Mengunjungi Wisma Lansia J.S Nasution di Bandung, Jawa Barat

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 5696 Kali

Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Linda Amalia Sari Gumelar Meresmikan Wisma Lansia J. Sunarti Nasution dan Taman Penitipan Anak Terlantar Pondok Ade Irma Suryani di Bandung, Jawa Barat (8/6).
Teks dan Foto: Andi Nirmalasari / Humas Kementerian PP dan PA

Membayangkan seorang lanjut usia (lansia), mungkin yang terbetik dalam benak adalah orang tua yang setiap harinya duduk di kursi atau terbaring lemah di tempat tidur. Kalau berjalan harus dipapah dan dibantu tongkat.

Namun tidak demikian dengan penghuni panti werdha milik Perkumpulan Pembinaan dan Asuhan Bunda (PPAB) di Bandung, yang dinamai Wisma Lansia J.S Nasution. Usia tidak menghalangi mereka terus berkarya.

BERDIRI di atas lahan seluas 400 m2, Wisma Lansia J.S Nasution mempunyai sejarah cukup panjang. Wisma lansia itu pertama kali dibangun tahun 1975 di atas sebuah lahan di komplek KPAD Geger Kalong, Bandung.

Wisma itu dulunya didirikan PPAB cabang Bandung. PPAB merupakan sebuah perkumpulan yang konsen dalam membela hak lansia dan anak, yang awalnya diprakarsai salah satunya oleh Ibu Juliana Sunarti Nasution, istri pahlawan nasional Jenderal Besar A.H Nasution. Seiring perjalanan waktu, atas bantuan banyak donator, wisma lansia itu terus berkembang. Tak hanya wisma yang menampung para lansia, PPAB bahkan juga mendirikan sebuah pusat penampungan balita, yang dihuni oleh para anak terlantar dan yatim piatu.

Untuk menghormati jasa Ibu J.S Nasution itu, kemarin (8/6) panti werdha yang dihuni 24 lansia itu diresmikan namanya menjadi Wisma Lansia J.S Sunarti Nasution. Peresmian wisma lansia itu dilakukan oleh Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Meneg PP dan PA) Linda Amalia Sari Gumelar hadir pula Yanti Harun Nasution, putri tertua pasangan J.S Nasution dan Jenderal Besar A.H Nasution. Selain panti werdha tersebut, juga diresmikan taman penitipan anak terlantar yang dinamai Pondok Ade Irma Suryani Nasution.

Dalam sambutannya, Linda mengatakan bahwa semangat dan perjuangan Ibu J.S Nasution sudah selayaknya dilanjutkan oleh generasi sekarang.

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Sabtu, 17 April 2021

Masyarakat dan Anak Bergerak Bersama Lindungi Anak Korban Terorisme ( 28 )

Sesuai Konvensi Hak Anak, setiap anak di Indonesia memiliki hak untuk bertumbuh dengan baik, didengarkan pendapat mereka dan memiliki hak…

Siaran Pers, Jumat, 16 April 2021

Wujudkan Nusa Tenggara Barat Lebih Ramah Perempuan dan Anak ( 22 )

Sudah banyak praktik baik yang dilakukan oleh Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Siaran Pers, Jumat, 16 April 2021

Resmikan Radio Sekolah Perempuan, Menteri Bintang Dorong Pemberdayaan Perempuan di Lombok Utara ( 40 )

Desa Sukadana adalah salah satu desa di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang pada tahun…

Siaran Pers, Kamis, 15 April 2021

Poligami Tak Sesuai Syariat Berpotensi Rugikan Perempuan  ( 75 )

Jakarta (15/04) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengatakan sebuah perkawinan bukan hanya mengenai kepentingan individu atau…

Siaran Pers, Kamis, 15 April 2021

Cegah Kekerasan dalam Pengasuhan, Kemen PPPA Sosialisasi E-Learning Pengasuhan Positif ( 89 )

Jakarta (14/04) –  Mendidik anak adalah proses pembelajaran bagi para orangtua dengan harapan tumbuh kembang anak mereka terjaga dengan baik…