Wapres RI, Boediono Membuka Acara Puncak Peringatan HAS 2012

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 2224 Kali

 

Jakarta - Wakil Presiden Republik Indonesia, Boediono membuka Peringatan Puncak Hari AIDS Sedunia di Gedung Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah (11/12). Hari AIDS Sedunia (HAS) yang sebenarnya jatuh tanggal 1 Desember 2012 lalu ini diperingati oleh seluruh dunia termasuk Indonesia. Rangkaian aktivitas kampanye melawan HIV/AIDS telah dilakukan sejak awal tahun 2012.

Tema kampanye pada tahun ini adalah ”Lindungi Perempuan dan Anak dari HIV dan AIDS”, kampanye yang bertemakan tentang perempuan ini, diharapkan agar para ibu mendapatkan pengetahuan tentang HIV/AIDS dan dampaknya terhadap anak, terutama bayi yang dikandungnya. Untuk itulah, dipandang tepat untuk memfokuskan kampanye tahun 2012 ini pada perlindungan perempuan dan perlindungan anak.  “Perempuan dan anak yang menjadi fokus kampanye AIDS tahun ini, semestinya bisa lebih diperhatikan dan didukung, karena selain perempuan secara biologis sangat rentan, mereka juga memiliki kapasitas tak terbatas untuk bisa membantu upaya penanggulangan HIV-AIDS, baik untuk diri sendiri, keluarganya maupun lingkungannya.” laporan Linda Gumelar, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Berdasarkan pada data dari Kementerian Kesehatan, kasus AIDS menurut jenis kelamin di Indonesia Januari – Juni 2012, perempuan mencapai 38,1 % dan laki-laki 61,8%, sedangkan untuk kasus HIV, perempuan mencapai 43 % dan laki-laki 57 %. Di tahun 2011, diperkirakan terdapat 8.170 ibu hamil yang positif mengidap HIV di Indonesia. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, diperlukan kerjasama lintas sektor dan strategi nasional yang terkoordinasi dan sinergi dengan memberdayakan populasi kunci sebagai populasi berisiko tinggi tertular HIV, dukungan dunia usaha, serta komitmen yang kuat dari pemerintah dan kepedulian masyarakat luas. ”Indonesia adalah salah satu negara yang termasuk pada taraf yang disebut epidemi terkonsentrasi, yang berarti Indonesia mempunyai tingkat prevalensi lebih dari 5 % dalam kelompok populasi risiko tinggi.  Kelompok ini menurut definisi termasuk pekerja seks komersial, pengguna narkoba suntik dan mereka yang menjalankan hubungan seksual sesama jenis” jelas Boediono saat membuka acara puncak Peringatan HAS 2012.

Kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan sebagai rangkaian kampanye nasional Hari AIDS Sedunia Tahun 2012, antara lain: Workshop Dampak Perilaku Seks Bebas Terhadap Penularan HIV-AIDS Kepada Perempuan dan Anak, Sosialisasi Pemenuhan Hak Tumbuh Kembang Anak oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Lomba Rap tingkat nasional, Talkshow bertema GENRE (Generasi Berencana) dengan TRIAD KRR (No Free Seks, No HIV-AIDS, No Drug), Talkshow “Perempuan dan HIV-AIDS”, “Anak dan HIV” serta  “Bagaimana Peran laki-laki Dalam Melindungi Perempuan dari HIV-AIDS”, Talkshow “HIV dan Dunia Kerja Bagi Perempuan” oleh BKKBN, Talkshow “KIB II Menjawab” di TVRI oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, pemberian penghargaan bagi perusahaan yang melaksanakan program pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS oleh Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, himbauan mengintegrasikan upaya pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS dalam hotbah keagamaan oleh Kementerian Agama, Sosialisasi Penanggulangan HIV dan AIDS secara nasional melalui jejaring organisasi alumni program kepemudaan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga, Seminar Sehari HIV dan AIDS Bidang Sosial oleh Kementerian Sosial, roadshow mall to mall, kampanye terbuka HIV-AIDS, Sosialisasi dan Fasilitasi Pelatihan Penyusunan Perencanaan dan Penganggaran yang Responsif Gender  Dalam Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bekerjasama KPAN.

