Asia-Pacific Prosperity”. Sebagai tuan rumah penyelenggaraan APEC-WEF tahun lalu di Bali atau Outgoing Chair, Menteri PP dan PA diberikan kesempatan untuk memberikan opening remarks pada opening ceremony, yang dihadiri oleh hampir seluruh anggota APEC.

Dalam sambutannya, Menteri PP dan PA menegaskan tentang pentingnya komitmen dari seluruh economies untuk meningkatkan aksi-aksi konkrit dan implementatif dalam pemberdayaan perempuan, terutama pemberdayaan di bidang ekonomi, termasuk peningkatan kapasitas perempuan pelaku usaha mikro dan kecil agar mampu bersaing dalam ekonomi global.

Menteri PP dan PA juga mengapresiasi economies yang telah banyak melakukan langkah-langkah nyata untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakatnya, terutama perempuan. Namun demikian, tantangan yang hampir sama pada semua economies adalah masih rendahnya tingkat penggunaan teknologi dan informatika (ICT) oleh perempuan dalam mendukung kegiatan ekonominya. Selain itu, akses perempuan pada kapital yang relatif masih rendah, juga menjadi tantangan pada sebagian besar economies.

Menteri PP dan PA berharap, penyelenggaraan APEC-WEF di Beijing tahun ini, dapat menghasilkan langkah-langkah konkrit bagi peningkatkan kualitas hidup perempuan pada sektor ekonomi, termasuk menindaklanjuti Joint Ministerial Statement, yang dihasilkan dari the 1st Joint Ministerial Meeting on Small and Medium Enterprise (SME) and Women, pada APEC-WEF tahun lalu di Bali.

Pada sesi pemaparan dari masing-masing economies, Menteri PP dan PA menyampaikan bagaimana strategi pengarusutamaan gender menjadi bagian penting dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan pemerintah, termasuk di bidang pemberdayaan ekonomi perempuan. Linda Gumelar juga memaparkan berbagai capaian yang telah dihasilkan oleh Pemerintah Indonesia sesuai dengan tiga sub-tema APEC-WEF tahun ini, yaitu Women and Green Development, Women and Regional Trade and Economic Cooperation, dan Policy Support and Women’s Economic Empowerment. Capaian-capaian tersebut dihasilkan oleh berbagai kementerian/lembaga, yang memiliki komitmen dan concern pada pembangunan pemberdayaan perempuan.

Pada bagian akhir pemaparannya, Menteri PP dan PA menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat penerapan strategi pengarusutamaan gender pada semua bidang pembangunan, termasuk pembangunan ekonomi, sehingga perempuan dapat secara aktif terlibat dalam kegiatan ekonomi, dan menjadi motor penggerak pertumbuhan dan pemerataan ekonomi di Indonesia, dan juga di kawasan Asia Pasifik.

2014 APEC-WEF dihadiri oleh economies dengan jumlah sekitar lebih dari 300 peserta, terdiri dari pemerintah dan perempuan pelaku dunia usaha.

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Kamis, 18 April 2019

Dibalik Persiapan Forum Anak Nasional 2019, Ewako! (89)

Makassar (13/04) – Menjelang 3 bulan hajatan besar Pertemuan Forum Anak Nasional (FAN) 2019, berbagai persiapan telah dilakukan Kementerian Pemberdayaan…
Siaran Pers, Kamis, 18 April 2019

Angka KDRT di Banda Aceh Mengkhawatirkan, Generasi Muda Harus Bangkit! (79)

Sebanyak 250 masyarakat kota Banda Aceh yang terdiri dari perwakilan berbagai komunitas remaja dan perempuan, secara serentak mendeklarasikan Komitmen Cegah…
Siaran Pers, Selasa, 16 April 2019

MENTERI YOHANA TURUN TANGAN PASTIKAN HAK ANAK TERPENUHI (663)

Pontianak (16/04) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise menegaskan kasus kekerasan anak di Pontianak harus diupayakan…
Siaran Pers, Jumat, 12 April 2019

LSM Harus Pertimbangkan Kepentingan Terbaik Untuk Anak (659)

Jakarta (12/4) Lembaga masyarakat harus memastikan bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan mempertimbangkan kepentingan terbaik untuk anak. Kepentingan terbaik untuk anak…
Siaran Pers, Kamis, 11 April 2019

KEMITRAAN PEMERINTAH-SWASTA-LEMBAGA MASYARAKAT DALAM PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG DAN PERDAGANGAN SERTA PENYELUDUPAN MANUSIA DI KAWASAN ASIA PASIFIK (770)

Pada 8-10 April 2019 Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak  (Kemen PPPA) melalui Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Kemen PPPA…