Mengunjungi Wisma Lansia J.S Nasution di Bandung, Jawa Barat

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 3142 Kali

Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Linda Amalia Sari Gumelar Meresmikan Wisma Lansia J. Sunarti Nasution dan Taman Penitipan Anak Terlantar Pondok Ade Irma Suryani di Bandung, Jawa Barat (8/6).
Teks dan Foto: Andi Nirmalasari / Humas Kementerian PP dan PA

Membayangkan seorang lanjut usia (lansia), mungkin yang terbetik dalam benak adalah orang tua yang setiap harinya duduk di kursi atau terbaring lemah di tempat tidur. Kalau berjalan harus dipapah dan dibantu tongkat.

Namun tidak demikian dengan penghuni panti werdha milik Perkumpulan Pembinaan dan Asuhan Bunda (PPAB) di Bandung, yang dinamai Wisma Lansia J.S Nasution. Usia tidak menghalangi mereka terus berkarya.

BERDIRI di atas lahan seluas 400 m2, Wisma Lansia J.S Nasution mempunyai sejarah cukup panjang. Wisma lansia itu pertama kali dibangun tahun 1975 di atas sebuah lahan di komplek KPAD Geger Kalong, Bandung.

Wisma itu dulunya didirikan PPAB cabang Bandung. PPAB merupakan sebuah perkumpulan yang konsen dalam membela hak lansia dan anak, yang awalnya diprakarsai salah satunya oleh Ibu Juliana Sunarti Nasution, istri pahlawan nasional Jenderal Besar A.H Nasution. Seiring perjalanan waktu, atas bantuan banyak donator, wisma lansia itu terus berkembang. Tak hanya wisma yang menampung para lansia, PPAB bahkan juga mendirikan sebuah pusat penampungan balita, yang dihuni oleh para anak terlantar dan yatim piatu.

Untuk menghormati jasa Ibu J.S Nasution itu, kemarin (8/6) panti werdha yang dihuni 24 lansia itu diresmikan namanya menjadi Wisma Lansia J.S Sunarti Nasution. Peresmian wisma lansia itu dilakukan oleh Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Meneg PP dan PA) Linda Amalia Sari Gumelar hadir pula Yanti Harun Nasution, putri tertua pasangan J.S Nasution dan Jenderal Besar A.H Nasution. Selain panti werdha tersebut, juga diresmikan taman penitipan anak terlantar yang dinamai Pondok Ade Irma Suryani Nasution.

Dalam sambutannya, Linda mengatakan bahwa semangat dan perjuangan Ibu J.S Nasution sudah selayaknya dilanjutkan oleh generasi sekarang.

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Jumat, 23 Agustus 2019

Pencanangan Desa Kuta menjadi Desa Wisata Ramah Anak Bebas Eksploitasi (18)

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mencanangkan Desa Kuta, Kabupaten Lombok Tengah sebagai Wisata Perdesaan Ramah Anak Bebas…
Siaran Pers, Rabu, 21 Agustus 2019

Penguatan Kapasitas Auditor/Pengawas Daerah Dalam Pelaksanaan PPRG Di Provinsi Jawa Timur Tahun 2019 (24202)

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan (DP3AK) Provinsi Jawa…
Pengumuman, Rabu, 21 Agustus 2019

PENGUMUMAN HASIL AKHIR SELEKSI TERBUKA PENGISIAN JABATAN PIMPINAN TINGGI PRATAMA DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK TAHUN 2019 (1051)

PENGUMUMAN HASIL AKHIR SELEKSI TERBUKA PENGISIAN JABATAN PIMPINAN TINGGI PRATAMA DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK TAHUN 2019
Siaran Pers, Senin, 19 Agustus 2019

SDM Unggul, Dimulai Dari Ibu yang Sehat dan Cerdas (24301)

Jakarta (19/8) – Mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul tentu bukan perkara yang mudah. Keberhasilan Indonesia mempersiapkan generasi bertalenta…
Siaran Pers, Jumat, 16 Agustus 2019

9 Komitmen Kawal PASKIBRAKA Bebas Kekerasan (24486)

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menyerukan upaya perlindungan, perbaikan sistem pelatihan dan pembinaan yang lebih ramah anak,…