Perdagangan Perempuan dan Anak bagai Fenomena Gunung Es

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1151 Kali


Kasus perdagangan perempuan dan anak human trafficking di Indonesia diperkirakan sangat tinggi, ibarat fenomena gunung es yang hanya terdeteksi sedikit di permukaan.

Demikian dikemukakan, Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar, Senin Siang (30/5), saat kegiatan Roadshow dan Workshop pelaksanaan kebijakan tumbuh kembang anak di Banjarmasin.

"Kita prihatin dengan tingginya kasus perdagangan maupun eksploitasi perempuan dan anak ini," tutur Linda yang juga menjabat Ketua Harian Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Manusia.

Kasus human trafficking ini ibarat fenomena gunung es dimana dari kasus-kasus yang muncul ke permukaan, diperkirakan masih banyak lagi kasus-kasus yang tidak terungkap. Kasus perdagangan manusia, umumnya menimpa kelompok anak dan remaja di bawah umur 18 tahun.

"Tidak hanya dikirim ke luar negeri, tetapi ada juga perdagangan di dalam negeri. Sebagian besar mereka berasal dari pulau Jawa di kirim ke Kalimantan dan sebagainya," tambahnya.

Modusnya, mereka direkrut dengan janji bekerja, tetapi kemudian diperkerjaan sebagai pekerja seks komersial.

Celakanya lagi, sebagian dari korban perdagangan manusia ini diketahui terjangkit penyakit HIV/Aids. Di lapangan, mereka yang terkena penyakit ini mendapat perlakuan buruk saat kembali ke kampung halamannya.

"Ini merupakan pekerjaan rumah yang serius bagi kita semua, bagaimana anak-anak dan kaum perempuan harus mendapat perlindungan," tuturnya.[sumber: mediaindonesianews.com]

 

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Kamis, 18 April 2019

Dibalik Persiapan Forum Anak Nasional 2019, Ewako! (49)

Makassar (13/04) – Menjelang 3 bulan hajatan besar Pertemuan Forum Anak Nasional (FAN) 2019, berbagai persiapan telah dilakukan Kementerian Pemberdayaan…
Siaran Pers, Kamis, 18 April 2019

Angka KDRT di Banda Aceh Mengkhawatirkan, Generasi Muda Harus Bangkit! (61)

Sebanyak 250 masyarakat kota Banda Aceh yang terdiri dari perwakilan berbagai komunitas remaja dan perempuan, secara serentak mendeklarasikan Komitmen Cegah…
Siaran Pers, Selasa, 16 April 2019

MENTERI YOHANA TURUN TANGAN PASTIKAN HAK ANAK TERPENUHI (653)

Pontianak (16/04) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise menegaskan kasus kekerasan anak di Pontianak harus diupayakan…
Siaran Pers, Jumat, 12 April 2019

LSM Harus Pertimbangkan Kepentingan Terbaik Untuk Anak (656)

Jakarta (12/4) Lembaga masyarakat harus memastikan bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan mempertimbangkan kepentingan terbaik untuk anak. Kepentingan terbaik untuk anak…
Siaran Pers, Kamis, 11 April 2019

KEMITRAAN PEMERINTAH-SWASTA-LEMBAGA MASYARAKAT DALAM PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG DAN PERDAGANGAN SERTA PENYELUDUPAN MANUSIA DI KAWASAN ASIA PASIFIK (764)

Pada 8-10 April 2019 Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak  (Kemen PPPA) melalui Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Kemen PPPA…