Kegiatan non-pemerintah dan dunia usahapun telah aktif melakukan kegiatan-kegiatan kampanye penanggulangan HIV-AIDS diantaranya seperti Pameran dan Panggung Kreasi, Launching Buku Refleksi 25 Tahun HIV dan AIDS di Indonesia, Lomba Fotografi, Seminar “Selamatkan Perempuan dan Anak dari HIV dan AIDS” oleh Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI), Seminar dan Testimoni sekaligus Edukasi tentang HIV-AIDS kepada siswa sekolah (SMP dan SMA) di Jakarta oleh Standard Chartered Bank (SCB), Soft Launching Film “HARUS” oleh Ikatan Perempuan Positif Indonesia (IPPI), dan lain-lain. Tentunya kampanye ini harus selalu berkoordinasi dengan Komisi Penanggulangan AIDS Nasional sebagai lembaga koordinator penanggulangan AIDS di Indonesia.

Pada kesempatan ini pula. dilaksanakan pemberian penghargaan kepada PT. Freeport yang melaksanakan Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS di Tempat Kerja  oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar, dilanjutkan dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Menteri Kesehatan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Sosial dan Menteri Agama tentang “Peningkatan Pengetahuan Komprehensif tentang HIV-AIDS bagi Penduduk Berusia 15 – 24 Tahun” serta launching Buku Pedoman Layanan Komprehensif HIV-AIDS dan IMS di Lapas/Rutan/Bapas sekaligus penyerahan buku tersebut oleh Menteri Kesehatan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia. (hm)

 

Foto Terkait:

Wakil Presiden RI, Boediono membuka acara Puncak Peringatan HAS 2012

 

Menteri Kordinator Kesejahteraan Rakyat, Agung Laksono memberikan kata sambutannya selaku Ketua Komisi Penanggulangan AIDS Nasional

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari memberikan laporannya selaku Ketua Panitia Nasional HAS Tahun 2012

 

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar memberikan penghargaan kepada PT. Freeport

 

Penandatangan Kesepakatan Bersama tentang “Peningkatan Pengetahuan Komprehensif tentang HIV-AIDS bagi Penduduk Berusia 15 – 24 Tahun”

 

Menteri Kesehatan, Nafsiah Mboi memberikan Buku Pedoman Layanan Komprehensif HIV-AIDS dan IMS di Lapas/Rutan/Bapas kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia.

 

Foto dan Teks: Humas KPP-PA

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Sabtu, 17 April 2021

Masyarakat dan Anak Bergerak Bersama Lindungi Anak Korban Terorisme ( 39 )

Sesuai Konvensi Hak Anak, setiap anak di Indonesia memiliki hak untuk bertumbuh dengan baik, didengarkan pendapat mereka dan memiliki hak…

Siaran Pers, Jumat, 16 April 2021

Wujudkan Nusa Tenggara Barat Lebih Ramah Perempuan dan Anak ( 23 )

Sudah banyak praktik baik yang dilakukan oleh Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Siaran Pers, Jumat, 16 April 2021

Resmikan Radio Sekolah Perempuan, Menteri Bintang Dorong Pemberdayaan Perempuan di Lombok Utara ( 43 )

Desa Sukadana adalah salah satu desa di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang pada tahun…

Siaran Pers, Kamis, 15 April 2021

Poligami Tak Sesuai Syariat Berpotensi Rugikan Perempuan  ( 77 )

Jakarta (15/04) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengatakan sebuah perkawinan bukan hanya mengenai kepentingan individu atau…

Siaran Pers, Kamis, 15 April 2021

Cegah Kekerasan dalam Pengasuhan, Kemen PPPA Sosialisasi E-Learning Pengasuhan Positif ( 90 )

Jakarta (14/04) –  Mendidik anak adalah proses pembelajaran bagi para orangtua dengan harapan tumbuh kembang anak mereka terjaga dengan baik…