Perdagangan Perempuan dan Anak bagai Fenomena Gunung Es

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 2141 Kali


Kasus perdagangan perempuan dan anak human trafficking di Indonesia diperkirakan sangat tinggi, ibarat fenomena gunung es yang hanya terdeteksi sedikit di permukaan.

Demikian dikemukakan, Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar, Senin Siang (30/5), saat kegiatan Roadshow dan Workshop pelaksanaan kebijakan tumbuh kembang anak di Banjarmasin.

"Kita prihatin dengan tingginya kasus perdagangan maupun eksploitasi perempuan dan anak ini," tutur Linda yang juga menjabat Ketua Harian Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Manusia.

Kasus human trafficking ini ibarat fenomena gunung es dimana dari kasus-kasus yang muncul ke permukaan, diperkirakan masih banyak lagi kasus-kasus yang tidak terungkap. Kasus perdagangan manusia, umumnya menimpa kelompok anak dan remaja di bawah umur 18 tahun.

"Tidak hanya dikirim ke luar negeri, tetapi ada juga perdagangan di dalam negeri. Sebagian besar mereka berasal dari pulau Jawa di kirim ke Kalimantan dan sebagainya," tambahnya.

Modusnya, mereka direkrut dengan janji bekerja, tetapi kemudian diperkerjaan sebagai pekerja seks komersial.

Celakanya lagi, sebagian dari korban perdagangan manusia ini diketahui terjangkit penyakit HIV/Aids. Di lapangan, mereka yang terkena penyakit ini mendapat perlakuan buruk saat kembali ke kampung halamannya.

"Ini merupakan pekerjaan rumah yang serius bagi kita semua, bagaimana anak-anak dan kaum perempuan harus mendapat perlindungan," tuturnya.[sumber: mediaindonesianews.com]

 

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Selasa, 18 Februari 2020

Kasus Eksploitasi Seksual dan Perdagangan Anak Melalui Media Online Mengkhawatirkan, Menteri PPPA Angkat Suara (93)

Menanggapi maraknya kasus eksploitasi seksual dan perdagangan anak dengan modus iming-iming pekerjaan bergaji tinggi melalui aplikasi media sosial, Menteri Pemberdayaan…
Buku, Senin, 17 Februari 2020

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2018 (36)

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2018
Buku, Senin, 17 Februari 2020

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2017 (19)

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2017
Buku, Senin, 17 Februari 2020

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2017 (15)

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak Kabupaten/Kota 2017
Siaran Pers, Minggu, 16 Februari 2020

Kemen PPPA Terjunkan Tim Dampingi Anak Korban Perundungan di Malang (149)

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menerjunkan tim untuk menindaklanjuti kasus perundungan yang menimpa pelajar SMPN 16 Malang,…