56.000 Anak Asia Bakal Meninggal

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 4758 Kali

Krisis keuangan yang melanda dunia bisa berakibat pada kematian lebih dari 56.000 anak di Asia. Krisis yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi merosot ini ternyata berdampak sosial yang cukup serius di kawasan. Direktur Jenderal Pelaksana Bank Pembangunan Asia (ADB) Rajat M Nag dalam Pertemuan Tahunan Ke-42 ADB di Nusa Dua, Bali, Minggu (3/5), mengemukakan, negara-negara berkembang di Asia bakal mengalami penurunan pertumbuhan ekonomi yang cukup serius. Survei Asian Development Outlook pada bulan Maret menyebutkan, pertumbuhan ekonomi negara berkembang di Asia tahun ini hanya 3,4 persen, turun dari 6,3 persen tahun lalu, dan 9,5 persen tahun 2007.

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Senin, 22 April 2019

HARI KARTINI: SEMUA SETARA DI ERA 4.0 (189)

Jakarta (21/04) - Revolusi Industri (RI) 4.0 menyediakan kemudahan dan ketidakterbatasan akses terhadap apapun. Hal ini harus bisa dimanfaatkan sebagai…
Siaran Pers, Kamis, 18 April 2019

Dibalik Persiapan Forum Anak Nasional 2019, Ewako! (261)

Makassar (13/04) – Menjelang 3 bulan hajatan besar Pertemuan Forum Anak Nasional (FAN) 2019, berbagai persiapan telah dilakukan Kementerian Pemberdayaan…
Siaran Pers, Kamis, 18 April 2019

Angka KDRT di Banda Aceh Mengkhawatirkan, Generasi Muda Harus Bangkit! (148)

Sebanyak 250 masyarakat kota Banda Aceh yang terdiri dari perwakilan berbagai komunitas remaja dan perempuan, secara serentak mendeklarasikan Komitmen Cegah…
Siaran Pers, Selasa, 16 April 2019

MENTERI YOHANA TURUN TANGAN PASTIKAN HAK ANAK TERPENUHI (713)

Pontianak (16/04) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise menegaskan kasus kekerasan anak di Pontianak harus diupayakan…
Siaran Pers, Jumat, 12 April 2019

LSM Harus Pertimbangkan Kepentingan Terbaik Untuk Anak (695)

Jakarta (12/4) Lembaga masyarakat harus memastikan bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan mempertimbangkan kepentingan terbaik untuk anak. Kepentingan terbaik untuk anak…