Pelajar Sekolah Menjadi Duta HIV Untuk Mengkampanyekan Edukasi HIV/AIDS

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 2501 Kali

 

Rabu pagi (18/7) itu, anak-anak SMP Negeri 8 sedang ramai berkumpul di lapangan sekolah. Sekolah yang berada di Jalan Pegangsaan Barat itu tengah menunggu kehadiran Menteri PP dan PA, Linda Amalia Sari dan CEO Indonesia Standard Chartered Bank, Tom Aaker yang akan membuka kegiatan Kampanye Edukasi HIV/AIDS Kepada Pelajar SMP Negeri 8 dan SMP Negeri 280 Jakarta.

Kegiatan yang merupakan rangkaian dari peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2012 sekaligus pula sebagai rangkaian dalam rangka peringatan Hari AIDS Sedunia Tahun 2012 ini, melibatkan beberapa siswa yang mau menjadi relawan sebagai fasilitator yang disebut sebagai Duta HIV dalam mengkampanyekan HIV/AIDS kepada teman – teman di sekolahnya. Para pelajar mempunyai peran penting untuk menjadi panutan bagi “peer group-nya”. Kegiatan hari ini penting dilakukan untuk memberikan pemahaman dan edukasi pada segenap pelajar dan guru-guru serta pengelola SMPN 8 dan SMPN 280 akan HIV/AIDS serta bahayanya.

Kasus HIV/AIDS sejak pertama kali kasus HIV ditemukan, yaitu pada tahun 1987 sampai dengan Maret 2012 terdapat 30.430 kasus AIDS dan 82.870 terinfeksi HIV di 33 provinsi di Indonesia. Pada tahun 2011, diperkirakan terdapat 8.170 ibu hamil yang positif HIV di Indonesia (Data: Kemkes, Model Matematika Epidemi HIV di Indonesia, 2008-2014). “Kasus HIV/AIDS ini menempatkan anak pada posisi rentan terhadap HIV/AIDS dari orang tuanya yang mengidap HIV/AIDS dalam proses persalinan, menyusui, dan melalui media lain seperti transfusi darah”, ujar Linda.

Menurut Linda, bagi seluruh masyarakat diharapkan dapat memahami benar bagaimana proses penularan dan bahayanya, sehingga kita sebagai masyarakat tidak mengucilkan para penderita HIV/AIDS. Seharusnya kita memberikan dukungan dan semangat bagi mereka, agar mereka dapat termotivasi untuk terus melanjutkan hidupnya dengan baik. Oleh sebab itu, perlu ada perhatian khusus terhadap persoalan stigma dan diskriminasi untuk mendukung program-program penanggulangan HIV/AIDS dimasa mendatang.

Selain itu, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ditunjuk sebagai Ketua Panitia Peringatan Hari AIDS Sedunia (HAS) Tahun 2012. Adapun tema Peringatan Hari AIDS Sedunia Tahun 2012 di Indonesia adalah “Lindungi Perempuan dan Anak dari HIV/AIDS” dan subtema:

1. Kesetaraan Gender Dalam Keluarga dan Masyarakat sebagai bagian dari upaya penanggulangan dan pencegahan HIV/ AIDS;

2. Perlindungan terhadap Perempuan dan Anak Sebagai Salah Satu Upaya Menciptakan Generasi Baru Bebas HIV/AIDS;

3. Pemenuhan Hak Anak Sebagai Bagian dari Upaya Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS;

4. “Menuju Zero New HIV Infection, Zero Discrimination and Zero HIV Related Deaths di tahun 2015” yang diterjemaahkan menjadi “Menuju Pencapaian Komitmen Tidak Ada Infeksi Baru HIV, Tidak Ada Diskriminasi dan Tidak Ada Kematian Terkait HIV di Tahun 2015”.

(hm)


Foto Terkait:

Disambut. Kedatangan Menteri PP dan PA dan CEO Indonesia Standard Chartered Bank di SMP Negeri 8 Jakarta

 

Menteri PP dan PA, Linda Amalia Sari Gumelar saat memberikan arahan dan sambutan di depan seluruh pelajar SMP Negeri 8 SMP Negeri 280 Jakarta.

 

CEO Indonesia Standard Chartered Bank, Tom Aaker saat memberikan arahan dan sambutan di depan seluruh pelajar SMP Negeri 8 SMP Negeri 280 Jakarta.

 

Duta HIV berkampanye. Dua pelajar yang menjadi relawan dan Duta HIV memberikan penjelasan tentang bahayanya HIV/AIDS.

Foto : Ranti/Humas KPP-PA

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Senin, 19 April 2021

Menteri Bintang Dorong Anak Dilibatkan  dalam Musrenbang ( 24 )

Jakarta (18/04) – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) terus mendorong peningkatan partisipasi anak di dalam setiap proses pembangunan

Siaran Pers, Sabtu, 17 April 2021

Masyarakat dan Anak Bergerak Bersama Lindungi Anak Korban Terorisme ( 91 )

Sesuai Konvensi Hak Anak, setiap anak di Indonesia memiliki hak untuk bertumbuh dengan baik, didengarkan pendapat mereka dan memiliki hak…

Siaran Pers, Jumat, 16 April 2021

Wujudkan Nusa Tenggara Barat Lebih Ramah Perempuan dan Anak ( 43 )

Sudah banyak praktik baik yang dilakukan oleh Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Siaran Pers, Jumat, 16 April 2021

Resmikan Radio Sekolah Perempuan, Menteri Bintang Dorong Pemberdayaan Perempuan di Lombok Utara ( 74 )

Desa Sukadana adalah salah satu desa di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang pada tahun…

Siaran Pers, Kamis, 15 April 2021

Poligami Tak Sesuai Syariat Berpotensi Rugikan Perempuan  ( 87 )

Jakarta (15/04) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengatakan sebuah perkawinan bukan hanya mengenai kepentingan individu atau…