Azka dan Shafa Tersenyum Saat Dijenguk Linda Gumelar

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 2027 Kali

Meneg PP - PA, Linda Amalia Sari Gumelar menjenguk Muhammad Azka Arriziq (4) dan Shafa Azalia (4) yang terkena penyakit Guillain Barre Syndrome (GBS) di Ruang ICU Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo Jakarta, Kamis (4/8). Gejala penyakit ini pada awalnya kesemutan setelah itu lumpuh total, hanya mengandalkan ventilator dan obat-obatan untuk mempertahankan nyawa.
Teks dan Foto: Anthony Firdaus / Humas KPP & PA


JAKARTA (4/8), pagi ini Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta (RSCM) dikunjungi oleh Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Meneg PP-PA), Linda Amalia Sari Gumelar. Kunjungan Bu Menteri kali ini dalam rangka menjenguk pasien anak penderita Guillain - Barre Syndrome (GBS), mereka adalah Muhammad Azka Arriziq (4) dan Shafa Azalia (4) yang berasal dari dua keluarga yang berbeda.

GBS merupakan penyakit langka yang memerlukan pemulihan dalam jangka waktu yang lama. Penyakit yang gejala awalnya kesemutan ini, membuat pasien menjadi lumpuh dan bernapas menggunakan bantuan ventilator. Dengan kondisi ini, mengundang perhatian dari pemerintah termasuk Meneg PP-PA, Linda Amalia Sari Gumelar untuk menjenguk pasien anak penderita GBS dan memberikan semangat kepada kedua pasien tersebut dan dukungan kepada orangtuanya.

Suasana penuh haru menyelimuti ruangan ICU Anak di Gedung A RSCM, Ibu dari Shafa yang berada didalam ruangan langsung memeluk Bu Menteri dan menangis serta bercerita tentang perjuangan anaknya yang masih kecil itu. Sebagai wujud simpati, Ibu Menteri memberikan hadiah dan mainan kepada Shafa dan Azka. Melihat hadiah yang diberikan oleh Ibu Menteri, Shafa langsung tersenyum senang. Namun Azka yang masih koma, masih belum bisa bermain dengan mainan barunya, dan keadaan inilah yang membuat orangtua Azka menangis saat dihampiri oleh Ibu Menteri karena Azka adalah anak tunggal mereka.

"Saya melihat, Azka dan Shafa sangat bersemangat dan itulah yang perlu kita perhatikan bagi pasien yang masih terlampau muda, agar mereka diberikan pemulihan psikologis, sehingga tidak trauma terhadap penyakit yang dideritanya", jawab Linda saat ditanyai oleh para wartawan yang datang ke RSCM. (HM)


Foto Terkait :

Meneg PP & PA Linda Amalia Sari Gumelar saat menghibur dan bermain bersama Shafa Azalia.

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Selasa, 13 April 2021

Menteri Bintang Minta Penggunaan Anggaran DAK Tepat Sasaran ( 17 )

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga meminta pemerintah daerah  untuk mengawal dan memastikan proses penggunaan Dana Alokasi Khusus…

Siaran Pers, Selasa, 13 April 2021

Menteri Bintang Minta Kepala Daerah Membuat Kebijakan Berpihak Pada Perempuan ( 62 )

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengharapkan kepala daerah lebih menghadirkan kebijakan yang berpihak pada perempuan. Hal itu…

Siaran Pers, Selasa, 13 April 2021

Indonesia Jadi Tuan Rumah G20 Empower, Perkuat Kepemimpinan Perempuan di Sektor Swasta ( 89 )

Indonesia akan menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang diselenggarakan di Bali pada 2022. Pada rangkaian KTT tersebut…

Siaran Pers, Jumat, 09 April 2021

Kemen PPPA Dorong Satuan Pendidikan Semakin Ramah Anak dan Remaja ( 88 )

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mendorong satuan pendidikan semakin empatik dan ramah terhadap anak dan remaja sebagai…

Siaran Pers, Jumat, 09 April 2021

Kemen PPPA Rampungkan Verifikasi Calon Penerima Anugerah Parahita Ekapraya 2020 ( 163 )

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) telah selesai melaksanakan verifikasi lapangan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2020 terhadap…