Produk Ramah Anak Mulai Ditemui di Jakarta

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1375 Kali

Jakarta (19/07) - Carrefour melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), membuat gebrakan baru melalui program “Bulan Peduli Anak”. Sebagai anggota Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI), Carrefour merasa penting membuat terobosan, mengingat saat ini banyak ditemui produk yang tidak ramah anak di berbagai pusat perbelanjaan, bahkan ditemukan sebagian produk mengandung bahan-bahan berbahaya bagi anak. Melalui program ini, Carrefour menyeleksi produk-produk yang akan dijual, sehingga tidak berbahaya dan ramah bagi anak. Kegiatan yang dilaksanakan di Carrefour Cempaka Putih ini, dilaksanakan sebagai salah satu rangkaian dalam memperingati Hari Anak Nasional yang diperingati setiap tahun, tepatnya tanggal 23 Juli.


Program yang memiliki tema "We Care, We Love, We Share For Indonesian Children" ini sebagai hasil kerja sama antara dunia usaha dengan Pemerintah, khususnya Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dalam mewujudkan pemenuhan hak dan perlindungan anak Indonesia. Kegiatan yang dihadiri oleh anak panti asuhan, anak jalanan, perwakilan dari Yayasan Thalassaemia, Yayasan Kanker dan perwakilan Organisasi Sosial ini dibuka langsung oleh Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar. "Kami yakin karena Carrefour mencintai anak, maka Carrefour tidak mempekerjakan anak, biarkan anak belajar dan bermain serta lebih mengutamakan produk yang aman dan sehat untuk anak" ujar Linda Gumelar pada sambutannya.


Dukungan pada program ini diperkuat juga dengan penandatanganan commitment letter antara Meneg PP-PA, APSAI, Carrefour dan anak-anak yang hadir sebagai wujud komitmen dalam mencapai tujuan perusahaan yang sadar dan peduli terhadap anak. Diharapkan kedepan program-program CSR ditujukan kepada anak-anak Indonesia, tidak hanya untuk kota-kota besar, tetapi juga di daerah terpencil. (HM)
 

 

Publikasi Lainya

Buku, Selasa, 22 Oktober 2019

PENILAIAN DAN PEMETAAN TERHADAP  PENDIDIKAN BAGI PEREMPUAN SERTA  DAMPAKNYA PADA PENINGKATAN  SUMBER DAYA MANUSIA PAPUA   DI PAPUA  (11)

LAPORAN PENELITIAN PENILAIAN DAN PEMETAAN TERHADAP  PENDIDIKAN BAGI PEREMPUAN SERTA  DAMPAKNYA PADA PENINGKATAN  SUMBER DAYA MANUSIA PAPUA   DI PAPUA 
Siaran Pers, Senin, 21 Oktober 2019

KEMEN PPPA DORONG KABUPATEN/KOTA MEMBUAT RENCANA AKSI PUSPA (51)

Sebagai wadah bagi lembaga masyarakat yang perduli pada isu perempuan dan anak,
Siaran Pers, Senin, 21 Oktober 2019

Kemen PPPA Dorong Daerah Sinergi untuk Wujudkan RBRA (64)

Pemerintah Daerah berlomba-lomba meraih sertifikasi Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) yang merupakan program Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam…
Siaran Pers, Minggu, 20 Oktober 2019

PERCEPAT PENURUNAN ANGKA KEKERASAN ANAK, KEMEN PPPA LATIH UPTD DAN APH MANAJEMEN KASUS (71)

Dalam setiap penanganan kasus kekerasan dan eksploitasi terhadap anak, Konvensi Hak Anak telah mengamanatkan kepentingan terbaik anak diutamakan namun kenyataan…
Siaran Pers, Minggu, 20 Oktober 2019

Ingin Banyak Followers, Milenial Harus Jadi Kreator Konten Kreatif dan Edukatif (62)

Dunia maya tidak hanya menjadikan masyarakat, termasuk anak dan remaja sebagai konsumen, namun juga sebagai pencipta informasi layaknya konten kreator.