ANAK CERDAS TIDAK SELALU DILIHAT DARI TINGGINYA IQ

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1336 Kali



Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak KPP & PA, Wahyu Hartomo memberikan hadiah kepada pemenang Jagoan Cerdas Indonesia 2011 di Jakarta (11/3).
Foto: Anthony Firdaus / Humas Meneg PP & PA


Anak cerdas tidak hanya memiliki Intelligence Quotient (IQ) diatas rata-rata, tapi juga memiliki motofasi dan rasa kreatifitas yang tinggi. Selain itu, anak cerdas juga mampu ,enyelesaikan masalah atau tugas.

Ciri anak cerdas berbeda dengan anak berbakat. Anak berbakat - anak yang memiliki keahlian serta keterampilan di suatu bidang, misalnya pintar menggambar, bercerita, menari, bermusik, menulis dan bakat lainnya.

Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak KPP & PA, yang juga menjadi anggota juri, Wahyu Hartomo, ajang pemilihan Jagoan Cerdas Indonesia 2011 baru pertama kali diadakan di Indonesia. Ajang ini disebutnya, sangat relevan dengan tugas Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang mendukung tumbuh kembang setiap anak.

Yang jelas, dari ajang ini akan dibuatkan jaringan anak berbakat agar eksistensi mereka dan bakat yang dimiliki 30 finalis tetap terpantau, ujar Wahyu Hartomo. (AF)

 

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Kamis, 20 Februari 2020

Fungsi Ditambah, DPR RI Dorong Tambahan Anggaran Kemen PPPA (57)

Dalam Rapat Kabinet Terbatas (Ratas) yang dilaksanakan pada 9 Januari 2020 lalu, Presiden Joko Widodo telah mengamanahkan untuk menambah fungsi…
Siaran Pers, Selasa, 18 Februari 2020

Kasus Eksploitasi Seksual dan Perdagangan Anak Melalui Media Online Mengkhawatirkan, Menteri PPPA Angkat Suara (123)

Menanggapi maraknya kasus eksploitasi seksual dan perdagangan anak dengan modus iming-iming pekerjaan bergaji tinggi melalui aplikasi media sosial, Menteri Pemberdayaan…
Buku, Senin, 17 Februari 2020

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2018 (41)

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2018
Buku, Senin, 17 Februari 2020

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2017 (20)

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2017
Buku, Senin, 17 Februari 2020

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2017 (19)

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak Kabupaten/Kota 2017