500 Anak Ada Konferensi di Solo

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 3478 Kali

Meneg PP & PA Linda Amalia Sari Gumelar didampingi oleh Gubernur Jawa Tengah Bibit Wauyo beserta Istri bernyanyi bersama anak-anak peserta Forum Anak Nasional Konferensi Internasional ke-2 Asia Pasifik Layak Anak di Hotel Sunan, Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (30/6).
Teks dan Foto: Anthony Firdaus / Humas Meneg PP & PA


SOLO - Konferensi Internasional Layak Anak ke-2 dilaksanakan pemerintah Indonesia, 30 Juni-2 Juli di Kota Solo, Jawa Tengah. Konferensi dibuka Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar, Kamis (30/6).

Konferensi dihadiri sedikitnya 500 peserta. Mereka adalah perwakilan forum anak di 33 provinsi, anak-anak berprestasi khusus dan peninjau kota layak anak dari 14 negara yakni Malaysia, Brasil, Sudan, Vietnam, Philipina, Indonesia, Bolivia, Australia, Jepang, India, Hongkong, Pakistan, Malawi, dan Amerika Serikat. Hadir sebagai pembicara, Profesor Karen Malone ketua jaringan layak anak Asia Pasifik.

Meneg PP dan PA Linda Amalia Sari Gumelar mengatakan, konferensi layak anak bertujuan mendapatkan pelajaran dan pengalaman terbaik dari negara-negara lain dalam hal pembangunan kota layak anak.

Saat ini Indonesia sudah memiliki 75 kota/kabupaten yang memiliki komitmen kuat untuk jadi Kota Layak Anak (KLA). Dan daerah-daerah tersebut sudah masuk dalam jaringan ramah anak Asia Pasifik.

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Sabtu, 17 April 2021

Masyarakat dan Anak Bergerak Bersama Lindungi Anak Korban Terorisme ( 14 )

Sesuai Konvensi Hak Anak, setiap anak di Indonesia memiliki hak untuk bertumbuh dengan baik, didengarkan pendapat mereka dan memiliki hak…

Siaran Pers, Jumat, 16 April 2021

Wujudkan Nusa Tenggara Barat Lebih Ramah Perempuan dan Anak ( 18 )

Sudah banyak praktik baik yang dilakukan oleh Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Siaran Pers, Jumat, 16 April 2021

Resmikan Radio Sekolah Perempuan, Menteri Bintang Dorong Pemberdayaan Perempuan di Lombok Utara ( 35 )

Desa Sukadana adalah salah satu desa di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang pada tahun…

Siaran Pers, Kamis, 15 April 2021

Poligami Tak Sesuai Syariat Berpotensi Rugikan Perempuan  ( 73 )

Jakarta (15/04) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengatakan sebuah perkawinan bukan hanya mengenai kepentingan individu atau…

Siaran Pers, Kamis, 15 April 2021

Cegah Kekerasan dalam Pengasuhan, Kemen PPPA Sosialisasi E-Learning Pengasuhan Positif ( 85 )

Jakarta (14/04) –  Mendidik anak adalah proses pembelajaran bagi para orangtua dengan harapan tumbuh kembang anak mereka terjaga dengan baik…