Dari Pemimpin Tunas Muda Impian Bangsa Hingga Pemimpin Impian Kota/Kabupaten Bagi Anak Berkumpul

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1304 Kali

Meneg PP - PA Memberikan Penghargaan Kepada Bupati / Walikota Atas Prestasinya Terhadap Pemenuhan Hak - Hak Anak
Sabtu, 23 Juli 2011
Foto : Eti Sri Nurhayati /Dian Ekawati /Anthony Firdaus


JAKARTA - 23/7, Sore itu tepat pukul 16.00 WIB berlokasi di Salah Satu Lounge di Plasa Senayan, berkumpul para pemimpin kota/kabupaten dari seluruh Indonesia. Mereka adalah Bupati dan Walikota yang hingga saat ini mampu memenuhi hak-hak anak dalam dimensi wilayah melalui pengembangan Kabupaten/Kota Layak Anak, atau sering dikenal dengan KLA. Meskipun belum ada yang bisa disebut dengan Kota Layak Anak, tetapi mereka mampu membuat wilayah kabupaten/kotanya menuju Layak Anak.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak memberikan penghargaan kepada Bupati/Walikota atas upaya-upaya dan langkah-langkah nyata yang dilakukan oleh kabupaten/kota dalam memenuhi hak-hak anak Indonesia, yang diberikan langsung oleh Meneg PP - PA, Linda Amalia Sari Gumelar. Penghargaan KLA kali ini dikelompokkan ke dalam 5 kategori, yaitu: KLA, Utama, Nindya, Madya, dan Pratama.

Meskipun tahun ini belum ada kabupaten/kota yang berhasil mencapai kategori tertinggi KLA dan Utama. Namun beberapa Kota/Kabupaten mampu meraih penghargaan pada kategori sbb:
1. Pada kategori Nindya: Kabupaten Badung, Kabupaten Rembang, dan Kota Surabaya
2. Pada kategori Madya: Kota Denpasar, Kabupaten Tulung Agung, Kota Surakarta, dan Kota Sukabumi
3. Pada kategori Pratama: Kabupaten Brebes, Kota Pontianak, Kabupaten Deli Serdang

Selain itu, diberikan pula penghargaan khusus berupa inovasi pengembangan KLA, yaitu:
1. Kabupaten Grobogan, untuk Kebijakan Daerah mengenai Perlindungan Anak Berkebutuhan Khusus
2. Kabupaten Sleman, untuk Pendidikan, Pemanfaatan Waktu Luang, dan Kegiatan Seni Budaya
3. Kabupaten Kebumen, untuk Peranserta Masyarakat Sipil dalam Perlindungan Anak

Selain itu, terdapat pula penghargaan kepada para Bupati/Walikota yang telah melakukan pemenuhan hak sipil anak dalam upaya pembuatan Kebijakan Daerah Akta Kelahiran Anak Bebas Bea. Hingga saat ini sudah mencapai 264 kabupaten/kota yang berpartisipasi. "Saya sangat mengapresiasi hal ini karena anak yang hendak kita lindungi adalah anak-anak kita, anak-anak bangsa yang tidak boleh dikotak-kotakkan berdasarkan suku, agama, ras ataupun kedaerahan", ucap Linda dalam sambutannya.

Disambung kemudian, Linda memberikan penghargaan kepada 6 (enam) anak-anak kita yang terpilih dari seluruh Indonesia sebagai Tunas Muda Pemimpin Indonesia (TMPI) Tahun 2011. Program ini merupakan kerjasama yang berkelanjutan antara KPP-PA dengan UNICEF Indonesia dan akan terus dikembangkan sebagai salah satu model implementasi kebijakan partisipasi anak dalam pembangunan.

Berikut adalah 6 tunas muda yang mendapatkan penghargaan, yaitu:
1. Nitia Agustina Kala Ayu dari Nusa Tenggara Barat
2. Wanda Leksmana dari Sumatera Barat
3. Erma Setyo Wienari dari Daerah Istimewa Yogyakarta

Selain itu, penghargaan Tunas Muda Pemimpin Indonesia menurut kategori juga diberikan kepada:
1. Ahmad Adam Syaifullah dari Kalimantan Timur untuk kategori minat di bidang Lingkungan Hidup
2. Sang Made Lanang Prasetya dari Bali untuk kategori minat di bidang Kelompok Marjinal
3. Yesika Novita Lintang Gumilang dari Jawa Timur untuk kategori minat di bidang Gender

" Mereka telah terpilih menjadi yang terbaik dan telah menyisihkan 187 calon lainnya dari seluruh Indonesia " sambut Linda dengan memandang ramah para pemenang anugerah. Sesuatu yang dihargai ini menjadi prestasi dan motivasi bagi anak-anak Indonesia, selain senyum polos dan ceria, mereka adalah tunas muda yang mampu berpikir kritis dan cerdas bagi pembangunan Indonesia. (HM)

Foto - Foto Terkait:

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Jumat, 20 September 2019

Komitmen Pimpinan Pusat Dan Daerah Pacu Pembangunan Pppa (39)

Kepulauan Seribu (19/09) – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) melakukan Rapat Evaluasi Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan…
Siaran Pers, Jumat, 20 September 2019

Kab.Sleman Berlari Menuju KLA (45)

"Kabupaten Sleman hingga sekarang terus berlari menuju Kabupaten Layak Anak (KLA)"
Siaran Pers, Kamis, 19 September 2019

Nextgen Networking, Wadah Jejaring Mahasiswa Peduli Perlindungan Anak (33)

Jakarta (19/09) – Staf Khusus Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Wilayah Barat, Albaet Pikri
Siaran Pers, Kamis, 19 September 2019

Didik dan Lindungi Anak adalah Kepuasan Batin (56)

Anak itu, akan menjadi apa nantinya ya tergantung orang tua mereka"
Siaran Pers, Kamis, 19 September 2019

INDONESIA MILIKI 117 PUSPAGA SEBAGAI UNIT LAYANAN PENCEGAHAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (240)

Sejak diinisiasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) pada tahun 2016, Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) hingga tahun ini…