Press Release : Menteri PP Dan PA : Perempuan Adalah Tiang Negara

  • Dipublikasikan Pada : Kamis, 21 April 2016
  • Dibaca : 1558 Kali


 

KEMENTERIAN

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

 

Untuk disiarkan segera

PRESS RELEASE

 

MENTERI PP DAN PA : PEREMPUAN ADALAH TIANG NEGARA

Siaran Pers Nomor: 33 /Humas KPP-PA/4/2016

            Jakarta (21/4) - Hari Kartini ini merupakan momentum tepat untuk menyegarkan ingatan kita tentang pesan Ibu Kartini yang telah berjuang untuk menyuarakan hak perempuan untuk mendapatkan akses yang sama dengan laki-laki dalam rangka memenuhi haknya sebagai manusia seutuhnya. Pada diskusi kali ini, Kementerian PP dan PA berusaha mengangkat prestasi dan sumbangsih yang dapat diberikan seorang perempuan dalam kehidupannya.

            Narasumber pada diskusi kali ini yang terdiri dari Yohana Yembise (Menteri PP dan PA), Heni Sri Sundani (Mantan TKI, Top 30 Social Entrepreneur, Pendiri AgroEdu Jampang Community), Salma Indria Rahman (Pendongeng Boneka Jari, Juki and Friends), Yanti Nisro Corbett (Deputy Managing Director DEKA Marketing), dan Wida Nurfarida (Kepala Satuan Kerja Tol Cisumdawu, Pimpinan Proyek Pembangunan Tol, PUPR). Mereka dipilih bukan melalui sebuah kompetisi atau nilai penjurian, melainkan apresiasi atas kisah dan cerita hidup mereka yang inspiratif, memberikan dampak bagi sekelilingnya, dan mampu memberdayakan masyarakat sekitarnya. Di luar sana banyak perempuan hebat lainnya, namun setidaknya mereka dapat mewakili.

            Menteri Yohana mengakui bahwa pada saat ini sudah banyak perempuan hebat yang lahir di Indonesia dan muncul ke permukaan, namun bukan berarti tantangan kita selesai di sini. Masih banyak yang harus diperjuangkan, salah satunya adalah perubahan pola pikir bagi masyarakat yang masih terpasung budaya, agama maupun stereotype lainnya yang masih mendiskriminasikan perempuan. “Perempuan adalah tiang negara, maka akses bagi perempuan untuk memenuhi haknya menjadi sangat penting, salah satunya adalah pendidikan,” tambah Menteri Yohana.

            Kiranya kesempatan seperti ini dapat menularkan semangat Kartini, khususnya kepada perempuan-perempuan Indonesia untuk dapat memperjuangkan kesetaraan antara perempuan dan laki-laki, anak perempuan dan anak laki-laki dalam mendapatkan akses, partisipasi, kontrol, dan manfaat pembangunan. “Kita harus bersama-sama melindungi perempuan dari segala bentuk kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi karena sebuah negara dapat dikatakan maju bila perempuan dan anak berada di garis aman (terpenuhi haknya dan bebas dari kekerasan). Selamatkan satu perempuan sama dengan menyelamatkan satu bangsa, selamatkan satu perempuan Indonesia sama dengan selamatkan bangsa Indonesia,” pungkas Menteri Yohana.

 

    HUMAS KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

DAN PERLINDUNGAN ANAK

Telp.& Fax (021) 3448510,

 e-mail : humas.kpppa@gmail.com

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Sabtu, 16 November 2019

Mengenal Sosok Perempuan Pejuang Industri Rumahan di Kabupaten Kendal   (151)

Sejak 2016,  model pengembangan  industri rumahan (IR) yang diinisiasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) sudah dilaksanakan di…
Pengumuman, Jumat, 15 November 2019

RALAT PENGUMUMAN PANITIA SELEKSI CPNS KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK NOMOR 179 TAHUN 2019 TENTANG PELAKSANAAN SELEKSI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN (7256)

Sehubungan dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 23 Tahun 2019 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai…
Siaran Pers, Rabu, 13 November 2019

Kemen PPPA Dorong PUG di Berbagai Sektor (121)

Sebagai bentuk asistensi kepada Provinsi Sumatera Barat dalam melakukan persiapan penilaian Anugerah Parahita Ekapraya (APE) 2020, Kemen PPPA melakukan kegiatan…
Siaran Pers, Jumat, 15 November 2019

Komitmen, Koordinasi dan Sinergi, Kunci Tingkatkan Replikasi IR di Daerah (185)

Pada 2019 ini, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bekerjasama dengan Asosiasi Pendamping Perempuan Usaha Kecil (ASPPUK) telah…
Siaran Pers, Kamis, 14 November 2019

Wujudkan Huntara Responsif Gender dan Anak (115)

Gempa bumi 7.4 SR yang diikuti oleh tsunami dan likuifaksi yang melanda Sulawesi Tengah pertengahan tahun 2019 kemarin menyisakan pekerjaan…